WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami akan membantu anda. Silahkan tanyakan kepada kami.
Hi, ada yang bisa kami bantu ?
Month: August 2019

Month: August 2019

5 Alasan untuk Tak Takut Donasi Yatim Dhuafa di Amal Mulia

Menapaki dua tahun perjalannya, Harapan Amal Mulia menjadi lembaga penyalur donasi yatim dhuafa yang semakin dipercaya masyarakat. Kepercayaan tersebut timbul karena adanya faktor-faktor penguat.

 

Harapanamalmulia.org- Layanan sedekah yatim dhuafa banyak ditawarkan berbagai lembaga kemanusiaan di Indonesia. Hal tersebut sangat wajar terjadi mengingat kepedulian masyarakat terhadap keadaan anak yatim dan dhuafa yang sangatlah besar.

Namun, sering kali kepedulian tersebut dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Dengan mengatasnamakan donasi yatim dhuafa, mereka mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk meraup keuntungan pribadi.

Maraknya kasus penipuan donasi, membuat masyarakat khawatir, bingung, bahkan cenderung enggan mengamanahkan sedekahnya melalui lembaga. Padahal, lembaga kemanusiaan memberikan kemudahan bagi para donatur untuk bersedekah.

Di sisi lain, sampai saat ini, kepercayaan donatur kepada kami tidak berkurang sedikit pun bahkan semakin meningkat. Hal tersebut dapat terjadi karena beberapa alasan, di antaranya:

 

1. Berpengalaman Sejak Tahun 2017

donasi yatim dhuafa

Simbolis penyerahan donasi yatim dhuafa kepada panti asuhan Imah Seuri. (Dok. Amal Mulia)

 Menapaki dua tahun perjalanannya, telah banyak program kemanusiaan yang digaungkan Amal Mulia. Mulai dari memuliakan yatim dan dhuafa, korban bencana, hingga pembangunan masjid sebagai tempat ibadah warga.

Kebermanfaatan yang dibagikan Amal Mulia, Insya Allah lebih banyak dari jumlah umur dalam angka.

 

2. Tepat Sasaran

sedekah yatim dhuafa

Tim Amal Mulia Bandung menyerahkan santunan yatim dhuafa berupa paket sembako. (Dok. Amal Mulia)

Tak pernah asal dalam berikhtiar, program-program Amal Mulia selalu disusun dengan landasan yang tepat dan penerima manfaat yang jelas. Kantor cabang Amal Mulia juga lembaga mitra yang tersebar di berbagai penjuru nusantara, memudahkan kami menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat yang tepat.

 

Baca juga: Jangan Dulu Donasi ke Yatim Dhuafa Sebelum Tahu Fakta Ini!

 

 

3. Transparansi Penyaluran

Amal Mulia selalu berupaya menjaga kepercayaan donatur dengan menyebar luaskan berita penyaluran dilengkapi dengan besaran bantuan yang disalurkan. Alhamdulillah, berkat upaya tersebut, donatur semakin percaya kepada Harapan Amal Mulia serta mengundang donatur lain untuk ikut berkontribusi.

 

4. Pemberdayaan Beragam Bentuk

sedekah yatim dhuafa

Sejumlah yatim dan dhuafa di Kabupaten Bandung mengikuti program Pelatihan Hidroponik yang diadakan Amal Mulia. (Dok. Amal Mulia)

Bantuan yang diberikan Amal Mulia tidak terbatas pada santunan tunai atau bantuan material. Amal Mulia berupaya memberikan kebermanfaatan lebih banyak dan tahan lama melalui pelatihan softskill, seperti pertanian hidroponik bagi yatim dan dhuafa.

Dengan pelatihan hidroponik tersebut, anak-anak yatim dan dhuafa dibina untuk menjadi seorang petani muda yang mampu menghasilkan rupiah dari produk yang mereka tanam.

 

5. Pembinaan Rohani Yatim Dhuafa

Alasan terakhir namun tak kalah penting, bantuan yatim dan dhuafa Amal Mulia mempunyai nilai plus dengan pembinaan rohani, melalui bimbingan tahfizh Quran. Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan, Sumatera Utara menjadi salah satu fasilitas yang dihadirkan Amal Mulia untuk membina anak-anak yatim dhuafa.

Tidak ada biaya yang dibebankan kepada santri. Seluruh kebutuhan ditanggung oleh kebaikan donatur.

donasi yatim dhuafa

Selain mendukung secara materi, Amal Mulia juga menghadirkan pembinaan tahfidz Quran kepada anak-anak yatim dan dhuafa. (Dok. Amal Mulia)

Setidaknya itulah beberapa faktor, mengapa Harapan Amal Mulia tetap dipercaya donatur sebagai lembaga penyalur sedekah yatim dhuafa.

Sahabat, Allah yang Maha Pengurus telah menetapkan rezeki bagi setiap anak yatim dan dhuafa. Di sisi lain, Ia juga telah menitipkan hak orang-orang yang membutuhkan dalam setiap rezeki yang kita terima. Pola tersebut akhirnya menjadi ladang pahala yang menguntungkan baik bagi pemberi maupun penerima manfaat.

Semoga Allah senantiasa memudahkan urusan-urusan kita. (history/harapanamalmulia)

Setelah Sewa Berakhir, Puluhan Santri Ini Tak Tahu Harus Ke Mana

Pada akhir September 2018, sewa bangunan asrama rumah tahfizh Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan akan berakhir. Sampai saat ini, belum ada gambaran akan ke mana santri diungsikan jika belum ada bantuan untuk perpanjang sewa.

Harapanamalmulia.org Santunan anak yatim berupa uang tunai atau bahan pangan, sudah banyak diupayakan lembaga serupa. Tapi Harapan Amal Mulia bertindak lebih maju, dengan memberikan anak-anak yatim dan dhuafa bimbingan menghafal Quran yang dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ukhrawi maupun duniawi.

Sejak diresmikan pada sekitar akhir tahun lalu, Istana Sufara Quran (ISQ) yang didirkan Harapan Amal Mulia, membina puluhan santri yatim dan dhuafa untuk menghafal Alquran. Pendirian rumah tahfizh tersebut tak lepas dari dukungan para donatur mulia.

Santunan anak yatim berupa

Biaya operasional rumah tahfizh termasuk kafalah guru, bergantung pada donasi yatim dhuafa. (Dok. Amal Mulia)

Bantuan yang diamanahkan donatur, disalurkan untuk biaya operasional santri, termasuk biaya sewa bangunan gedung asrama. Ya, sampai saat ini santri dibina di sebuah gedung sewaan sederhana, yang terletak di Jalan Lumba-Lumba Lk.1, Bunut Barat, Kecamatan Kisaran Barat.

Biaya sepuluh juta yang yang dibutuhkan untuk memperpanjang sewa, terasa berat mengingat banyaknya kebutuhan santri yang harus dipenuhi. Kali ini, pengurus rumah tahfizh tengah menggiatkan aksi, memutar-mutar strategi untuk memperpanjang sewa yang akan berakhir pada 22 September 2019 mendatang.

 

Baca juga: Jangan Dulu Donasi ke Yatim Dhuafa Sebelum Tahu Fakta Ini!

 

 

Belum ada cadangan tempat yang diperkirakan bisa menampung para santri, jika akhirnya sewa gedung asrama tak bisa diperpanjang. Jumlah santri yang mencapai 50 orang dengan aktivitas yang beragam, mengakibatkan para santri tidak mungkin dipindahkan ke bangunan yang sempit.

Agenda Keseharian Santri ISQ

Donasi yatim dhuafa yang diberikan sahabat donatur, memfasilitasi santri melakukan berbagai kegiatan bermanfaat. Santri mukim, sudah memulai aktifitasnya sebelum terbit fajar untuk melaksanakan qiyamul lail, dilanjutkan dengan salat subuh berjemaah dan mengulang atau menambah hafalan Quran.

Aktifas menambah hafalan (Ziyadah), mengulang hafalan (Muraja’ah), dan menyetorkan hafalan (Tasmi’) dilanjutkan pada waktu duha, asar, dan menjelang magrib.

donasi yatim dhuafa

Santri non mukim Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan. (Dok. Amal Mulia)

Sedangkan santri non mukim memulai aktifitas mereka dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00. Meski tidak menetap di asrama, para santri non mukim tetap mendapatkan bimbingan ziyadah, muraja’ah, dan tasmi’ Quran.

Program santri non mukim ini mampu menarik minat masyarakat sekitar untuk dapat lebih giat menghafalkan Alquran.

 

Donasi Yatim Dhuafa Lahirkan Generasi Pecinta Quran

donasi yatim dhuafa

Salah seorang donatur memberikan santunan anak yatim berupa meja belajar kepada santri-santri ISQ. (Dok. Amal Mulia)

Pendirian rumah tahfizh ISQ merupakan wujud dari kepedulian kami terhadap yatim dan dhuafa, yang dibarengi ikhtiar memuliakan Alquran.

Di luar sana, betapa banyak anak-anak yang mencintai Alquran dan bercita-cita menjadi seroang hafiz, tapi terbentur biaya yang tidak murah.

Di sini lah Harapan Mulia hadir mendukung  cita-cita mulia mereka (yatim dan dhuafa), dan membuka ladang pahala bagi para donatur. (history/harapanamalmulia)

 

Sahabatku, mari wujudkan cita-cita yatim dan dhuafa Asahan untuk menjadi penghafal Alquran. Salurkan kontribusi terbaik melalui rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri (451) 2017 00 4018

a.n Yayasan Harapan Amal Mulia Yatim

 

Konfirmasi donasi:

Call/WA/SMS: 081 1234 1400

 

Atau melalui tautan kitabisa

>>> kitabisa.com/pedulihafizquran

 

 

Jangan Dulu Donasi ke Yatim Dhuafa Sebelum Tahu Fakta Ini!

Balasan kebaikan yang tak terhingga, dijanjikan untuk mereka yang memuliakan yatim dan dhuafa. Kebaikan tersebut menjadi berlipat, saat yang dimuliakan adalah yatim dan dhuafa yang menghafal Alquran.


Harapanamalmulia.org
Yatim dan dhuafa menjadi golongan yang dimuliakan dalam Islam. Sedekah yatim dan dhuafa dapat menjadi wasilah kita untuk bertetangga dengan Rasulullah di surga. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Hadis:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah serta agak merenggangkan keduanya (HR. Bukhari: 4998, 5659).

Sedekah yatim dhuafa

Penyaluran bantuan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Asahan. (Dok. Amal Mulia)

Termotivasi dari Hadis tersebut, Harapan Amal Mulia, salah satu yayasan yatim piatu Jakarta Timur, berkomitmen untuk memuliakan yatim dan dhuafa melalui sejumlah program. Salah satu program yang saat ini digiatkan adalah pembinaan anak yatim dan dhuafa di rumah tahfidz Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan, Sumatera Utara.

 

Sahabatku, anak-anak yatim dan dhuafa menjadi golongan yang dianjurkan untuk dimuliakan. Apalagi, jika yatim dan dhuafa tersebut merupakan penghafal Alquran.

donasi yatim dhuafa

Santri yatim dan dhuafa di Kabupaten Asahan mendapatkan bimbingan menghafal Alquran dari Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Dijelaskan dalam sebuah Hadis bahwa penghafal Alquran merupakan golongan istimewa yang dinobatkan sebagai keluarga Allah di muka bumi.

Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan hamba pilihanNya” (HR. Ahmad)

Baca juga: Selain Surga, Berkah Muliakan Yatim Terasa Sejak Masih di Dunia

Saat ini, Harapan Amal Mulia membina sekitar 50 anak di rumah tahfizh Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan, Sumatera Utara. Anak-anak yang terdiri dari santri mukim dan non mukim nontersebut berasal dari berbagai kalangan usia.

 

Tentang Yatim dan Dhuafa Santri Istana Sufara Quran (ISQ)

Donasi yatim dhuafa

Sebagian besar santri Istana Sufara Quran (ISQ), binaan Amal Mulia merupakan anak yatim dan dhuafa yang perlu dibantu. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Terdapat sejumlah fakta menarik mengenai ISQ dan santri-santrinya ini, di antaranya:

1. Sebagian besar santri ISQ merupakan anak yatim dan dhuafa. Itulah sebabnya, tidak ada biaya operasional yang dibebankan kepada mereka. Kebutuhan belajar dan mengajar seluruhnya ditanggung oleh kebaikan donatur.

2. Rasa cinta dan bakti yang besar kepada orang tua yang sudah tiada, menjadi motivasi mereka menghafalkan ayat-ayat suci.

3. Mental qurani yang tertanam dalam diri para santri, membantu mereka menorehkan berbagai prestasi dalam bidang akademik. Banyak di antara santri yang selalu mendapat ranking tertinggi di sekolah formalnya.

 

Donasi Yatim Dhuafa Penghafal Quran

Peran besar donatur dalam terwujudnya cita-cita santri ISQ untuk menjadi hafiz, mendorong Harapan Amal Mulia untuk tak mengendurkan ikhtiar menghimpun donasi bagi mereka.

Di samping itu, bantuan yang diberikan juga menjadi ladang pahala bagi donatur yang besarannya tak terhingga. Bayangkan saja, dalam setiap ayat yang dihafalkan para santri, Insya Allah mengalir pula pahala untuk kita yang berkontribusi memenuhi kebutuhan mereka.

yayasan yatim piatu jakarta timur

Harapan Amal Mulia membuka kesempatan bagi donatur untuk ikut mendukung cita-cita yatim dan dhuafa ISQ menjadi penghafal Alquran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Sahabatku, besaran dukungan yang kita berikan, sungguh sangat tak sebanding dengan balasan yang Allah limpahkan. Maka dari itu, mari bantu wujudkan cita-cita mulia yatim dan dhuafa ISQ untuk menjadi penghafal Alquran.

Dukungan sahabat dapat disalurkan melalui tautan kitabisa, https://kitabisa.com/pedulihafizquran atau ke rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri (451) 2017 00 4029

a.n Yayasan Harapan Amal Mulia Yatim

 

Konfirmasi donasi:

Call/WA/SMS: 081 1234 1400

 

Semoga Allah senantiasa melancarkan rezeki dan memampukan kita untuk menjadi hamba-Nya yang bermanfaat. (history/harapanamalmulia)

Dasar Dermawan, Tuh Jadinya Mualaf Pedalaman Dapat Daging Kurban!

Hewan kurban amanah donatur mulia telah sampai kepada mualaf Cianjur. Akhirnya, mereka dapat merasakan nikmatnya daging halal, hadiah dari saudara-saudaranya yang taat.

Harapanamalmulia.org – Harapan Amal Mulia sebagai lembaga penghimpun donasi yatim dan dhuafa, turut menunjukan kepedulian terhadap keadaan mualaf di pedalaman Indonesia. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, salah satunya penyaluran hewan kurban.

Program Qurban Mulia, yang menargetkan mualaf pedalaman sebagai penerima manfaat Alhamdulillah telah sukses dilaksanakan pada Senin (12/08). Kesuksesan tersebut tentu tidak bisa terwujud tanpa adanya kepercayaan donatur yang mengamanahkan kurban mereka kepada Harapan Amal Mulia.

Donasi anak yatim dan dhuafa

Keterangan foto: Proses pengulitan hewan kurban di Kecamatan Ciranjang, Cianjur. (Dok. Amal Mulia)

Hewan-hewan kurban disalurkan ke sejumlah daerah, salah satunya ke Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Terdapat sekitar tujuh kambing amanah kurban dari donatur yang dibagikan kepada sekitar dua ratus lebih mualaf, di tiga desa di Kecamatan Ciranjang. Ketiga desa tersebut adalah Kertajaya, Mande, dan Palalangon.

Para penerima manfaat sangat antusias dengan adanya program Qurban Mulia tersebut.

 

Manfaat Kurban Donatur Mulia bagi Mualaf Ciranjang, Cianjur       

Meski sudah banyak yang memeluk Islam, hanya sedikit saja dari mereka yang hidup berkecukupan. Tidak banyak pekerjaan yang bisa digarap karena para tuan tanah yang masih didominasi oleh kaum non-Muslim.

santunan anak yatim berupa

Keterangan foto: Tim Amal Mulia menyalurkan daging kurban kepada mualaf di Kecamatan Ciranjang, Cianjur. (Dok. Amal Mulia)

Keterbatasan tersebut juga menyebabkan tidak banyak warga yang mampu menunaikan ibadah kurban. Padahal, sampai saat ini banyak mualaf Ciranjang yang masih bergantung hidup di keluarganya yang masih berbeda keyakinan. Mereka tinggal di atap yang sama, bahkan memakan makanan yang sama.

Maka dari itu, kurban yang diamanahkan donatur menjadi angin segar bagi mualaf Ciranjang. Setidaknya, sepotong kurban yang mereka dapatkan, dapat memenuhi kebutuhan makanan halal lagi bergizi yang selama ini jarang didapatkan.

 

Baca juga: Ssst Kamu Harus Tau, Amalan Sederhana Berpahala Qurban

 

Daging kurban dari donator mulia juga menjadi penguat aqidah mualaf Ciranjang, yang sering kali goyah karena himpitan ekonomi. Untuk setiap zikir dan syukur para mualaf, Insya Allah mengalir pula pahala bagi kita yang telah berperan menguatkan iman mereka.

Keterangan foto: Mualaf Ciranjang yang sehari-hari bekerja sebagai pemuling turut menjadi penerima manfaat kurban donatur mulia. (Dok. Amal Mulia)

Selain untuk hewan kurban, kontribusi donatur mulia juga disalurkan dalam bentuk santunan anak yatim dan dhuafa untuk siswa sebuah sekolah di wilayah Sumatera Utara.

 

Menebar Berkah Iduladha melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Dalam momentum yang sama, Harapan Amal Mulia juga menyalurkan santunan anak yatim dan dhuafa berupa bantuan  tunai dan bahan makanan, kepada  sejumlah murid Yayasan Perguruan Al-Mashum, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

santunan anak yatim berupa

Keterangan foto: Tim Amal Mulia menyalurkan santunan tunai kepada yatim dan dhuafa di Yayasan Al-Mash’um Kabupaten Asahan. (Dok. Amal Mulia)

Kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat adanya kepercayaan donatur kepada Harapan Amal Mulia dan Al-Iman sebagai lembaga mitra.

Ikhtiar memuliakan yatim dan dhuafa masih terus didawamkan. Hingga saat ini, Harapan Amal Mulia masih membuka kesempatan kepada donatur untuk bisa berkontribusi memuliakan yatim dan dhuafa sekaligus penghafal Alquran, khusunya yang berada di Asahan.

Kontribusi yang sahabat berikan, dapat dengan mudah disalurkan melalui tautan kitabisa berikut ini Kitabisa Peduli Hafiz Quran.

donasi yatim dan dhuafa

Keterangan foto: Dokumentasi penyaluran santunan yatim dan dhuafa kepada murid Yayasan Al-Mash’um. (Dok. Amal Mulia)

Sahabat, dalam setiap kontribusi yang kita berikan ternyata mengandung berkah yang melimpah. Bayangkan jika lebih banyak lagi orang yang mau berkontribusi. Dengan izin Allah, semakin banyak pula umat yang dapat merasakan manfaat.(history/harapanamalmulia)

 

 

Bersedekah untuk Mualaf dalam Alquran dan Hadis

Islam menganjurkan kita untuk memperhatikan keadaan dan kesejahteraan mualaf. Anjuran tersebut tertulis dalam berbagai keterangan dalam Alquran dan Hadis.

Harapanamalmulia.orgJumlah mualaf di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Hal tersebut tak lepas dari peran para pemangku dakwah yang berhasil meluaskan syiar hingga ke pelosok-pelosok nusantara.

Dalam Islam, mualaf menjadi golongan yang dimuliakan. Kita sebagai saudara seiman mereka dianjurkan untuk memperhatikan keadaan dan kesejahteraan para mualaf.

Hal tersebut tertulis dalam Alquran dan Hadis, sebagai pedoman hidup umat Islam yang hakiki.

 

Mualaf dalam Alquran sebagai Golongan Penerima Zakat

Allah Swt. berfirman:

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk [1] orang-orang fakir, [2] orang-orang miskin, [3] amil zakat, [4] para mu’allaf yang dibujuk hatinya, [5] untuk (memerdekakan) budak, [6] orang-orang yang terlilit utang, [7] untuk jalan Allah dan [8] untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS. At-Taubah: 60).

Mualaf di Indonesia

Mualaf suku anak dalam di pedalaman Sumatera menjadi target penerima manfaat program kemanusiaan Amal Mulia. (Foto: Merdeka.com)

Sebagaimana disebutkan dalam ayat di atas, mualaf menjadi salah satu dari delapan golongan yang menerima zakat. Dalam hal ini, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, ulama besar Saudi menjelaskan tentang siapa mualaf yang menerima zakat.

Beliau berkata, “Termasuk golongan muallafatu qulubuhum adalah orang yang diharapkan ketika diberikan zakat imannya akan semakin kuat. Orang yang diberi di sini adalah yang lemah imannya seperti sering meremehkan salat, lalai akan zakat, lalai akan kewajiban haji dan puasa, atau semacamnya.” (Syarh Al-Mumthi’, 6: 227)

 

Baca juga: Mengapa Harus Muliakan Mualaf ?

 

Selain itu, Syekh Muhammad Shalih Al-Munajjid, seorang ulama dari Saudi pernah menyatakan pendapatnya mengenai mualaf. Beliau beranggapan bahwa kebutuhan menguatkan iman tentu lebih utama dari kebutuhan jasadiyah (fisik). Jika fakir saja diberi zakat, maka mualaf lebih memerlukannya.

 

Mualaf dalam Hadis sebagai Golongan yang Perlu Dikuatkan

Selain dalam Alquran, anjuran memberikan sedekah kepada mualaf juga telah dicontohkan Rasululullah Saw., seperti kisah yang tertulis dalam Hadis Riwayat Muslim.

Setelah usainya perang Hunain, Rasulullah memberikan seratus ekor unta, yang berasal dari harta rampasan perang kepada kaum Quraisy. Melihat kejadian tersebut, seseorang dari kaum Anshar merasa heran dan cemburu dengan apa yang dilakukan Rasulullah.

Mualaf dalam islam

Mualaf suku anak dalam hidup dengan berbagai keterbatasan. Mereka adalah golongan yang perlu kita kuatkan. (Foto: Merdeka.com)

Kemudian, Rasulullah Saw. bersabda, “Sebenarnya, aku hanya memberi  orang-orang yang belum lama masuk Islam, sekedar untuk menghibur hati mereka. Apakah kalian semua tidak rela kalau mereka pergi dengan harta benda dunia, sedangkan kalian semua pulang ke rumahmu” (HR. Muslim)

Sahabat, saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam (mualaf) perlu untuk dikuatkan, baik secara ruhiyah (rohani) maupun jasadaiyah (fisik). Apalagi, banyak di antara mereka yang tinggal di wilayah pelosok dan hidup dengan berbagai keterbatasan. (history/amalmulia)

Sumber: Rumaysho.com, Islamqa.info