Inilah Cara Mendidik Anak Sesuai Tuntunan Al-Qur’an
Inilah-5-Prinsip-Dasar-Mendidik-Anak1

AmalMulia – Mendidik anak adalah hal yang tidak mudah, butuh ekstra sabar dan ilmu yang tepat dalam menangani setiap fase perkembangan anak. Namun, Allah Yang Mahabaik telah menuntun kita selaku hamba-Nya dalam mendidik anak, dengan kisah teladan yang terangkai dalam ayat Al-Qur’an di bawah ini:

“Ingatlah ketika Luqman memberi pelajaran kepada anaknya dengan berkata, “Hai, Anakku! Janganlah menyekutukan Allah. Sesungguhnya, menyekutukan Allah itu kedzaliman yang besar.

Allah perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan yang sangat lemah dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada-Ku, kamu kembali.

Jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak ada ilmunya, janganlah kamu menaati keduanya. Tetapi bergaullah secara baik dengan keduanya di dunia dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian, hanya kepada-Ku tempat kembalimu. Lalu, akan Kuberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Luqman berkata, “Hai, Anakku! Sungguh, jika ada suatu perbuatan seberat biji sawi yang berada dalam batu di langit, atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya balasan. Sesungguhnya, Allah Mahahalus, Mahateliti.

Hai, Anakku! Laksanakanlah shalat, ajak manusia melakukan perbuatan baik, cegah mereka dari perbuatan mungkar, dan bersabarlah terhadap ujian yang menimpamu. Sungguh, perkara itu sangat penting.

Jangan kamu memalingkan wajah dari manusia karena sombong dan berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang sombong dan membanggakan diri.
Rendahkanlah hatimu saat berjalan, dan lembutkanlah suaramu. Sesungguhnya, seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” QS Luqman (31) ayat 13-18.

Beberapa ayat di atas menceritakan kisah teladan seorang ayah (Luqman) yang memberikan nasihat (pengajaran) kepada anaknya yang dapat dijadikan ibrah bagi kita dalam mendidik anak di zaman yang serba canggih seperti saat ini.
Adapun hikmah dari kisah di atas yang dapat diaplikasikan dalam mendidik anak adalah sebagai berikut:

1. Mengajarkan anak untuk bertauhid (Mengesakan Allah),
2. Membiasakan anak untuk berbuat baik kepada orangtuanya,
3. Menanamkan kepada anak bahwa setiap amalan (perbuatan)nya akan mendapatkan balasan dari Allah,
4. Mengajarkan dan memerintahkan anak untuk shalat,
5. Mengajak anak untuk terbiasa berbuat baik dan mencegah perbuatan buruk baik dirinya maupun lingkungan di sekitarnya,
6. Memberikan contoh kesabaran kepada anak,
7. Tidak berlaku sombong,
8. Membiasakan anak untuk menundukkan pandangan dalam berjalan, dan merendahkan suara dalam berbicara.

Dan yang terpenting dalam mendidik anak adalah orangtua menjadi figur nyata (teladan) bagi anak dalam segala pengaplikasian pola pendidikan terhadap anak. Semoga Bermanfaat. (VelaBuruuji/amalmulia).