facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Hafiz Palestina Ajarkan Teknik Hafalan Baru kepada Santri Asahan

Tersentuh oleh cerita semangat anak yatim dan dhuafa Asahan mengafalkan Quran, ulama sekaligus hafiz bersanad berdarah Palestina, Syekh Muhammad Yusuf akan ikut mengajarkan Quran kepada anak-anak tersebut dengan menerapakan metode tahfiz ala Gaza.

 

Harapanamalmulia.org Memenuhi hak anak yatim dan dhuafa menjadi kewajiban setiap Muslim. Tidak dibatasi  jarak atau letak geografis, semua orang bisa memuliakan yatim dari dan di mana pun.

Alasan itu pula yang menggerakkan Syekh Muhammad Yusuf Hussein Yunus, ulama sekaligus hafiz dari Palestina, untuk membantu yatim dan dhuafa di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Berbeda dari kebanyakan orang yang memberikan santunan anak yatim berupa uang tunai atau makanan, Syekh justru memuliakan mereka dengan memberikan pembinaan tahfiz Quran menggunakan sebuah teknik yang terbilang baru bagi santri.

Dalam mengajar Quran kepada anak-anak Asahan, Syekh Muhammad Yusuf akan menerapkan metode ala Gaza. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Syekh yang merupakan Direktur Hubungan Luar Negeri di Markaz Quran Al-Khairat, Yordania ini sangat mengapresiasi program pelatihan tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) di Kabupaten Asahan yang dibina Harapan Amal Mulia.

Beliau juga bersedia untuk ikut mengajar tahfiz kepada anak-anak ISQ dengan menerapkan metode ala Gaza yang akan disampaikan melalui rekaman video. Selengkapnya mengenai metode menghafal Alquran ala Gaza, bisa Anda klik link berikut: pelatihan tahfidz quran (http://sufaraquran.com/program/dauroh-quran-ala-gaza-sufara-alquran/)

Manajer Harapan Amal Mulia Kabupaten Asahan, Trisna Ayu mengatakan, Syekh akan mengirimkan video pengajaran setiap satu pekan dimulai dari awal Oktober 2019. “ Berapa pun video yang kita minta akan beliau berikan. Insya Allah, Syekh Yusuf akan mengirimkan video pengajaran untuk santri setiap satu pekan,” kata Ayu.

 

Baca juga: Donatur Inspiratif: Tak Hanya Memberi Tapi Mengajak untuk Berbagi

 

Kami sangat bersyukur anak-anak yatim dan dhuafa di Rumah Tahfiz ISQ dapat dibimbing oleh Syekh Yusuf. Apalagi, beliau bukan penghafal Quran biasa melainkan hafiz bersanad yang riwayatnya sampai kepada Rasulullah Saw.

 

Sekilas tentang Syekh Muhammad Yusuf    

Syekh Yusuf menerima gelar hafiz Quran bersanad dari sejumlah ulama besar di Yordania. (Dok. Mohammad Yousef Younes/Facebook)

                                     

Tim Harapan Amal Mulia berkesempatan mengenal beliau pada Ramadan 1440 H lalu dalam program edukasi kepalestinaan. Masih dari penjelasan Ayu, Syekh Yusuf merupakan sosok penghafal Quran yang ramah. “Beliau (Syekh Yusuf) sering komunikasi dengan saya dan tim. Syekh adalah sosok hafiz yang baik, tawadhu dekat dengan kita.”

Syekh Yusuf menyempurnakan hafalan Quran bersanadnya di salah satu lembaga Quran di Yordania. Di antara penyemat gelar Hafiz kepada beliau adalah ulama masyhur, Syekh Kamil ibn Husein dan Syekh Abdu Rahman Abu Ghaliun.

Beliau juga merupakan seorang sarjana Ushul Fiqh yang kaya akan pengalaman mengajar.  Ulama muda berusia 34 tahun ini juga banyak mengikuti pelatihan dan sertifikasi dalam berbagai bidang keagamaan.

Keahlian dalam ilmu agama terutama tentang Alquran tersebut, menjadi modal beliau untuk dapat membantu santri yatim dan dhuafa ISQ.

 

Menghafal Lebih Mudah dengan Metode Tahfiz ala Gaza

Santri ISQ, penerima manfaat donasi yatim dhuafa 2019 dalam bentuk pembinaan tahfiz di ISQ, Kabupaten Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Metode menghafal Quran ala Gaza yang akan diterapkan oleh Syekh Yusuf, terbukti telah melahirkan ribuan hafiz unggulan di Palestina. Teknis pembelajarannya yang sistematis akan membuat anak dapat lebih cepat menghafal ayat demi ayat dalam Quran. Hal tersebut diharapkan pula dapat terjadi pada santri-santri ISQ.

Dengan seringnya mendengar lantunan ayat-ayat Quran yang berbahasa Arab dari penutur asli, santri akan lebih mudah memahami kemudian menirukan pelafalan huruf, kaidah tajwid, hingga irama bacaan yang sesuai.

Maasya Allah. Kebaikan Syekh dalam mengajarkan Quran kepada anak-anak yatim dan dhuafa Insya Allah akan diganjar pahala yang akan terus mengalir abadi, sebagaimana sabda Nabi Saw:

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, anak shalih yang selalu didoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Sahabat juga bisa mempunyai ladang pahala jariyah seperti Syekh Yusuf dengan turut mencukupi kebutuhan santri yatim dhuafa penghafal Quran di Asahan.

Semoga Allah senantiasa melapangkan rezeki kita. Aamiin (history/harapanamalmulia)

 

Kirimkan donasi terbaik melalui tautan kitabisa: https://kitabisa.com/pedulihafizquran

Atau juga bisa melalui rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri (451) 2017 00 4029

a.n Yayasan Harapan Amal Mulia Yatim

 

Konfirmasi donasi:

Call/WA/SMS: 081 1234 1400

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *