facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Terenyuh, Pemilik Universitas Bonafit di Padang Itu Donasi Rp100 Juta untuk Palestina

Roadshow Ulama Palestina

PADANG – Kedua bola mata Herman Nawas berkaca-kaca. Lantunan ayat suci Alquran dari seorang syekh asal Palestina menyentuh hatinya. Air mata pun tak terbendung saat arti dari Surat Al-Isra Ayat 1 itu dibacakan, yaitu tentang kebesaran Allah dalam memperjalankan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha di Palestina.

“Mari kita cintai Palestina dan bela Palestina. Insya Allah saya dan keluarga akan berinfak sebesar Rp100 juta untuk pembebasan Masjid Al-Aqsha dan Muslim Palestina,” ungkap Herman Nawas sambil terisak.

Herman Nawas adalah pemilik Yayasan YPTK Sumatera Barat (Sumbar). Yayasan ini mengelola Universitas Putra Indonesia (UPI), sebuah perguruan tinggi swasta bonafit di Sumbar. Herman Nawas juga pengusaha sukses dan saleh.

Begitu mendengar kajian tujuh keajaiban negeri Palestina di hadapan 600 lebih jamaah Masjid Rahmatan Lil’alamin pada Ahad malam (27/5) itu, hati Herman Nawas terhenyuh. Terlebih lagi ketika diputarkan video tentang bagaimana penderitaan rakyat Palestina.

“Saya kembali mengajak jamaah masjid untuk mencintai Masjid Al-Aqsha dan menyalurkan infak untuk Muslim Palestina,” ucap Herman Nawas.

Sebelumnya di acara kajian zuhur di masjid yang sama, Herman Nawas langsung memimpin penggalangan infak dari jamaah yang kebanyakan dari masyarakat umum dan pegawai UPI Sumbar hingga terkumpul Rp5,6 juta.

Seusai kajian zuhur, Herman Nawas meminta kepada ustadz Ridwan (Koordinator International Aqsha Institute—Amal Mulia Sumbar) dan selaku penanggung jawab kegiatan safari dakwah Ramadan syekh Palestina, untuk mengundang syekh DR Mus’ab Abu Suhaib dalam jamuan buka puasa bersama serta meminta jadi imam salat isya. Pada malam itu juga usai kajian terkumpul uang infak sebesar Rp15 juta dari penggalangan dana yang langsung dipimpin oleh Herman Nawas.

Herman Nawas di mata masyarakat Sumbar memang dikenal seorang dermawan. Baru-baru ini ia mewakafkan tanahnya seluas sekitar 5.000 meter persegi untuk pembangunan Pusat Studi Quran Sumbar yang peletakan batu pertamanya diresmikan oleh Walikota Padang H Mahyeldi dan Syekh Hammudi, ulama dari Kerajaan Arab Saudi. Herman Nawas juga mewakafkan tanahnya seluas 1 hektare di kawasan bypass Padang untuk dibangun kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar. Ia juga aktif berdonasi untuk rumah-rumah tahfiz Quran di Kota Padang. (slamet parsono/amalmulia)

Categories :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *