facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

5 Peristiwa Unik dalam Peringatan Setahun Aksi Kepulangan Akbar

Setahun Aksi Kepulangan Akbar

Harapanamalmulia.org – Memperingati satu tahun Aksi Kepulangan Akbar, pada 30 Maret 2019 warga Palestina berbondong-bondong datang ke perbatasan menuntut hak mereka kembali ke tanah yang kini dirampas penjajah Israel. Berbagai hal unik turut mewarnai peristiwa bersejarah tersebut. Kami telah merangkum lima fakta menarik yang terjadi dalam Aksi Kepulangan Akbar yang dapat membuat kita terkagum sekaligus terharu.

 

  1. Bocah Masker Labu
Bocah Masker Labu Great Return MArch

(Sumber: Anadolu Agency)

Setelah sempat viral kisah bocah bawang  yang menutupi hidung dan mulutnya dengan masker bawang dalam Aksi Kepulangan Akbar 2018 lalu, kali ini seorang bocah kembali menyita perhatian dengan masker labu kusa yang digunakannya. Masker tersebut berfungsi sebagai pelindung semprotan gas air mata yang dapat menyebabkan sesak nafas.

  1. Alquran, Sumber Kekuatan

 

Aksi Kepulangan Akbar

Sumber: Gaza Now

Saat aksi berlangsung, sejumlah pemuda peserta Aksi Kepulangan Akbar duduk berjejer rapi di antara kerumunan sambil membaca mushaf Alquran. Bagi mereka, Alquran adalah kekuatan. Tak ada senjata canggih yang mampu mereka bawa, tapi Alquran adalah nyawa, kekuatannya mampu melebihi segala.

  1. Hanya Fisik yang Terbatas, Bukan Kecintaan terhadap Palestina
1 tahun Great Return March

Sumber: Quds News

Fisik mereka mungkin terbatas, tetapi kecintaan mereka terhadap Palestina sangat luas tak terbatas. Hilang satu kaki tak jadi masalah, masih ada tangan dan kaki lainnya yang bisa turut dalam perjuangan. Bukan pemandangan langka, kaum disabilitas Palestina turut dalam aski sebagai upaya menuntut haknya kembali.

  1. Wanita Palestina di Garis Depan
1 tahun great Return March

Sumber: Palinfo

Sejak awal digelarnya Aksi Kepulangan Akbar pada 30 Maret 2018, para wanita Palestina telah menjadi bagian penting dari aksi protes tersebut. Mereka datang setiap pekan, bahkan mendorong anak-anaknya untuk berpartisipasi.  Pada aksi Jum’at (29/3) kemarin, wartawati Maryam Abu Daqqa mencoba untuk mencapai titik terdekat dari pagar pemisah di perbatasan timur Jalur Gaza. Meski  beberapa kali sesak karena gas air mata, Maryam tetap berdiri di garis paling depan.

  1. Usia Hanyalah Angka
Great Return March

Sumber: The Electronic Intifada

Hampir setiap pekan, seorang kakek bernama Atia Younis selalu turut dalam Aksi Kepulangan Akbar yang digelar diperbatasan Gaza.  Meski telah bungkuk, berjalan pun harus dibantu tongkat, namun semangat kakek enam puluh tujuh tahun ini patut dijadikan teladan. Tak datang sendiri, Atia juga membawa empat belas cucunya untuk bergabung dalam aksi.

 

(history/amalmulia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *