Year: 2019

Year: 2019

Kaleidoskop 2019: Menelusuri Jejak Kebaikan Donatur Harapan Amal Mulia

Berkat dukungan donatur, Harapan Amal Mulia mampu menebar banyak kebaikan di tahun 2019.

 

Harapanamalmulia.org  Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan karunianya dalam berbagai ikhtiar Harapan Amal Mulia membersamai umat.  Selama tahun 2019, Kami masih menjadi lembaga yang dipercaya donatur untuk menyalurkan sedekah dan donasi yatim dhuafa kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Ada pun mengenai penyalurannya, Harapan Amal Mulia menyusun program-program strategis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini anak yatim-dhuafa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta syiar Islam menjadi tiga landasan penyusunan program-program Kami.

 

Januari Bersamai Warga Palestina

Kebaikan donatur disalurkan dengan mendukung pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Jejak kebaikan donatur pada bulan Januari dapat dilihat pada program pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina. Tepat pada tanggal 19 Januari 2019, peletakkan batu pertama masjid kebanggan warga Gaza ini dilakukan.

Pada bulan yang sama, Harapan Amal Mulia juga membersamai perjuangan rakyat Palestina yang tengah dijajah dengan memberikan bantuan tunai kepada korban luka Aksi Kepulangan Akbar. Aksi penuntutan hak kembali warga Palestina tersebut memang sering menjatuhkan banyak korban.

 

Februari Peduli Korban Bencana

Kabar duka menyelimuti bumi pertiwi di penghujung tahun 2018 lalu. Tsunami yang melanda Selat Sunda pada 23 Desember 2018 telah membuat ratusan orang meninggal dunia dan belasan ribu lainnya terluka.

Penyaluran bantuan kepada korban tsunami Selat Sunda. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Duka masih menyelimuti korban tsunami hingga bulan Februari, sekitar dua bulan setelah kejadian. Menanggapi hal tersebut, Harapan Amal Mulia berikhtiar meringankan beban para korban dengan memberikan bantuan bahan makanan di sejumlah titik pengungsian. Selain itu, kami juga menghadirkan acara dongeng yang merupakan upaya trauma healing bagi anak-anak yang menjadi korban.

 

Maret Muliakan Anak Yatim Dhuafa

Donasi yatim dhuafa disalurkan melalui program Beasiswa Harapan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada bulan Maret 2019, Harapan Amal Mulia menyalurkan kebaikan donatur dalam program Beasiswa Harapan. Dimulai sejak bulan tersebut, sejumlah anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung mendapat bantuan dana pendidikan secara berkelanjutan. Seringing bertambahnya kepercayaan donatur, penerima manfaat pun kini semakin bertambah.

Tanti, salah satu penerima manfaat program pembinaan pertanian hidroponik. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Selain Beasiswa Harapan, ikhtiar Harapan Amal Mulia dalam memuliakan yatim juga diwujudkan dengan pengembangan program pembinaan pertanian hidroponik kepada anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Bulan Maret ini menjadi bulan ketiga pelaksanaan pembinaan hidroponik tersebut.

 

April Maskimalkan Dukungan Yatim Dua Negara

Anak-anak Palestina turut merasakan manfaat dari kebaikan Sahabat dan Donatur Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Amanah donasi yatim dhuafa pada bulan April 2019 disalurkan dengan memaksimalkan dukungan pendidikan yang dikemas dalam program Beasiswa Harapan. Pada bulan yang sama juga diresmikan program bantuan untuk yatim Palestina dengan nama Bantuan Yatim Mulia.

 

Mei Kuatkan Berbagai Lini

Anak-anak yatim diajak untuk belanja keperluan hari raya dengan dukungan donasi yatim dhuafa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Kebaikan donatur yang dititipkan melalui Harapan Amal Mulia pada bulan Mei 2019 diwujudkan dengan program-program istimewa. Program yang dimaksud adalah rangakaian program Ramadhan Terbaik berupa buka bersama, pembagian paket sembako dan mushaf Al-Quran, juga belanja kebutuhan pakaian layak. Rangkaian program tersebut dimaksudkan untuk membagiakan anak yatim dhuafa.

Warga Kabupaten Asahan mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dari Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Bulan Mei yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan tersebut juga diisi dengan program peduli kesehatan masyarakat di Asahan. Harapan Amal Mulia Asahan menggelar cek kesehatan geratis bagi warga sekitar.

 

Juni Gulirkan Semangat Penghafal Quran

Santri tahfiz binaan Harapan Amal Mulia di Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Istana Sufara Quran (ISQ) yang berada di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara merupakan rumah tahfiz binaan Harapan Amal Mulia khusus bagi anak yatim dan dhuafa. Sejak diresmikan pada Oktober 2018, pembinaan tahfiz Quran di ISQ ini bergulir sepanjang tahun. Dalam proses pembinaan, donatur menjadi pendukung penuh kebutuhan santri  santri tahfiz selama di ISQ.

 

Juli Temani Perjuangan Muslim Mualaf

Sulitnya perekonomian mualaf di pedalaman menjadikan mereka berada di ambang kebingungan. Apakah harus tetap dalam lingkaran iman, atau harus berbalik arah agar kebutuhan mereka tercukupi. Inilah yang menjadi salah satu perhatian Harapan Amal Mulia.

Penyaluran bantuan kepada salah satu keluarga muslim mualaf di Kabupaten Indragiri Hulu. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada bulan Juli 2019. Tim Harapan Amal Mulia mengungjungi beberapa wilayah mualaf di Indonesia seperti di Kecamatan Ciranjang, Cianjur dan di Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyebarkan syiar Islam melalui penyerahan bantuan dari saudara-saudara Muslim mereka.

 

Agustus Bulan Pengorbanan

Penyembelihan hewan kurban dari donatur Harapan Amal Mulia tahun 2019. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada bulan Agustus 2019, kebaikan donatur yang diamanahkan kepada Harapan Mulia disalurkan dengan menyembelihan daging kurban untuk saudara-saudara Muslim di pedalaman Cianjur. Hal tersebut diharapkan menjadi suntikan ruhiyah bagi para mualaf  untuk selalu bersyukur karena mempunyai saudara seiman yang peduli.

 

September Sebar Syiar dari Penghafal Quran

Penjual galon, donatur inspiratif bagi santri yatim dan dhuafa penghafal Quran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Santri tahfiz yatim dan dhuafa di Istana Sufara Quran (ISQ) menjadi perhatian Harapan Amal Mulia. Mereka merupakan pribadi-pribadi hebat yang menginspirasi banyak orang di sekitar. Semangat para santri, guru, dan warga sekitar ISQ dalam bidang pembelajaran Al-Quran berusaha disyiarkan Harapan Amal Mulia melalui berbagai media.

 

Oktober Maskimalkan Pemberdayaan Yatim Dhuafa

Santri binaan Harapan Amal Mulia berwirausaha dengan dengan menjual sabun pencuci piring buatan mereka sendiri. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Manfaat donasi yatim dhuafa tidak hanya disalurkan melalui bantuan tunai. Harapan Amal Mulia berinisiatif memberikan pembinaan softskill melalui program wirausaha, pembinaan bahasa asing, dan lain sebagainya. Hal tersebut bertujuan agar anak yatim dan dhuafa mempunyai masa depan yang lebih cerah berbekal kemampuan yang dimiliki.

 

November Peduli Kebutuhan Sesama

Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, pada bulan November Harapan Amal Mulia memberikan bantuan kepada korban kabut asap di Raiu. Bantuan yang diberikan berupa makanan bergizi sebagai upaya mengembalikan kondisi kesehatan warga pasca dilanda bencana kabut.

Penyaluran bantuan untuk korban kabut asap di Riau. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Selain mendukung kebutuhan korban asap di Riau, Harapan Amal Mulia juga berikhtiar memudahkan ibadah santri tahfiz di Istana Sufara Quran (ISQ) dengan pembangunan tempat wudu yang layak.

Pembangunan tempat wudu untuk santri tahfiz yatim dan dhuafa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Desember Terus Alirkan Kebaikan

Kebaikan dari donatur terus kami alirkan kepada anak yatim dan dhuafa dalam program-program berkelanjutan seperti Istana Sufara Quran dan Beasiswa Harapan. Insya Allah kebaikan tersebut pun akan berlanjut di tahun 2020 mendatang.

Penyaluran bantuan rutin kepada penerima manfaat Beasiswa Harapan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Itulah sekilas mengenai jejak-jejak kebaikan donatur Harapan Amal Mulia. Masih banyak kebaikan lain yang bisa jadi tidak tercantum dalam kaleidoskop di atas. Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan rejeki agar semakin banyak kebaikan yang bisa dibagikan. Aamiin. (history/harapanamamulia)

5 Cara Ini Bantu Selamatkan Muslim Uighur

Kesulitan yang dialami Muslim Uighur adalah ujian bagi umat Islam dunia. Banyak cara dapat dilakukan untuk membantu mereka. Cara-cara tersebut tentunya dapat melahirkan perubahan yang lebih baik untuk Muslim Uighur

 

Harapanamalmulia.orgPermasalahan Muslim Uighur bukan isu yang baru muncul. Penderitaan mereka setidaknya sudah dimulai sejak tahun  1949 saat Mao Zedong melalui tentaranya merebut wilayah Turkistan Timur, negeri yang menjadi tempat tinggal suku Uighur yang mayoritas beragama Islam. Secara perlahan, nama Turkistan timur pun lebih dikenal sebagai Xianjiang.

Sejak peristiwa pencaplokan, otoritas setempat terus berupaya melenyapkan kehidupan suku Uighur dengan berbagai cara. Rumah mereka dirampas, beribadah dipersulit, dan yang paling terkenal adalah pengurungan Muslim di kamp-kamp mengerikan yang disebut dengan Pusat Redukasi.

Kesulitan ini bukan hanya ujian bagi Muslim Uighur, tapi juga bagi umat Islam keseluruhan yang sedang diuji dengan kepedulian dengan nasib saudara sendiri. Semangat menuai pahala dengan membersamai Muslim Uighur bisa diwujudkan dengan berbagai cara. Di antara cara-cara tersebut adalah:

 

1. Menyebarluaskan Isu

Tagar #SAVEUYGHUR menjadi wujud dukungan warga dunia maya untuk Muslim Uighur. (Ilustrasi: Gramho)

Upaya pertama yang paling memungkinkan untuk membantu Muslim Uighur adalah dengan mengajak orang lain untuk ikut peduli. Hal tersebut bisa ditempuh dengan cara menyebarluaskan isu Uighur baik secara langsung maupun melalui sosial media.

 

2. Aksi, Petisi, Kecaman

Warga Turki serukan bela Muslim Uighur dalam aksi di jalan. (Foto: Reuters: Murad Sezer)

Suara kebenaran dari rakyat dunia akan mampu memperbaiki isu kemanusiaan yang kini menimpa Uighur. Maka dari itu, turun aksi, memberikan petisi, dan mendesak pihak berwenang untuk mengeluarkan kecaman menjadi salah satu upaya yang juga harus dicoba.

 

Baca juga: Ini Salah Satu Musibah Terbesar Bagi Umat Islam di Dunia

 

3. Berdonasi Ringankan Beban Mereka

Ilustrasi donasi untuk Muslim Uighur. (Sumber: Google)

Memberikan donasi menjadi salah satu langkah nyata untuk mendukung Muslim Uighur. Saat ini, mereka berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Perekonomian warga sulit berkembang dengan adanya berbagai larangan.

 

4. Bersatu untuk Perubahan

Untuk membuat sebuah perubahan yang baik, setidaknya umat Islam harus bersatu. Meredam permusuhan, mengenyampingkan kepentingan kelompok tertentu, dan fokus dengan misi bersama yaitu menyelamatkan Muslim Uighur dari kekejaman musuh-musuh Islam.

 

5. Berdoa Sempurnakan Ikhtiar

Pada hakikatnya, tidak ada yang mampu memberikan pertolongan kepada saudara-saudara kita, Muslim Uighur selain Allah Swt. Bagi kita orang yang beriman, doa adalah senjata paling ampuh untuk bertarung melawan musuh. Secanggih apa pun senjata mereka, masih ada kekuatan Allah yang mustahil bisa dikalahkan.

 

Itulah lima cara yang bisa ditempuh untuk membantu Muslim Uighur. Sahabat, dukungan dan bantuan kita sangat dinanti-nanti oleh mereka. Mari bantu kuatkan Muslim Uighur dengan ikhtiar paling maksimal. (history/harapanamalmulia)

Sumber: Kiblat Net, Daily Sabah

12 Hak Anak Versi PBB Berlaku Juga untuk Yatim

Perang membuat kehidupan banyak anak di dunia menjadi terabaikan. Hal tersebut PBB memotivasi PBB untuk mendeklarasikan standar hak asasi manusia untuk seluruh anak di dunia, termasuk anak yatim.

 

Harapanamalmulia.org Pada tahun 1948, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mendeklarasikan dua belas poin tentang standar hak asasi anak-anak di dunia. Gagasan tersebut muncul akibat maraknya kasus kelaparan, pengabaian, bahkan eksploitasi anak yang terjadi pada masa peperangan.

Hari ini perang dunia sudah tidak terjadi. Namun sayang, belum semua anak bisa mendapatkan hak asasinya. Seperti yang dialami oleh banyak anak yatim.

Anak-anak penerima manfaat donasi yatim dhuafa yang diamanahkan kepada Harapan Amal Mulia. (Harapan Amal Mulia)

 

Setelah orang tua tiada, mereka hidup terombang-ambing dan kesulitan mendapatkan hak dasar yang menjadi acuan PBB. Tak jarang pula yatim yang mengandalkan hidup dari donasi yatim dhuafa dari para dermawan.

Apa saja kedua belas poin hak asasi anak yang dimaksud?

  1. Hak untuk tinggal bersama keluarga
  2. Hak mendapatkan lingkungan yang stabil, dicintai, dan dirawat
  3. Hak perawatan dan pemenuhan gizi
  4. Hak atas air bersih dan pemakaian listrik
  5. Hak mendapatkan pendidikan yang berkualitas
  6. Hak kesetaraan kesempatan
  7. Hak mendapatkan bimbingan dari orang tua
  8. Hak untuk didengar dan diajak diskusi
  9. Hak bimbingan menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab
  10. Hak perlindungan dari pengabaian
  11. Hak kehormatan dan kebebasan
  12. Hak bimbingan religius

 

Hal di atas adalah hak mendasar yang dibutuhkan oleh seorang anak dalam proses tumbuh kembangnya. Karena anak yatim sudah tidak memiliki orang tua/tidak lengkap, peran kita adalah untuk membantu pemenuhannya.

Baca juga: Ayah Tiada, Ibu Para Yatim Jadi Tulang Punggung Keluarga

 

Kebutuhan pokok di atas pula yang terus berusaha didukung oleh Harapan Amal Mulia melalui berbagai program peduli yatim.

 

Ikhtiar Harapan Amal Mulia Cukupi Kebutuhan Yatim

Saat ini setidaknya terdapat dua program yang fokus diikhtiarkan Harapan Amal Mulia untuk memuliakan yatim. Kedua program tersebut adalah Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) dan Beasiswa Harapan Yatim Dhuafa.

Fokus program Rumah Tahfiz ISQ yang berlokasi Kabupaten Asahan, Sumatera Utara adalah memberikan pembinaan tahfiz Quran serta pemenuhan gizi santri yatim dan dhuafa di asrama. Sedangkan Beasiswa Harapan Yatim Dhuafa lebih fokus pada pemberian dukungan biaya pendidikan serta pembinaan rohani.

Kaggiatan pembinaan tahfiz anak yatim dan dhuafa di Istana Sufara Quran, Kabupaten Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Program Rumah Tahfiz ISQ dan Beasiswa Harapan tersebut terus dikembangkan agar bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Mohon doa dan dukungan ya Sahabat, semoga ikhtiar memuliakan yatim dan dhuafa ini senantiasa diberi kemudahan oleh Allah Swt. Aamiin. 

 

Kirim dukungan untuk program Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran melalui tautan:

https://kitabisa.com/campaign/pedulihafizquran

 

Salurkan juga kebaikan Anda untuk penerima manfaat Beasiswa Harapan Yatim Dhuafa melalui:

https://kitabisa.com/campaign/beasiswaharapan

 

Sumber: Unicef

 

(history/harapanamalmulia)

Ajak Yatim Liburan dengan 4 Kegiatan Menarik Ini

Liburan bukan hanya ajang untuk mencari kesenangan pribadi. Lebih dari itu, liburan bisa menjadi momentum berbagi manfaat contohnya dengan mengajak anak yatim untuk ikut serta.

 

Harapanamalmulia.org Beruntunglah kita yang masih bisa merasakan kebahagiaan liburan bersama keluarga, khususnya orang tua. Karena di luar sana banyak anak yatim yang tidak bisa merasakan hal tersebut.

Sebagaimana anak pada umumnya, yatim juga ingin merasakan liburan bersama keluarga. Namun jangankan liburan, untuk memenuhi kehidupan sehari-hari pun banyak di antara mereka yang hanya mengandalkan santunan anak yatim dan dhuafa.

Hal ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat kehadiran orang tua juga rezeki yang cukup. Nah Sahabat, rasa syukur tersebut salah satunya bisa diwujudkan melalui berbagi kehabagiaan dengan anak yatim dengan mengajak mereka berlibur dan melakukan kegiatan yang membuat mereka bahagia.

Kegiatan seperti apa yang dimaksud? Berikut kami berikan beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan saat mengajak anak yatim liburan:


1)
Makan Bersama

Penyerahan donasi yatim dhuafa sekaligus buka bersama dalam program Ramadhan Terbaik (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Makan bersama keluarga mungkin merupakan kegiatan yang biasa bagi kita. Tapi belum tentu bagi anak yatim. Mengobrol bersama, bercengkrama, dan saling bertukar pikiran bisa jadi menjadi hal yang sangat didambakan anak-anak yatim setelah orang tua mereka tiada.


2)
Rekreasi ke Tempat Wisata

Kegiatan rekreasi bersama anak yatim dan dhuafa binaan Harapan Amal Mulia di Kabupaten Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sebagaimana kita waktu kecil yang akan sangat bahagia saat diajak berekreasi ke tempat wisata, anak yatim pun merasakan hal serupa. Maka dari itu, mengajak anak yatim berekreasi bisa menjadi pilihan cara untuk membahagiakan mereka.

Baca juga: Anak Yatim Berjuang Gantikan 5 Peran Ini dalam Keluarga


3) Membuat Karya atau Melakukan Olahraga Favorit

Seorang anak binaan Harapan Amal Mulia di Kabupaten Asahan diajak untuk melakukan olahraga panahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Membuat anak yatim bahagia bisa ditempuh dengan cara yang sederhana, seperti membuat karya bersama atau melakukan olahraga favorit. Meski sederhana, kegiatan ini tentu bermanfaat untuk mengasah bakat serta melatih kepercayaan diri mereka.


4) Memberikan Santunan

Pemberian donasi yatim dan dhuafa kepada para penerima manfaat di Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Rekomendasi terakhir namun bisa jadi merupakan hal yang paling penting adalah memberikan santunan. Dukungan finansial dari para dermawan menjadi kebutuhan mendasar bagi anak yatim. Tak salah jika Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba memberikan santunan anak yatim dan dhuafa.

 

Manfaat Muliakan Anak Yatim

Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.”(HR. Bukhari)

 

Hadis di atas menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim. Selain disayangi Allah dan Rasul-Nya karena mengamalkan Sunah, menyantuni anak yatim juga akan diganjar surga. Sebagaimana diketahui, surga adalah tujuan akhir dari perjalanan singkat kita di dunia.

Semoga kita menjadi hamba-hamba yang selalu diberi kelancaran rezeki dan kemampuan untuk menyantuni anak-anak yatim yang membutuhkan.

 

(history/harapanamalmulia)

Bantu Rumah Tahfiz Yatim Dhuafa Asahan

Klik di sini untuk DONASI

dd8a7366-28d8-401d-97f1-2ebc28a8ac09.jpgAnak-anak yatim dan duafa Istana Sufara Quran (ISQ), Kabupaten Asahan sedang berjuang menjadi hafiz Alquran. Namun, semakin hari kebutuhan operasional santri semakin melambung seiring dengan jumlah mereka yang terus bertambah.

Istana Sufara Quran (ISQ) adalah sebuah rumah tahfiz di Jl. Lumba-Lumba Lk.1, Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat, yang sebagian besar santrinya merupakan anak yatim dan duafa. Tak ada biaya operasional yang dibebankan kepada santri. Kebutuhan operasional Rumah Tahfiz dan seluruh kebutuhan santri terpenuhi jika semakin banyak Sahabat dan donatur yang berkenan membantu.

faf09598-1c96-4aa2-874a-2090ca77b807.jpgDalam perjalanannya Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) Asahan tidak sedikit mengalami berbagai kendala, diantaranya adalah karena minimnya biaya operasional yang tersedia. Meski begitu, Alhamdulillah semangat 43 santri ini senantiasa terjaga. Mereka terus melanjutkan kegiatan menghafal dan mengkaji Quran. Bahkan setiap bulan terus bertambah jumlah yang mendaftar.

 

Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ)

Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) berdiri sejak Oktober 2018 lalu, yang merupakan inisiatif dari Ayu  Trisna Okvira bersama sejumlah relawan pengajar Quran di Asahan.

Sufara sendiri diambil dari bahasa Arab yang berarti perjalanan, bermakna semangat untuk senantiasa memahami dan mengkaji Alquran.

Antusias masyarakat yang begitu besar, hingga perjalanan membawa Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) dilanjutkan dengan menyewa bangunan sederhana yang menjadi sentra aktivitas Rumah Tahfiz, tujuan utamanya adalah agar seluruh kegiatan santri dan para pengajar bisa terfasilitasi dengan cukup memadai.

319b0885-d494-441a-b49d-7d1e02408d6e.jpgDi bangunan sederhana ini para santri belajar mengkaji dan menghafal Quran. Saat ini terdapat dua ruang belajar dan tiga kamar tidur, yang menjadi tempat para santri dan pengajar untuk beristirahat.

 

Agenda Keseharian Santri

Sebelum terbit fajar, santri mukim sudah memulai aktivitasnya dengan salat malam dan tilawah. Kemudian dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah dan menyetorkan hafalan kepada guru masing-masing. Selepas subuh, santri menghabiskan hari-hari mereka dengan kegiatan menambah hafalan (ziyadah) dan mengulang hafalan (muraja’ah) Quran.

Sedangkan santri non mukim (reguler), memulai aktivitas pembelajaran Qurannya pada sore sore, tepatnya pukul 16:00 hingga menjelang maghrib.

10d7f3b5-0989-4670-b4b0-4a7eac2e0bfb.jpgKomitmen dan semangat para santri Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) ini harus terus kita jaga bersama, dengan cara membantu mereka dengan sebagian keberkahan rezeki kita.

0e13e852-5fb1-4674-a29b-baa7212f4d54.jpgMari bersama kita bantu agar lahir generasi-generasi qurani dari Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) di Asahan.

  1. Klik di sini untuk DONASI
  2. Isi form donasi
  3. Dapatkan laporan program melalui whats app
  4. Sahabat dapat ikuti update aktivitas Rumah Tahfiz ISQ melalui akun Instagram @harapanamalmulia