Bagi Santri Tahfiz Asahan, Puasa Senin Kamis adalah Kewajiban

Puasa di hari Senin dan Kamis merupakan amalan yang sangat dianjurkan Rasulullah Saw. Di Asahan, santri yatim dan dhuafa rutin menjalankan puasa sunah satu ini di tengah ikhtiarnya menghafalkan Quran.

 

Harapanamalmulia.org – Puasa Senin dan Kamis mempunyai banyak keutamaan.  Dalam sebuah Hadis bahkan disebutkan, puasa ini menjadi puasa sunah yang paling digemari  Rasulullah Saw.

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Keutamaan dan Tuntunan Puasa Senin Kamis

  Ilustrasi puasa. (Sumber: Republika)

 

Muslim yang rutin berpuasa, termasuk puasa Senin Kamis merupakan orang-orang yang beruntung. Allah telah menyiapkan pintu surga khusus untu mereka. Sebagaimana disebutkan dalam Hadis:

إن في الجنة بابًا يقال له: الريان، يدخل منه الصائمون يوم القيامة لا يدخل منه أحد غيرهم. يقال: أين الصائمون؟ فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم، فإذا دخلوا أغلق فلم يدخل منه أحد

“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang namanya “Ar-Rayyan,” yang akan di masuki oleh orang-orang yang sering berpuasa kelak pada hari kiamat, tidak akan masuk dari pintu itu kecuali orang yang suka berpuasa. dikatakan: Manakah orang-orang yang suka berpuasa? maka mereka pun berdiri dan tidak masuk lewat pintu itu kecuali mereka, jika mereka telah masuk, maka pintu itu di tutup sehingga tidak seorang pun masuk melaluinya lagi. (HR Bukhori dan Muslim).

Mengenai teknis pelaksanaannya, puasa Senin Kamis atau puasa sunah lainnya tidak jauh beda dengan puasa wajib di bulan Ramadan. Kita diharuskan menahan diri dari makan, minum dan hal lain yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

Baca juga: Amalan Kecil Penambah Timbangan Untuk Masuk Surga

 

Perbedaan yang paling jelas dapat dilihat dari waktu berniat. Puasa wajib dapat diniatkan sejak terbenam matahari sampai terbitnya fajar. Sedangkan puasa sunah lebih lama lagi, yaitu mulai dari terbenam matahari sampai dengan tergelincirnya matahari (waktu Zuhur) selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa (makan, minum, dan lain sebagainya).

Keistimewaan pahala dan kemudahan dalam berniat tersebut menjadi salah satu motivasi santri yatim dan dhuafa di Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ), Kabupaten Asahan, Sumatera Utara untuk rutin mengamalkan puasa Senin dan Kamis.

 

Puasa Senin Kamis Calon Hafiz Asahan

Kegiatan buka puasa bersama santri dan pengajar ISQ. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Selain menjalankan sunah Nabi, puasa Senin Kamis menjadi salah satu ikhtiar santri-santri yatim dan dhuafa di ISQ untuk memudahkan proses menghafal Quran. Maka dari itu, puasa Senin Kamis menjadi program yang wajib dilaksanakan para santri dan pengajar.

Ismi Asrida, salah seorang pembimbing tahfiz ISQ menyebutkan, mengamalkan puasa senin dan kamis secara rutin dapat berpengaruh pada kelancaran menghafal Quran. “Efeknya ke hafalan Quran. Karena semakin dekat dengan Allah, kita jadi dimudahkan,” ujar Ismi.

“Terlebih, kita jadi bisa mempunyai waktu lebih banyak  untuk berinteraksi dengan Alquran,” tambahnya.

Santri ISQ berbuka puasa dengan sate yang diberikan donatur. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Ikhtiar untuk berpuasa ini didukung oleh masyarakat sekitar asrama dan para wali santri. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah dengan memberikan hidangan buka puasa kepada santri.

Maasya Allah, santri ISQ tidak menyiakan hari yang berkah. Pahala puasa hari Senin dan Kamis yang rutin mereka amalkan, kembali disempurnakan dengan menghafal Quran.

Kita  juga bisa menyempurnakan pahala puasa Senin dan Kamis seperti para santri ISQ, dengan bersedekah mencukupi kebutuhan mereka.

 

Sedekah Yatim Dhuafa Sempurnakan Puasa Kita

Kegiatan belajar Quran santri yatim dan dhuafa ISQ dilakukan dengan fasilitas seadanya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Saat ini, Harapan Amal Mulia membina puluhan anak yatim dan dhuafa di Rumah Tahfiz ISQ. Kehidupan mereka di asrama begitu sederhana. Tempat tinggal sederhana, fasilitas belajar, hingga makanan sehari-hari pun hanya mengandalkan bahan seadanya.

Baca juga: Dahsyatnya Keutamaan Sedekah untuk Para Penghafal Alquran

 

Meski begitu, cita-cita mereka tentu tak sederhana. Anak-anak yatim dan dhuafa di ISQ ingin menjadi seorang penghafal Quran yang menyematkan mahkota kemuliaan untuk orang tua mereka di surga.

Cita-cita mulia tersebut harus kita dukung. Yuk sempurnakan pahala puasa Senin Kamis kita dengan mencukupi kebutuhan yatim dan dhuafa di ISQ.

 

Salurkan sedekah yatim dhuafa untuk santri ISQ melalui link berikut: Kitabisa Peduli Hafiz Quran (https://kitabisa.com/pedulihafizquran)

 

Atau melalui rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri (451) 2017 00 4029

a.n Yayasan Harapan Amal Mulia Yatim

 

Konfirmasi donasi:

Call/WA/SMS: 081 1234 1400

(history/harapanamalmulia)

Sumber: Bimbingan Islam