facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Prihatin dengan Keadaan Palestina, TKI Dubai Kumpulkan Gaji untuk Donasi

Harapanamalmulia.org – Dukungan untuk Palestina yang selama ini digemakan Amal Mulia terus mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Bukan hanya dari dalam negeri, tapi juga dari negara di seberang benua.  Seorang donator istimewa menghubungi kami dan memberitahukan bahwa ia telah mengirimkan sejumlah donasi untuk Palestina.

Bukan istimewa karena besaran dirham yang didonasikan, melainkan karena latar belakang pengirim yang diketahui merupakan seorang yang tengah hidup perih di perantauan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Dubai, Uni Emirat Arab. PMI merupakan istilah baru yang digunakan untuk menyebut para pahlawan devisa negara, Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Sepuluh tahun lamanya, Bu Siti (49) begitu kami memanggilnya, bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kota Dubai. Siti sebenarnya bukan nama sesungguhnya. Ibu dari dua orang anak ini mengaku tak ingin identitasnya diketahui khayalak. “Takut disangka riya, mbak”, begitu tuturnya.

Komunikasi yang kami lakukan melalui aplikasi obrolan on line pun sempat terhambat karena adanya kewajiban yang harus Bu Siti jalankan di rumah tuannya.

Diakui Bu Siti, sebelumnya ia belum begitu mengetahui tentang kekalutan yang terjadi di Palestina. Namun, setelah sebuah lagu  berjudul A’thuuna Thufuuli (Kembalikan masa kecil kami) yang belakangan viral menggerakkan  ibu asal Banyuwangi, Jawa Timur ini untuk mencari tahu lebih dalam.

Baca juga: Israel Hancurkan Sekolah Kontainer Anak Palestina

 

Qadarullah,  Bu Siti menemukan video yang diunggah Amal Mulia di saluran Youtube.

“Ketika itu saya melihat bagaimana anak-anak kelihatan sangat membutuhkan pertolongan. Dilihat dari mata mereka, duh Ya Allah hati ini rasanya ingin menjerit” turur Bu Siti mengungkpakan perasaannya menyaksikan video  dari Amal Mulia.Video yang dimaksud adalah  penyaluran paket sembako oleh Amal Mulia untuk tiga ribu keluarga miskin di Gaza.

“Kemudian saya lihat  banyak sekali truk-truk pembawa sembako. Dan relawan-relawan itu masuk ke setiap rumah di sana. Mereka (para penerima manfaat) terlihat sangat senang menerimanya.”  ujarnya.

 

 

Donasi yang ia berikan didapat dari hasil mengumpulkan sepeser demi sepeser gaji yang Bu Siti dapatkan. “Untuk menyumbangkan dana, kami mengumpulkan sedikit gaji kami untuk itu”.

Jangan dikira mudah mengumpulkan uang  sebesar tujuh digit angka dalam rupiah itu. Kebutuhan lain di kampung halaman menunggu untuk dipenuhi, bersinggungan dengan niatnya untuk berbagi.

“Tergantung bagaimana kita menyikapi pemberian rezeki dari Allah. Dikasih banyak kalau kita kurang bersyukur pasti kita merasa kurang terus. Tapi meskipun dikasih sedikit kalau disyukuri mah Insya Allah akan cukup” ujar Bu Siti.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimush shaalihaat.  Semoga semakin banyak yang peduli dengan kondisi saudara-saudara kita di Palestina . (history/amalmulia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *