Month: January 2018

Month: January 2018

3 AMALAN RINGAN YANG SERING KITA LUPAKAN

Sahabat Harapan Amal Mulia, Islam merupakan Agama yang Rahmatan lil A’lamin, segala hal kebaikan meskipun hanya kebaikan yang kecil memiliki pahala yang luar biasa. Allah akan mencatat setiap kebaikan dan keburukan kita di dunia, apakah kebaikan dan keburukan itu kecil atau pun besar.

Hal ini tercatat dalam surat Al-Zalzalah ayat 7-8.

“Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji djaarah pun maka dia akan mendapatkan balasannya, dan barang siapa yang mengerjakan keburukan sebesar biji djaarah pun dia akan medapatkan balasannya. “

Kita tidak boleh meremehkan sebuah kebaikan kecil, karena bagaimana pun juga sebuah kebaikan akan melahirkan kebaikan-kebaikan lainnya. Begitu pula dengan keburukan, meskipun itu keburukan yang kecil, dia pun akan melahirkan keburukan-keburukan lainnya yang mungkin menjadi keburukan yang lebih besar.

Nah, berikut ini Harapan Amal Mulia merangkum beberapa kebaikan yang memiliki amalan sederhana yang sering kita lupakan. Atau malah tidak kita sadari bahwa hal tersebut merupakan amalan yang bisa menambah timbangan kita untuk masuk surga:

1. Niat

Amalan Ringan

Niat merupakan hal yang paling mudah untuk kita lakukan, apapun yang akan kita kerjakan pasti berawal dari niat. ketika kita ingin makan, tanpa mengucapkannya, hanya dengan membawa piring artinya kita sudah memiliki niat untuk makan. Begitu pula dengan hal lainnya, ketika kita ingin shalat, tanpa kita ucapkan pun, dengan cara kita berwudhu itu artinya kita sudah berniat untuk shalat.

Rasulullah bersabda “Innal’amalu bi niat” sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung kepada niat. Jika kita memiliki niat berbuat baik, meskipun hanya baru niat, maka ini sudah Allah catat.

2. Senyum
Amalan Ringan

Banyak yang tidak menyadari, hal sepele ini ternyata mampu memberikan kebaikan dan amalan yang besar untuk kita, hanya sebuah senyuman ternyata bisa membawa kita ke surga. Senyum merupakan shadaqoh paling murah, tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun. Memberikan senyuman kepada sesama saudara yang beriman merupakan sebuah kebaikan. Karena sebuah senyuman yang kita berikan akan memberikan dan melahirkan kebaikan-kebaikan. Seperti, senyuman akan meredamkan emosi, senyuman pula bisa membuat seseorang merasa nyaman, dengan tersenyum kita bisa membuat orang lain bahagia.

 

3. Membuang Duri dari Jalan

Amalan Ringan

Bagaimana rasanya ketika kita sedang menyetir mobil/motor tiba-tiba ban motor kita kempes hanya karena ada duri, pecahan kaca atau bahkan paku yang menempel di ban kendaran kita? apalagi jika kebetulan tempat tersebut sepi. Menakutkan dan merepotkan bukan? Nah, ketika kita melihat duri,kaca,atau paku di jalan secara tidak langsung kita sudah menolong seseorang yang mungkin bisa terkena duri tersebut. Itu, artinya kita telah memberikan satu kebaikan bagi orang tersebut dan mungkin banyak orang. Menghindarkan kecelakaan bagi orang lain merupakan pahala yang besar.

 

Rasulullah bersabda :

“Sesungguhnya Allah menciptakan manusia dari Bani Adam dengan 360 persendian. Barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertahlil, bertasbih, dan beristighfar serta menyingkirkan batu dari tengah jalan, duri atau tulang dari jalan yang dilewati manusia, menyuruh yang ma’ruf atau mencegah yang mungkar sebanyak 360 persendian tersebut, maka dia berjalan pada hari itu dalam keadaan menjauhkan dirinya dari neraka” (Shahih Muslim:1007).

Itulah beberapa kebaikan kecil yang sering kita lupakan atau bahkan tidak kita sadari yang ternyata membiliki dampak dan kebaikan besar untuk diri kita atau bahkan orang lain. Jadi mulai dari sekarang yuk terus berbuat baik tanpa memandang apakah itu kebaikan kecil atau besar, karena sekecil apapun kebaikan, akan selalu melahirkan kebaikan yang jauh lebih besar. ( Ranny Fitriani/Amal Mulia)

Mari tebarkan kebaikan bersama Harapan Amal Mulia
Rek BSM (451) 2017004018
a.n Yayasan Harapan Amal Mulia
konfirmasi Donasi : (022) 878 336 31-0811234 1400 (SMS/WA/TLP)

Baca Juga: Sedekah Paling Mudah Dan Murah

 

 

SAFARI JAULAH SYAIKH DR MURAWEH MOUSA NASSAR UNTUK INDONESIA

Harapanamalimulia.org– Jakarta menjadi salah satu kota tujuan rombongan safari Jaulah Syaikh Dr Muraweh Mousa Nassar. Dalam kunjungannya di Jakarta pada hari Selasa (30/01), Dr Muraweh Mousa Nassar mendapat sambutan hangat dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Syaikh Dr Muraweh Mousa Nassar selaku wakil dari Ikatan Ulama dan Bangsa Palestina menyampaikan terima kasih atas dukungan rakyat dan pemerintah Indonesia sampai dengan saat ini.

Syaikh Muraweh juga menyampaikan ada tiga target Yahudi yang dilakukan untuk kota Al-Quds: Yahudisasi Manusia, Yahudisasi Tempat Suci, dan Yahudisasi Tanah. Yahudisasi Manusia, mengusir penduduk asli Al-Quds dari rumahnya dengan cara membuat undang-undang untuk mengusir penduduk Palestina. Yahudisasi Tempat suci, merubah nama-nama tempat suci dari nama-nama islam menjadi nama-nama Yahudi. Seperti Tembok Buroq diganti menjadi Tembok Ratapan. Nama-nama jalan dirubah menjadi nama-nama Yahudi. Lalu Yahudisasi Tanah, mengambil alih tanah milik orang Palestina. Membuat UU yang disebut pemilik ghoib, pemilik tanah di luar Palestina maka dianggap tanah tidak ada pemiliknya, menjadi milik Israel.

Semoga silahturahim ini terus terjalin dan menjadi penyemangat perjuangan rakyat Palestina membebaskan tanahnya yang terjajah. Juga sebagai penyemangat rakyat Indonesia khususnya Jakarta untuk menjadi garda terdepan dalam membantu perjuangan rakyat Palestina.

Silaturahmi ini juga diharapkan persatuan masyarakat Indonesia semakin kokoh mengingat isu SARA di Indonesia semakin memanas. Karena di Palestina, bukan lisan yang bertindak, namun senjata perang. (Nuh/amalmulia;aqsainstitute;kasihpalestina)

 

MASIH ADAKAH RASA NYAMAN DI GAZA?

Bukan rahasia lagi bahwa situasi di jalur Gaza kian memburuk, blockade yang tidak pernah berhenti dan serangkaian kekerasan yang terus mereka terima dari para militer Israel. sudah waktunya untuk beranya kepada seluruh orang di dunia akan sampai kapan Gaza tetap seperti itu? Mereka berhak untuk hidup, mereka juga berhak untuk merasa nyaman.

Dua juta warga Gaza tinggal di jalur Gaza, keberadaan mereka bukan hanya sekedar angka dalam data statistik. Mereka adalah manusia, sama seperti kita. Mereka bisa merasakan kelaparan, mereka bisa merasakan sakit karena tertembak peluru, mereka pun butuh perlindungan dan rasa aman.  Mereka juga berhak untuk mendapatkan pekerjaan, kesehatan, pendidikan, martabat dan kebebasan dalam bergerak, coba kita lihat Gaza lebih dekat, begitu tertekannya mereka, dimana semua sektor yang penting bagi kehidupannya terputus.

fakta bahwa masyarakat di Jalur Gaza hampir runtuh untuk mampu bertahan dalam hidup. Bayangkan, tingkap kemiskinan mencapai 80% angka miskin ekstreem hingga mencapai 65 %, tingkat pengangguran mencapai lebih dari 50% dan sisanya adalah orang muda dan lulusan universitas.

Dengan keadaan seperti itu, akibatnya seperempat dari warga Palestina di Gaza bergantung  pada bantuan darurat yang tidak lagi mudah tersedia. Sebanyak 40 persen anakpanak menderita anemia dan kekurangan gizi, sebanyak 17.000 anak yatim menderita karena bantuan kemanusiaan belum diumumkan berkat bank yang menutup rekening dan memblokir transfer dana penting, dan sebanyak 50.000 orang penyandang cacat membutuhkan perawatan dan obat-obatan, namun tidak ada uang yang tersedia untuk membayar ini.

Krisis di Gaza

Fasilitas kesehatan di Gaza kurang memadai [Foto: KNRP.org]

Di sisi lain, sektor sektor kesehatan Gaza berada pada titik krisis, dan yang lebih buruknya semejak ada blockade oleh Israelbanyak pasien meninggal karena kekurangan perawatan atau karena tidak ada kemungkinan pergi keluar Gaza untuk melakukan perawatan.

Blockade Israel itu artinya bahwa suku cadang untuk perangkat medis tidak dapat diimpor sedangkan sebanyak 13.000 pasien yang menderita kangker dan mereka membutuhkan tindakan medis segera. Di jalur Gaza ada ribuan orang Palestina yang menderita sakit kronis, tapi apa yang bisa mereka lakukan? Rumah sakit di Gaza seakan lumpuh, listrik hanya bisa menyala selama 2 jam saja, tentu ini sangat berdampak cukup fatal tehadap tindakan medis, sementara sangat sulit untu warga Gaza keluar dari Palestina.

Lingkungan adalah sektor paling penting yang terkenal dampak pengepungan Israel, situasai semakin buruk dari hari ke hari ditambah dengan 95% air di Gaza tidak layak untuk dikonsumsi, bukan hanya masalah air, fakta bahwa 150.000 meter kubik limbah dibuang ke laut Mediterania. Menambah babak baru penderitaan bagi warga di jalur Gaza.

Situasi ekonomi di Jalur Gaza pun kian memburuk, sebanyak 80% pabrik telah ditutup, meskipun pabrik tetap buka namun dengan system blokade, pabrik tidak akan bisa mengimpor atau pun melakukan eksport, sedangkan pasar lokal saja tidak akan menambah produksi, sehingga pabrik pun akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Krisis di Gaza
[Foto: Suara Palestina]

Salah satu dari sekian banyak sektor yang menjadi target Israel adalah pendidikan.  Tentara Israel banyak mengancurkan sekolah-sekolah dan universitas milik Palestina, dengan begitu warga Palestina tidak akan merasa nyaman dalam mendapatkan pendidikan, padahal pendidikan merupakan hal yang penting. Bahkan sebanyak 85% mahasiswa tidak mampu membayar studi mereka.

Pada tingkat sekolah dasar dan menengah, 400 sekolah mengoprasikan dua shift perhari, untuk mengakomodasi permintaan yang terus meningkat, . di sekolah UNRWA rata-rata ada sebanyak 50 siswa per satu kelas.

Permasalahn lainnya adalah permasalahan infrastruktur. Setelah peperangan besar di tahun 2014 kemarin 40% ruamah-rumah di Gaza hancur, dan belum ada pembangunan kembali, membuat masyarakat Gaza harus tinggal di unit-unit sewaan yang tidak diperuntukan bagi keluarga. Lainnya lagi mereka terpaksa harus tinggal di rumah mereka yang hampir roboh dan hanya menyisakan puing-puing.

Krisis di Gaza
Rumah penduduk di Gaza sudah tidak layak huni [Foto: dayofPalestine]

Mari kita serukan kampanye Save Gaza, Save Palestina. permasalahan kemanusiaan di Gaza begitu banyak, dengan blokade yang ada  Gaza seolah berubah menjadi penjara yang luas bagi masyarakatnya sendiri, ayo kita bantu masyarakat Gaza dengan memberikan dukungan untuk mereka. ( Ranny Fitriani/ Harapan Amal Mulia)

 

 

Baca Juga: Musim Dingin Di Gaza Yang Penuh Perjuangan

 

 

CINTAI AL-QUR’AN, MAKA KITA AKAN DEKAT DENGAN AL-QUR’AN

Apabila kita melihat keadaan saat ini, begitu banyak orang yang sudah besar, remaja tapi masih saja belum bisa membaca AL-Qur’an. Bacaan Al-Qur’an seolah hanyalah sebuah simbol religious belaka. Membacanya hanya ketika ada acara pengajian, hanya dalam bacaan shalat atau bahkan hanya dalam dalam lomba saja.

Padahal Al-Qur’an memiliki banyak kebaikan bagi yang selalu membaca dan mengalamkannya. Selain merupakan kitab suci Umat Islam, Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi kita untuk bisa hidup dengan baik di dunia yang penuh dengan kesemuan. Al-Qur’an merupakan sumber segala ilmu pengetahuan, maka siapa saja yang mencintai Al-Qur’an dan mentadaburinya maka dia akan menjadi orang yang berilmu. Maka, supaya kita semakin dekat dengan Al-Qur’an diperlukan rasa untuk mencintai Al-Qur’an. Dengan mencintai Al-Qur’an maka kita tidak akan pernah bosan untuk membacanya setiap hari.

Cinta itu soal rasa, dia tidak akan tumbuh tanpa adanya interaksi dan memahami. Begitu pula dengan ketika kita mencintai Al-Qur’an, maka sering-seringlah untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an dan memahaminya, dengan begitu kita akan mulai mencintai Al-Qur’an dan betah berlama-lama dengan Al-Qur’an.

Sama hal hanya dengan ketika kita mencintai bakat kita, maka kita akan senang berlama-lama melakukan apa yang menjadi Passion kita, dan juga mempelajarinya. Maka hal itu pun harusnya berlaku untuk Al-Qur’an, jika kita mencintai AL-Qur’an kita akan senang dan berlama-lama mengkaji tafsirnya dan mengahapalnya.

Niat untuk mencintai Al-Qur’an suadah ada, tapi kok masih ada perasaan jenuh ya ketika berlama-lama membaca Al-Qur’an, benarkah hati kita sudah terpaut dengan Al-Qur’an, kalau begitu ayo kita kenali ciri-ciri orang yang mencintai Al-Qur’an!

 

CIRI-CIRI ORANG YANG MENCINTAI AL-QUR’AN

  1. Sama jika seseorang mencintai sesuatau, kecintaan kepada Al-Qur’an pun bisa terlihat dengan sukanya ketika bertjumpa dengannya.
  2. Tidak merasa jenuh dan bosan ketika kita duduk berlama-lama untuk belajar, memahami atau menghapal Al-Qur’an
  3. Jika jauh dengannya, dia akan merasa merindkan dan ingin segera membacanya
  4. Banyak berdialog dengan cara muroja’ah dan ketika bertemu dengan permasalahn hidup yang sulit dia akan menemui Al-Qur’an untuk menemukan solusi terhadap permasalahnya.
  5. Mentaatinya baik dalam perintah atau pun larangan-larangannya yang terdapat di dalamnya.

 

Nah, itulah tanda-tanda ketika anda mulai merasakan jatuh cinta kepada Al-Qur’an, jika salah satunya tidak ada, maka kecintaan kita pun kian berkurang terhapa Al-Qur’an, jadi bagaimana supaya hati kita tetap terpaut dengan AL-Qur’an?

 

TIPS MENCINTAI AL-QUR’AN

 

1. Berdo’a dan bertawakal haya kepada Alloh

Persoalan cinta merupakan persoalan hati, hanya Allah lah yang mampu membolak-balikan hati kita, memberikan kita hidayah untuk mencintai Al-Qur’an. Maka mintalah kepada Sang Pemilik Hati Yaitu Allah untuk kita bisa mencintai Al-Qur’an.

 

“…sesungguhnya kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka sehingga mereka tidak memahaminya,  dan kami letakan pula sumbatan di telinga mereka…(Al-Kahdi: 57)

 

2. BERILMU

untuk menumbuhkan rasa cinta kita kepada Al-Qur’an maka pelajarilah Al-Qur’an. Pahami keagungan dan keutamaan Al-Qur’an akan menumbuhkan rasa cinta kita kepada Al-Qur’an.

 

3. Bergaul dengan orang-orang Shaleh

Rasulullah pernah bersabda “ perumpamaan teman yang shaleh ibarat penjual minya wangi, jika kamu berteman dengannya, maka kamu akan mencium wanginya minyak wangi, sedangkan perumpamaan teman yang buruk, ibarat pandai besi.  Bila kamu tidak terjilat apinya, kamu akan terkena bau asapnya. ( HR. Bukhori).

 

Maka perbanyaklah teman-teman yang juga mencintai Al-Qur’an dengan begitu, akan ada orang yang mengingatkan kita jika kita mulai melupakan Al-Qur’an.  ( Ranny Fitriani/Amal Mulia)

 

Baca juga: Wakaf Al-Qur’an Bisa dengan Uang Senilai Rp 3.500

 

 

GAZA ALAMI KRISIS PENDIDIKAN

Harapanamalmulia.org– Pendidikan merupakan kunci suksesnya sebuah negara. Akan suskes sebuah negara jika dia memiliki pendidikan yang baik dan bagus. Karena melalui pendidikan seseorang yang awalnya tidak tahu apa-apa dia akan menjadi orang yang banyak tahu dan akhirnya membuat sebuah perubahan yang baik dan bermanfaat.

Bukan hanya membuat seseorang memiliki wawasan dan pendidikan. Pendidikan juga mampu membuat seseorang memiliki sikaf yang baik dan santun, dengan memiliki sifat yang baik tentu sebuah negara akan berkembang, bukan hanya dalam masalah keilmuan tapi juga secara attitude.

Jika masyarakat dalam sebuah negara memiliki attitude yang baik, memeliki integritas, bertanggung jawab, sopan dan beretika, tentu saja akan melahirkan negara yang maju dan bermartabat.

Mengingat pentingnya sebuah pendidikan, menjadikan Israel menargetkan pendidikan untuk anak-anak Gaza. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, akan baik bangsanya jiga anak-anak juga diberikan pemahaman dan pendidikan yang baik.

Seperti yang kita ketahui, Israel merupakan Negara Yahudi yang sangat membenci Islam, ketika dia mampu menguasi pendidikan anak-anak Palestina, maka akan jadi seperti anak generasi Palestina selanjtnya?

Saat ini kondisi Pendidikan di Gaza, tengah mengalami krisis. Sekolah-sekolah negri di Gaza diharuskan menggunakan buku yang disuplai dari Israel.

“Israel ingin segalanya dibawah kendali mereka, saat ini mereka mencoba mengendalikan Pendidikan, supaya nantinya mereka pun bisa dengan mudah mengendalikan generasi penerus Palestina” terang Muna Ateeq salah seorang pendiri sekolah Zahwat Al-Quds.

Keadaan ini tentunya akan berdampak tidak baik bukan hanya bagi Palestina tapi juga Dunia Islam tentunya. Jika pendidikan dipegang oleh orang yang benci Islam, maka tidak menutup kemungkinan mereka pun akan mengajarkan untuk tidak mencintai Islam, dan akhirnya generasi-generasi inilah yang menjadi benih-benih penghancuran Islam, Naudzubillah..

Saat ini Israel telah menerapkan sensor buku. Mereka menerapkan sendor radikal seperti, penghilangan simbol-simbol Palestina, penghapusan bagian anti zionis dan kalimat dan Paragraph, bahkan penghapusan keseluruhan bab menjadi halaman kosong.

Pada akhirnya, politik kembali berkuasa, dan sejarah pun mampu dengan mudah untuk diputar balikan, lalu jika sudah seperti itu akan jadi seperti apa Palestina di masa depan? ( Ranny Fitriani/Amal Mulia.)

Baca Juga: Gaza Alami Krisis Pangan Musim Dingin