facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Samakah Golongan Penerima Kurban dengan Zakat Fitrah?  

Kurban mulia

Sumber foto: Beritasatu.com

Harapanamalmulia.org – Nuansa Iduladha semakin terasa. Sebagian Muslim bertolak ke tanah suci melaksanakan ibadah haji, sebagian besar lainnya mempersiapkan hewan terbaik untuk dikurbankan dan selanjutnya dibagikan.

Hal yang kemudian banyak ditanyakan adalah, siapakah yang berhak menerima daging kurban? Samakah  dengan penerima zakat?

Berikut kami rangkumkan tentang siapa saja yang berhak menerima daging kurban:

 

Pertama, orang yang berkurban dan keluarganya. Hal menjadi anjuran bagi Muslim (kecuali yang sudah bernazar) yang tertulis dalam Hadis yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi:

“Rasulullah Saw. ketika hari Idulfitri tidak keluar dulu sebelum makan sesuatu. Ketika Iduladha tidak makan sesuatu hingga beliau kembali ke rumah. Saat kembali, beliau makan hati dari hewan kurbannya.”

 

Baca juga: Qurban Mulia Jangkau Mualaf di Pedalaman Indonesia

 

Kedua, tetangga, teman, dan kerabat. Dalam kitab Alfiqhul Islami wa Adillatuhu disebutkan, bahwa ulama Hanafiyah dan Hanabilah menganjurkan agar sebagian daging hewan kurban dibagikan kepada kerabat, teman dan tetangga sekitar meskipun mereka hidup berkecukupan.

“Dan menghadiahkan sepertiga daging hewan kurban kepada kerabat dan teman-temannya meskipun mereka kaya.”

Selain itu, daging kurban juga boleh diberikan kepada petugas kurban, tukang sembelih contohnya. Meski begitu, tidak dianjurkan untuk memberikan daging tersebut sebagai upah.

 

Ketiga, fakir, miskin, dan yang membutuhkan. Ulama sepakat bahwa fakir dan miskin merupakan golongan yang berhak menerima daging kurban. Bahkan, ulama Hanabilah mengatakan bahwa hukum membagikan sebagian daging hewan kurban kepada fakir miskin adalah wajib.

Allah Swt. berfirman:

Makanlah sebagian dari daging kurban, dan berikanlah kepada orang fakir yang tidak minta-minta, dan orang fakir yang minta-minta.” (Q.S Al-Hajj: 36)

 

Baca juga: Antara Akikah, Membayar Hutang, dan Kurban, Mana Harus Didahulukan?

 

Terdapat perbedaan antara penerima daging kurban dengan zakat. Penerima daging kurban lebih luas, tidak terbatas pada delapan asnaf penerima zakat, tetapi juga meliputi kerabat, tetangga yang miskin dan kaya, atau siapa pun yang kita kehendaki.

Sumber: Bincangsyariah.com, Almanhaj.or.id

Kurban untuk Saudara Mualaf

Yayasan Harapan Amal Mulia membuka kembali peluang kebaikan bagi Sahabat semua untuk berbagi hewan kurban melalui program Qurban Mulia. Tahun ini, Qurban Mulia menjangkau saudara Muslim istimewa, yaitu para mualaf di pedalaman-pedalaman Indonesia, di antaranya di kota Cianjur, kecamatan Ciranjang, tepatnya Desa Sindangjaya, Kertajaya, Sindangsari, dan Gunungsari.

 

Mari kirimkan kurban terbaik Sahabat untuk muliakan mualaf-mualaf di pedalaman Indonesia

Rekening Donasi:

Bank Syariah Mandiri

(451) 2017 00 4018

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Categories :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *