Month: October 2017

Month: October 2017

Wakaf Qur’an untuk Pesantren di Pelosok Nusantara Bersama Amal Mulia

wakaf qur'an

 

Harapanamalmulia.org –  Wakaf Qur’an untuk Pesantren di Pelosok Nusantara merupakan salah satu program donasi lembaga kemanusiaan Amal Mulia. Program Double Berkah Amal Mulia Qur’an menjadi salah satu cara terbaik untuk menyebar luaskan qur’an ke pelosok nusantara.

Sebagai penduduk Muslim terbanyak di dunia sudah seharusnya warga muslim Indonesia terkhusus di pelosok daerah yang tak terjangkau, al-Qur’an menjadi salah satu bentuk kebutuhan rohani serta bentuk petunjuk hidup yang sudah semestinya dimiliki kaum muslim.

(Baca juga: 5 Program Double Berkah Amal Mulia)

Namun sayangnya, belum semua kaum Muslim di Tanah Air tidak bisa memiliki Al-Qur’an bahkan sebagian warga Muslim di Indonesia belum bisa membaca al-Qur’an. Dilansir dari republika, pada akhir tahun 2016 sekitar 60 persen umat Islam di Indonesia belum bisa membaca Qur’an. Ini berarti baru sekitar 40% saja umat Islam di Indonesia yang bisa membaca Qur’an.

Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya tidak mempunyai atau qur’an yang ada tidak cukup, terkhusus masyarakat muslim di pelosok.

Wakaf Qur’an ini menjadi solusi untuk saudara muslim, terutapa pesantren-pesantren di pelosok nusantara yang membutuhkan al-Qur’an untuk mereka belajar menjadi generasi muslim dikemudian hari.

(Baca juga: Mudahnya sedekah anak Yatim bersama Amal Mulia)

Wakaf sendiri pertama kali dilakukan oleh Rsulullah SAW, diriwayatkan oleh ‘Umar bin Syaibah daripada ‘Amr bin Sa’ad bin Mu’az, “Kami bertanya tentang Siapakah pewakaf yang paling pertama kali melakukannya? Orang-orang Anshar menjawab, ‘wakafnya Rasulullah Saw.’” Pada saat itu (622 SM), Rasulullah apabila tiba di Madinah akan sudah mewakafkan masjid Quba’ atas dasar ketaqwaan kepada Allah Swt. Dan wakaf untuk kedua kalinya, Rasulullah mewakafkan masjid Nabawi.

Dan wakaf menjadi bagian dari tujuh amalan jariah, yang sahabat ketahui, amal jariah adalah amalan yang tidak terputus pahalanya, meski orang itu telah meninggal dunia.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di antara amal saleh yang mendatangkan pahala setelah orang yang mengamalkannya meninggal dunia, yaitu; ilmu yang disebar­luaskan olehnya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (alquran) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang didirikan dengan tujuan dijadikan sebagai tempat bermalam (penginapan) orang yang sedang dalam perjalanan (ibn sabil), sungai yang dialirkan guna kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Sebuah kemuliaan bagi sahabat yang mewakafkan al-Qur’an yang menjadi manfaat untuk orang lain.

Melalui tulisan ini, kami bermaksud mengajak semua pembaca untuk berwakaf quran. Bagi Anda yang tergerak hatinya, bisa mengirimkan pesan via SMS/WA/CALL ke nomor: (022) 878 336 31 atau 081 1234 1400 dengan subjek: Double Berkah Amal Mulia Qur’an

Sedekah Yatim untuk Pendidikan Mereka Lebih Baik, Bersama Amal Mulia

sedekah anak yatim

 

Harapanamalmulia.org – Sedekah yatim dalam bidang Pendidikan menjadi hal yang mulai diperhatikan sekarang ini. Sedekah tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, sebab sedekah ini memberi manfaat yang begitu besar bagi penerima sedekah itu sendiri.

Seperti sahabat Amal Mulia ketahui, selain kebutuhan makanan, kesehatan, pendidikan saat ini menjadi kebutuhan utama bagi kehidupan manusia, baik untuk individu dan bermasyarakat. Pendidikan menjadi landasan seseorang dalam menempuh kehidupannya dimasa yang akan datang. Tanpa pendidikan seorang anak akan sangat sulit mencapai cita-citanya.

(Baca juga: Alasan Kenapa Harus Bersedekah Meski Gaji Masih Pas-pasan)

Sebagai lembaga kemanusiaan Amal Mulia melihat ini menjadi sebuah permasalahan, sebab saat ini pendidikan tidak benar-benar merata. Pendidikan saat ini juga terkesan mahal, belum lagi kebutuhan sekolah anak-anak seperti, tas, seragam, alat tulis dan lain-lain.

Hal tersebut, bagi saudara kita yang tidak mampu atau anak yatim menjadi sebuah permasalahan tersendiri, kebutuhan yang mahal, begitu juga pendidikan yang tidak gratis sering kali menjadi penghambat keberlangsungnya pendidikan mereka.

Karena itu Amal Mulia sebagai lembaga kemanusiaan menginisiasi program Sedekah Yatim untuk Pendidikan. Sebuah Program khusus sedekah yatim yang dikhususnya untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan pendidikan untuk anak-anak yatim di nusantara.

Double Berkah Amal Mulia Yatim adalah program pendidikan berupa penyebaran perlengkapan sekolah, seperti seragam, tas, sepatu, dan berbagai perlengkapan lainya. program ini diperuntukan bagi anak yatim yang terancam putus sekolah dikarenakan tidak adanya biaya, program ini diperuntukan bagi sekolah setingkat SD , SMP dan SMA yang berada di Indonesia.

(Baca juga: 3 Cara sederhana bahagiakan anak Yatim)

Tidak hanya untuk Indonesia Sedekah Yatim untuk Pendidikan ini juga diperuntukan bagi anak-anak di Palestina, Suriah, Libanon, dan Turki.

Sedekah yatim merupakan sebuah Amal Mulia yang dianjurkan oleh Allah SWT, Rasulullah Bersabda,

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya. (HSR al-Bukhari (no. 4998 dan 5659))

Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits ini dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim.

Melalui tulisan ini, Amal Mulia bermaksud mengajak semua pembaca untuk bersedekah Yatim. Bagi Anda yang tergerak hatinya, bisa mengirimkan pesan via SMS/WA/CALL ke nomor: (022) 878 336 31 atau 081 1234 1400 dengan subjek: Double Berkah Amal Mulia Yatim.

6 Amalan Sederhana yang Nilainya Sama Seperti Sedekah Jariah

Harapanamalmulia.org – 6 Amalan sederhana ini nilainya sama seperti sedekah jariah. Sedekah jariah merupakan salah satu amal mulia yang tidak hanya dapat menolong orang-orang yang sedang membutuhkan, lebih dari itu amalan ini tidak akan terputus pahalanya meski orang yang melakukan amalan tersebut telah meninggal dunia.

Rasulullah bersabda : “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Yang dimaksud dalam hadits adalah tiga amalan yang tidak terputus pahalanya:

  • Sedekah jariyah, seperti membangun masjid, menggali sumur, mencetak buku yang bermanfaat serta berbagai macam wakaf yang dimanfaatkan dalam ibadah.
  • Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu syar’i (ilmu agama) yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku agama yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia.
  • Anak yang sholeh karena anak sholeh itu hasil dari kerja keras orang tuanya. Oleh karena itu, Islam amat mendorong seseorang untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak sholeh. Lalu anak tersebut menjadi sebab, yaitu ortunya masih mendapatkan pahala meskipun ortunya sudah meninggal dunia.

Itu adalah amal mulia yang tidak akan terputus, meski sang pengamal telah meninggal dunia.

Berikut lebih jelas tentang 10 Amalan Sederhana yang Nilainya Sama Seperti Sedekah Jariah

Menanam pohon yang bermanfaat buahnya

Menanam pohon merupakan pekerjaan yang sangat sederhana dan semua orang pasti bisa melakukannya. Dibalik kemudahan itu, ada kebaikan sangat besar yang dapat dihasilkan. Buah yang dihasilkan dari pohon yang kita tanam merupakan pahala. Selama pohon itu ters berbuah dan memebri manfaat, selama itulah pahala Anda terus mengalir.

Tentang hal ini Rasulullah bersabda,

“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya.” [HR. Muslim dalam Al-Musaqoh (3945)]

Membangun masjid walau dengan sepotong batu bata

Sahabat Amal Mulia, yang dimaksud membangun masjid dalam hal ini adalah dengan menyumbang untuk membangun masjid semampunya, bukan dari keseluruhan.

Rasulullah bersabda,

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Menggali sumur untuk kebaikan orang banyak

Suatu ketika ada seorang lelaki yang menahan dahaga yang teramat berat berjalan di jalan, lalu dia menemukan sumur. Dia turun ke sumur itu lalu meminum kemudian keluar. Sekonyong-konyong dia mendapati seekor anjing terengah menjulurkan lidahnya menjilat tanah karena saking hausnya. (Melihat pemandangan ini,) lelaki itu mengatakan, ‘Anjing ini telah dahaga yang sama dengan yang aku rasakan.’ Lalu dia turun ke sumur itu dan memenuhi sepatunya dengan air lalu diminumkan ke anjing tersebut. Maka (dengan perbuatannya itu) Allâh Azza wa Jalla bersyukur untuknya dan memberikan maghfirah (ampunan)-Nya. Para shahabat bertanya, “Apakah kita bisa mendapatkan pahala dalam (pemeliharaan) binatang ?” Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ya, pada setiap nyawa itu ada pahala.” [HR. Bukhari, no. 2466 dan Muslim, no. 2244]

Ini pahala yang didapatkan oleh orang yang memberikan minum, lalu bagaimana dengan orang yang menggali sumur yang dengan keberadaannya akan tercukupi kebutuhan minum banyak orang dan bisa dimanfaatkan oleh banyak orang.

Mengalirkan Sungai untuk mengairi tanaman

Maksudnya adalah membuat aliran-aliran sungai dari mata air dan sungai induk, supaya airnya bisa sampai ke pemukiman masyarakat serta sawah ladang mereka. Dengan demikian, manusia akan terhindar dari dahaga, tanaman tersirami, serta binatang ternak mendapatkan air minum.

Betapa pekerjaan besar ini akan menghasilkan begitu banyak kebaikan bagi manusia dengan membuat kemudahan bagi dalam mengakses air yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Semisal dengan ini yaitu mengalirkan air ke pemukiman masyarakat melalui pipa-pipa, begitu pula menyediakan tandon-tandon air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang mereka butuhkan.

Mewariskan Al-Quran untuk para pengamal Qur’an

Ini bisa dilakukan dengan cara mencetak atau membeli mushaf al-Qur’an lalu mewakafkannya di masji-masjid dan majlis-majlis ilmu agar bisa dimanfaatkan oleh kaum Muslimin. Orang yang mewakafkan mushaf al-Qur’an akan mendapatkan pahala setiap kali ada orang yang membacanya, mentadabburi maknanya dan mengamalkan kandungannya.

Mendidik Anak-anak menjadi generasi muslim

Memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak serta berusaha maksimal membesarkan mereka dalam ketaqwaan dan kebaikan. Sehingga diharapkan, mereka akan menjadi anak-anak yang berbakti dan shalih, yang mendoakan kebaikan untuk kedua orang tua mereka, dan memohonkan rahmat serta ampunan buat kedua orang tua mereka. Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa sesungguhnya ini termasuk hal-hal yang masih bermanfaat bagi seseorang meski ia sudah menjadi mayit.

Itulah 6 Amalan Sederhana yang Nilainya Sama Seperti Sedekah Jariah.

3 Cara Sederhana Bahagiakan Anak Yatim

anak yatim

 

Harapanamalmulia.org – Bagi Anda yang senang berbagi, mungkin menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri apabila dapat bahagiakan anak yatim. Membahagiakan anak yatim tidak hanya bernilai social diantara masyarakat, melainkan juga sebuah perintah yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah bersabda,

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.[HR al-Bukhari no. 4998 dan 5659]

Hadist ini menunjukan betapa membahagiakan anak yatim merupakan Amalan yang Mulia bagi kita. Bahkan imam al-Bukhari rahimahullah mencantumkannya hadist ini dalam bab: Keutamaan Orang Yang Mengasuh Anak Yatim.

Salah satu cara membahagiakan anak yatim adalah dengan memberikan sedekah kepada mereka, dapat berupa uang atau barang yang bermanfaat untuk mereka. Namun, sahabat tidak semua sahabat Amal Mulia memiliki rizeki yang lebih untuk diberikan kepada mereka.

Namun, tahukah sahabat, bahwa membahagiakan anak yatim itu tidak mesti dengan uang atau barang, ada cara-cara sederhana membahagiakan anak yatim.

(Baca juga: Kebahagiaan Sederhana dari Seorang Anak Yatim)

 

Bahagiakan anak Yatim dengan mengajaknya bermain bersama

bahagiakan anak yati

Sahabat Amal Mulia kita dapat membahagiakan anak yatim dimulai dari yang paling sedeharan yaitu dengan mengajaknya bermain bersama. Masa kanak-kanan adalah masa yang banyak dihabiskan untuk bermain. Apa salahnya sahabat ajak bermain bersama.

Misalnya bermain bola bersama, bermain game, atau bermain Playstation. Banyak anak yatim yang ingin bermain Game, namun mereka tidak dapat bermain karena tidak memiliki perangkatnya.

Dengan mengajak bermain bersama diakhir pekan, Anda aka membuat mereka bahagia dan membahagiakan anak yatim memiliki nilai tersendiri di sisi Allah.

 

Bahagiakan anak Yatim dengan membantu mereka belajar

berbagi yatim

Tidak sedikit mereka yang tanpa orang tua tidak dapat menikmati pendidikan yang layak. Padahal mereka sangat ingin terus belajar. Begitu pula mereka yang telah sekolah, tidak semua dari mereka menginginkan tambahan khursus, yang pastinya tidak bisa mereka rasakan.

(Baca juga: Melakukan 6 Hal Sederhana Ini Dapat Menggantikan Pahala Sedekah)

Tidak ada salahnya diakhir pekan sahabat memberikan ilmu untuk mereka, entah itu bahsa inggris, mate-matika, atau mengajarkan mereka mengaji. Dengan begitu sahabat Amal Mulia tidak hanya membuat mereka bahagia, melainkan juga memberi sedekah jariah berupa ilmu kepada mereka.

 

Bahagiakan anak Yatim dengan meneraktir makanan ringan

amal mulia yatim

Salah satu hal yang jarang anak yatim dapatkan adalah menikmati makanan enak. Bukan makanan mewah, bagi mereka semangkuk bakso saja sangat berhaga. Berbagi makanan dengan mereka adalah cara terbaik untuk membahagiakan mereka.

Tidak semua orang terpikir untuk membahagiakan anak yatim. Beruntunglah bagi sahabat amal mulia yang memiliki rasa itu, karena itu berarti sahabat masih diberi rasa empati oleh Allah. Berbagi walau sedikit, karena sedikit bagi kita itu bisa jadi itu sangat banyak bagi yang membutuhkan.

Semoga 3 cara Sederhana bahagiakan Anak Yatim ini dapat menginspirasi dan menjadi motivasi sahabat Amal Mulia untuk berbagi pada sesama.

Masjid Al-Aqsha bagi Ummat Islam

al Aqsa

Harapanamalmulia.org- Masjid Al-Aqsha saat ini berbeda dengan dahulu. Bukan dari segi bangunannya melainkan yang menggunakan Masjid tersebut. Sejak Yahudi menguasai sebagian wilayah Palestina, mereka pun mengklaim bahwa masjid Al-Aqsha adalah miliki mereka karena didalamnya sejarahnya tertulis bahwa masjid tersebut adalah milik leluhur mereka. Tentu saja ummat Islam menolak mentah-mentah tersebut dan memperjuangkannya karena masjid tersebut adalah milik ummat Islam warisan dari para Anbiya. Adapun benar tidaknya masjid tersebut milik ummat Islam bisa dilihat dari sejarah ataupun riwayat yang membangun masjid tersebut serta hadits shahih yang menyatakannya. Seperti apakah pemaparannya? Mari simak bersama di bawah ini!

Masjid Kedua di Dunia

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai sejarah masjid Al-Aqsha dilihat dari yang membangunnya, ada kalanya untuk mengetahui terlebih dahulu tentang pernyataan tentang masjid kedua di dunia tersebut. Tentang pernyataan tersebut bukan saja sebagai wacana belaka melainkan bisa teruji kebenarannya karena terdapat hadits yang menyatakan hal tersebut.

Bukhari dan Muslim menyebutkan, Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ia bertanya pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang masjid pertama yang dibangun di muka bumi. Abu Dzar Al Ghifari bertanya kepada Rasulullah mengenai masjid yang pertama kali didirikan.

Rasul menjawab, “Masjidil Haram.” “Selanjutnya masjid apa?” Abu Dzar melanjutkan tanya. “Masjidil Aqsha,” Rasulullah menyahut. Abu Dzar bertanya kembali, “Berapa lama jarak pembangunan keduanya?” Rasulullah menjawab, “40 tahun.”

 

Masjid Istimewa Ummat Islam.

Tak hanya dijadikan sebagai tempat beribadah saja, sejak Al-Aqsha dibangun sekeliling daerah tersebut berubah. Banyak keberkahan dan kesejahteraan yang tampak seperti di sekelilingnya terdapat sungai yang mengalir dengan deras, tanaman tumbuh dengan subur, serta bahan pangan melimpah di daerah tersebut. selain itu ada keutamaan lain yang disampaikan Imam Ahmad dan Ibnu Majah bahkan membawa riwayat yang menyebut nilai shalat di sana adalah 1000 kali shalat di masjid lainnya.

Kini, kondisi mulai terbalik banyak yang ingin menguasai Al-Aqsha terutama Yahudi. Apa yang seharusnya menjadi hak dan milik ummat Islam harus mereka rampas karena nafsu duniawi. Saatnya ummat Islam harus membela Al-Aqsha karena jika bukan kita siapa lagi yang akan melakukannya.

Yayasan Harapan amal mulia peduli pembangunan dan renovasi masjid di pelosok Nusantara. Salurkan Kepedulian Anda dalam bentuk donasi melalui Yayasan Harapan Amal Mulia. Di nomor rekening Bank Syariah Mandiri 2017 004 04045. Yuk, segera berbuat kebaikan dan jangan ditunda-tunda lagi! (Afifah Rosyad/Amal Mulia)