Masjid Istiqlal Indonesia, Pusat Peradaban Rakyat Indonesia di Palestina
Pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia

AMAL MULIA, Palestina – Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza akan menjadi pusat orang-orang Indonesia di Palestina. Hal tersebut disampaikan oleh Mahmud Al-Zahar, salah satu tokoh masyarakat di Palestina dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia (19/1/2019), di wilayah Ma’an, Provinsi Khan Yunis, Gaza.

Dalam kesempatan yang sama, Mamud juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia atas dukungan yang amat besar kepada Palestina selama ini.

 

Baca juga: Ini Tanggapan Warga Indonesia Soal Peletakan Batu Pertama Masjid Istiqlal Indonesia

 

Ditargetkan rampung dalam sepuluh  bulan ke depan, Masjid Istiqlal Indnesia akan menjadi pusat pelaksanaan program bantuan kemanusiaan dari berbagai lembaga, salah satunya Amal Mulia.

‘’Berbagai program kemanusiaan seperti pemberian bantuan makanan, minuman, bahan bakar, hingga buka puasa akan kami pusatkan di lokasi ini sampai pembangunan masjid ini tuntas pada November 2019 nanti,’’ pungkas Caca Andika, Direktur Yayasan Kasih Palestina.

Setelah melewati perizinan rumit dan pemeriksaan yang ketat, Alhamdulillah peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Khan Yunis, Gaza sukses dilaksanakan.

 

Baca juga: 6 Fakta Unik Seputar Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza

 

Angin musim dingin Gaza yang berhembus kencang tak mengurangi antusias masyarakat sekitar untuk turut menyaksikan prosesi tersebut. Beberapa tokoh penting di Palestina seperti Mahmud Al-Zahar, dan Yunis Asthal juga hadir dan memberikan pidatonya di mimbar kehormatan.

Pewarta dan beberapa kantor berita juga turut meliput dan mengabarkan acara sakral tersebut.

Majid Istiqlal Indonesia di Khan Yunis, Gaza  akan dibangun di atas lahan seluas 1.751 meter persegi dan mampu menampung 5.000 jemaah. Tak hanya sebagai sarana pelaksanaan salat berjamaah, masjid ini menjadi pisat dauroh tahfizh Alquran di Gaza, Palestina. (history/amalmulia)