facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Serangan Roket Israel Akibatkan Para Pedagang Gaza Menjerit

Ramadhan di Gaza

Harapanamalmulia.org – Dampak buruk serangan Israel menjelang Ramadan kemarin  dirasakan betul para pedagang Gaza. Pasalnya, daya beli masyarakat menjadi semakin rendah, tak banyak aktivitas jual-beli di pasar dan toko-toko di Gaza hingga hari ketiga Ramadan.

Hal tersebut diungkapkan Abu Thariq, salah seorang pedagang di Gaza utara. “Kami berharap akan banyak pembeli, tetapi karena adanya serangan dan kurangnya kemampuan masyarakat,  sampai hari ketiga Ramadan ini,  aktivitas jual beli sangat sepi” ungkap Thariq.

 

Keluhan Pedagang Gaza

Ngabuburit di Gaza

Hingga hari ketiga Ramadan, aktivitas jual beli di pasar-pasar Gaza masih sepi. (Sumber: Anadolu Agency)

Beberapa pekan sebelum Ramadan, para pedagang di Gaza sengaja memasok persediaan barang lebih banyak dibanding bulan-bulan sebelumnya, seperti yang dilakukan Thariq. Ia berharap kerugian penjualan selama setahun akan tertupi pada bulan Ramadan, seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Namun sepertinya, harapan tersebut sulit untuk diwujudkan.

 

Baca juga: Kegembiraan Semu Sambut Ramadan di Jalur Gaza

 

“Sebelum pemboman terakhir dan persiapan untuk bulan Ramadhan, kami membawa banyak barang,” tutur lelaki 44 tahun itu.

Makanan khas Gaza

Salah satu dampak serangan Israel ke Gaza menjelang Ramadan kemarin adalah menurunnya daya beli masyarakat. (Sumber: Anadolu Agency)

Serangan Israel terhadap Gaza setidaknya telah merusak 830 bangunan, termasuk perusahaan, kantor media, serta toko-toko milik warga. Akibatnya, daya beli masyarakat semakin rendah. Wajar saja apabila Abu Tahriq mengungkapkan bahwa dagangannya sepi pembeli.

Keluhan juga datang Ahmed Jarusya. “ Permintaan barang-barang rendah, pembelian kebutuhan Ramadan juga sama” ujar salah seorang pemilik toko makanan di Gaza.

 

Telaah Ahli Ekonomi

Maher Taba, seorang ahli ekonomi Palestina mengatakan, Ramadan datang di tengah serangan menyebabkan masyarakat takut dan menimbulkan keprihatinan di hampir seluruh sektor kehidupan.

Ramadhan di Gaza

Para pedagang di Gaza mengungkapkan kekhawatirannya tak akan raih untung di Ramadan tahun ini. (Sumber: Anadolu Agency)

Beliau juga mengungkapkan, sekitar 53% dari 2 juta penduduk Gaza juga hingga kini masih berada di bawah garis kemiskinan. Lebih dar satu juta masyarakat Gaza adalah penerima bantuan UNRWA dan ini adalah Ramadan pertama masyarakat Gaza lagi mendapat bantuan tersebut.

Selain itu, hampir 300.000 masyarakat Gaza menganggur, tak punya penghasilan. Hal-hal tersebutlah yang menurut Maher mengakibatkan daya beli masyarakat sangat rendah di Ramadan tahu ini. (history/amalmulia)

 

Sumber: Alghad.tv, Anadolu Agency

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *