facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Pengungsi Palu Jalani Ramadan dengan Keterbatasan Listrik dan Air Bersih

Ramadhan di Pengungsian

Harapanamalmulia.org Cerita Ramadan yang sulit dan gelap karena taka da listrik ternyata bukan hanya dialami saudara-saudara kita di Gaza, tapi juga di Palu.  Sampai saat ini, sekitar 30 persen dari 40 ribu korban bencana Palu masih bertahan hidup di pengungsian. Mirisnya, ketersediaan listrik dan air bersih sangat minim di sana.

“Terang Kami (Pemerintah Kota Palu), tidak punya dana untuk membiayai pemasangan dan penyediaan listrik dan air bersih di sana” ujar Walikota Palu, Hidayat seperti dikutip dalam Antara pada 8 Mei 2019 lalu.

Pengungsi Gempa Palu

Delapan bulan pasca kejadian gempa, tsunami, dan likuefaksi, masih banyak warga Palu yang bertahan hidup di pengungsian dengan fasilitas yang terbatas. ()

Sejumlah warga pun mengeluhkan hal tersebut, terutama tentang tak adanya air bersih sebagai kebutuhan mendasar yang sangat penting bagi pengungsi.

Contohnya di kelurahan Petobo, selain untuk keperluan masak, warga juga membutuhkan air sebagai untuk keperluan ibada, seperti wudu.

 

Baca juga: Amal Mulia Salurkan Bantuan Perdana untuk Korban Gempa Palu

 

“Air yang perlu disediakan di Masjid Jami Al Furqan,” ucap Mohammad Fauzin, warga Kelurahan Petobo, di Petobo, Kamis (24/5/2019).

Ramadhan di Pengungsian

Masjid Jami Al Furqan di kompleks pengugsian korban likuefaksi Petobo, Sulteng hanya memiliki satu penampungan yang ketersediaan airnya terbatas. (Sumber: Antara)

Sejak gempa, tsunami, dan likuefaksi mengguncang Palu pada akhir September 2018 lalu, pengungsi mengandalkan swadaya pemerintah dan lembaga kemanusiaan untuk bertahan hidup. Untuk sahur dan berbuka puasa, pengungsi hanya mengandalkan makanan yang ada di dapur umum.

Setalah pada 2018 lalu menyalurkan bantuan kemanusiaan, pada Ramadan yang berkah ini Amal Mulia kembali berikhtiar meringankan beban korban bencana Palu dengan memberikan Bingkisan Hari Raya Terbaik.

 

Baca juga: Sejenak Mengalihkan Trauma Anak-anak Palu

 

Selain di Palu, program tersebut Insya Allah juga akan dilaksanakan di Lombok, Riau, Bangka Belitung, Jabar-Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mohon doa dan dukungan agar program tersebut dapat berjalan dengan ancar dan selalu berada dalam rida Allah Swt. (history/amalmulia)

Sumber: Antara News, Cendana News

 

 

Categories :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *