Wanita Berakhlak Mulia dan Bermental Baja, Merekalah Para Wanita Penjaga Al-Aqsha

Palestina–Hanadi Halawani, seorang Murabithah (Muslimah penjaga Al-Aqsha), yang berkal-kali keluar masuk sel Zionis karena diangap mengancam eksistensi Yahudi di Al-Aqsha. Namun ia tak pernah jera, ia tetap menjadi aktivis yang lantang menyuarakan keadilan bagi Al-Aqsha dan Palestina.

Ada juga Lama Khater, seorang jurnalis wanita Palestina yang selalu  kritis terhadap isu-isu kemanusiaan, yang bersumber dari kebijakan Israel. Ia pun akhirnya ‘dijemput paksa’ oleh pasukan Israel di depan anak-anak dan suaminya untuk digiring ke jeruji besi.

Ahed Tamimi, remaja yang bahkan sejak kecil telah berani melawan pasukan Zionis, yang hendak memasuki daerahnya dan berusaha merenggut nyawa dan harta penduduk sekitar. Seperti halnya Halawani dan Khater, Ahed juga mesti merasakan kejamnya penjara Zionis selama delapan bulan lamanya karena keberaniannya melawan pasukan Israel.

Nama-nama di atas, adalah  deretan nama dari banyaknya wanita tangguh Palestina yang memilih jalan hidup berbahaya dengan menjaga negeri para anbiya.

Tak mungkin begitu saja terbentuk, tanah Palestina yang dipupuki oleh darah para mujahidin  itu, menjadikan para wanita-wanita ini bagaikan pejuang perang yang tak henti membunyikan genderangnya.

Baca juga: Guru Tahfizh Tunanetra Gaza: Dulu Saya Dicemooh, Setelah Hafal Alquran Saya Diberi Gelar Kehormatan

Mengapa wanita-wanita hebat tersebut begitu berani,  bahkan rela bertarung nyawa berkorban harta? Bagaimana perjalanan mulia mereka berjuang dan melawan kekejaman Zionis Israel?

“Be a good Muslimah”, sebuah inspirasi dari ketangguhan para wanita penjaga Al-Aqsha dihadirkan dalam sebuah kajian bersama Narasumber langsung dari Palestina. Kajian yang akan memperkaya khazanah keilmuan kita, dan melahirkan motivasi untuk menjadi muslimah tak biasa seperti para penjaga Al-Aqsha.

Kajian hasil kerjasama Amal Mulia dengan International Aqsha Institute ini, hadir di beberapa kota di Indonesia. Semoga semakin banyak muslimah-muslimah Indonesia yang berakhlak mulia bermental baja seperti para perempuan penjaga Al-Aqsha. (history/amalmulia)