WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami akan membantu anda. Silahkan tanyakan kepada kami.
Hi, ada yang bisa kami bantu ?
Month: December 2018

Month: December 2018

6 Alasan Mengapa Seseorang Berat untuk Bersedekah

Harapanamalmulia.org – Kita yang telah merasakan manfaat luar biasa dari sedekah mungkin akan bingung mengapa masih saja ada orang-orang yang terus menunda bahkan enggan bersedekah. Sebagai bahan mawas diri agar kita tak termasuk dalam golongan tersebut, berikut kami rangkum beberapa alasan mengapa seseorang merasa berat saat hendak bersedekah:

 

1. Memiliki Sifat Bakhil

Terlalu cinta kepada harta akan mengakibatkan sifat kikir/bakhil. Hal tersebut menjadi alasan yang paling sering terjadi pada seseorang yang enggan menyedekahkan hartanya. Allah SWT telah berfirman yang artinya:
“Sekali-kali janganlah orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.” (QS. Ali ‘Imran : 181)
Sifat bakhil membuat kita merasa rugi jika mengeluarkan hartanya untuk orang lain yang dianggapnya tak memberi manfaat apapun bagi dirinya sendiri. Na’iudzubillahi min dzalik.

2. Malu Jika Bersedekah Sedikit

Ada juga orang yang enggan bersedekah karena malu karena sedekahnya hanya sedikit. Rasulullah pernah bersabda:
“Ketika ayat shadaqah turun, kami berlomba-lomba, lalu datanglah seseorang dengan membawa shadaqah yang banyak dan orang-orang berkata, ia orang yang pamer. Kemudian datanglah seseorang lalu ia bershadaqah dengan satu sha’. Orang-orang berkata; “Sesungguhnya Allah lebih kaya daripada satu sha’ ini”. Maka turunlah qur’an surat At-Taubah ayat: “Orang-orang (munafik itu) yang mencela orang-orang beriman yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya” (HR. Bukhari no.1326)

3. Tidak Yakin bahwa Allah akan Mengganti Sedekahnya

Harta yang kita sedekahkan, akan Allah ganti berlipat ganda. Sebagaiman firman Allah Swt.
“Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”(Q.S. As-Saba’: 39)

Meski demikian, sedekah dengan ikhlas dan semata-mata hanya mengharap rida Allah jauh lebih penting daripada mengingat-ngingat balasan berlipat ganda.

4. Terlalu Fokus Pada Deretan Keinginan

Sejatinya, manusia adalah makhluk yang tak pernah meras puas terhadap sesuatu yang ia miliki. Akan selalu datang keinginan-keinginan baru setelah keinginan lama terpenuhi. Mengingat-ngingat keinginan hanya akan membuat sedekah terasa semakin sulit. Padahal dalam setiap rizki yang Allah titipkan, terdapat hak orang lain yang wajib dibagikan.
“Jika kamu bersyukur maka Aku (Tuhan) akan menambah (nikmat) itu kepada kamu. Dan jika kamu engkar maka sesungguhnya seksa Aku amat pedih.” – (Q.S. Ibrahim: 7)

 

5. Merasa Lebih Untung Jika Dipakai untuk Menabung

Ada lagi orang yang malas bersedekah karena menganggap menabung jauh lebih menguntungkan baginya daripada disedekahkan.
“Bagaimana jika setelah menyedekahkan uang tersebut, lantas tiba-tiba saya memerlukan uang itu karena ada keluarga yang sakit atau hal buruk lainnya? Bukankah lebih aman jika uang itu ditabungkan?”
Padahal sedekah mampu menjadi penangkal berbagai bencana.
”Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tak dapat melewati sedekah.“ (HR. Thabrani).

6. Takut Sedekahnya Tidak Diberikan kepada yang Seharusnya

Maraknya penipuan dari oknum-oknum tidak amanah dalam menghimpun dan mengalirkan sedekah, terkadang membuat seseorang ragu untuk bersedekah.
Maka dari itu, hendaknya memastikan terlebih dahulu bahwa pihak yang kita amanahi benar-benar terpercaya dan terbiasa dalam hal ini. Semoga Allah selalu melindungi kita dari orang-orang yang zalim.

Demikianlah beberapa alasan mengapa seseorang enggan untuk bersedekah. Semoga Allah melapangkan harta dan hati kita untuk bersedekah dan menebar manfaat untuk umat. Amin (history/amalmulia)

 

Kadispora Sumatera Barat  Siap Galang Dana untuk Masjid Istiqlal Indonesia

Setelah Walikota Padang, kali ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Barat menunjukkan dukungannya terhadap program pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Yunis, Gaza.

Ditemui pada Selasa (25/12) pagi, beliau menyerahkan donasi pribadinya kepada tim Amal Mulia serta menyatakan kesiapannya untuk menggalang donasi kepada kerabat dan jaringannya.

Yatim Inspiratif: Tak Sekedar Diberi Tapi Betekad untuk Memberi

Memasuki pekan ke-tiga pembinaan, anak-anak yatim di Desa Rancaekek Kulon, Kec. Rancaekek, Kabupaten Bandung ini semakin bersemangat menunjukan kerja keras dan kreatifnya dalam bidang pertanian hidropinik.
Dengan menerapkan sistem DFT (Deep Flow Technique), benih-benih kangkung yang ditanam sepekan lalu telah tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya.

Setelah dipanen nanti, kangkung-kangkung tersebut akan didistribusikan ke beberapa supermarket dan toko-toko terdekat.
Semakin berdaya bersama Amal Mulia. Allahu Akbar!