facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Harapan Ustazah Sufla, Guru Ngaji Anak Yatim Dhuafa Di Asahan

Perjalanan jauh untuk mengajar santri yatim dan dhuafa di Istana Sufara Quran (ISQ) tak pernah dikeluhkan Ustazah Sufla. Ia tetap fokus pada ikhtiarnya agar para santri dapat membaca Quran dengan lebih baik.

 

Harapanamalmulia.orgKedatangan Ustazah Sufla sudah dinanti-nanti oleh para santri yatim dan dhuafa di Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ). Ia datang dengan wajah berseri, meski sedikit terlihat lelah selepas mengajar seharian dan melewati perjalan jauh dari Tanjung Balai menuju Kisaran.

Sudah dua bulan, Ustazah berusia 38 tahun itu bergabung di ISQ sebagai pengajar tahsin Quran.

“Karena punya modal belajar di Mahad Abu Ubaidah Medan, maka ilmu yang diperoleh diteruskan lagi buat adik-adik yatim dan dhuafa ini. Apalagi mereka adalah santri penghafal Quran yang sangat memerlukan pengajaran tahsin,” ujar Ustazah.

Memang, selama ini ISQ hanya memiliki dua orang pengajar yang secara bergantian mengajar sekitar lima puluh orang santri. Dengan keadaan demikian, santri yang lebih besar kerap kali menjadi guru dadakan untuk adik-adik santrinya.

Ustazah Suflah bersama santri dan pengajar lain di ISQ. (Harapan Amal Mulia)

 

Pembinaan tahfiz Quran menjadi tak kurang efektif karena keterbatasan jumlah pengajar tersebut. Belum lagi, tempat belajar yang terbatas mengakibatkan proses belajar santri harus dilakukan dalam satu ruangan yang sama.

Kehadiran Ustazah menjadi sebuah angin segar bagi santri. Setidaknya, semangat mereka untuk menghafal Quran dapat diimbangi dengan ketulusan dan dedikasi yang tinggi dari para pengajar.

Dengan bergabung dengan ISQ ini, tak ada hal lain yang diharapkan Ustazah. Ia hanya ingin para santri bisa menguasai kaidah tajwid dan menghafal Quran dengan benar.

Baca juga: Terlahir Prematur, Semangat Menghafal Andin Tak Pernah Kendur

 

“Saya berharap bacaan santri sesuai tajwid, lancar dan target hafalan yang diberikan ISQ bisa tercapai,” ungkapnya.

Tidak ada tunjangan melimpah yang diberikan sebagai tanda balas budi atas jasa besar Ustazah Sufla. Selama ini, biaya operasional kegiatan belajar mengajar memang masih mengandalkan sedekah yatim dhuafa dari donatur Harapan Amal Mulia, termasuk mengenai tunjangan pengajar.

Meski begitu, hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi Ustazah Sufla untuk memberikan ikhtiar terbaik mengajar para santri.

 

Sedekah Yatim Dhuafa Dukung Santri Tahfiz Asahan

Santri ISQ penerima manfaat donasi yatim dhuafa yang diamanahkan  kepada Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapana Amal Mulia)

 

Alhamdulillah, sedekah yatim dhuafa sangat berdampak besar pada perkembangan ISQ. Dengan adanya dukungan tersebut, proses pengajaran menjadi semakin baik dan jumlah santri pun terus bertambah.

Baca juga: Jangan Dulu Donasi ke Yatim Dhuafa Sebelum Tahu Fakta Ini!

 

Anak-anak yatim dan dhuafa di ISQ bisa belajar banyak hal dari berbagai aktivitas positif yang dihadirkan dari dukungan tersebut.

Semoga kebaikan yang diberikan sahabat dan donatur Harapan Amal Mulia untuk santri-santri ISQ dapat menjadi ladang pahala jariyah yang kebaikannya tidak pernah terputus. (history/harapanamalmulia)

 

Sahabat juga bisa mendukung anak yatim dan dhuafa di ISQ sekaligus menanam pahala jariyah dengan memberikan kontribusi terbaik melalui link di bawah ini:

Klik >>> kitabisa.com/campaign/pedulihafizquran

 

Atau Transfer Donasi Anda melalui rekening:

BSM 2017 004 018

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Mohon konfirmasi setelah transfer melalui SMS/Whatsapp: 081 1234 1400

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *