facebook facebook facebook E-mail : harapanamalmulia@gmail.com, Call Center : 081 1234 1400

Terlahir Tunanetra, Kemampuan Sajee Menghafal Alquran Jauh Di Atas Rata-rata

Penghafal buta di Gaza

Harapanamalmulia.org – Meski tak bisa melihat indahnya dunia, Sajee Said Khallet tak pernah merasa takut dan gelap karena cahaya Alquran selalu menerangi hatinya. Dengan keterbatasan pengelihatan yang Sajee miliki, bocah Palestina berusia sembilan tahun itu telah menyempurnakan hafalan 30 juz Alquran hanya dalam waktu dua tahun saja.

Saat masih dalam kandungan, Ibunda Sajee menghirup gas fosfor putih yang dipaparkan Israel dalam perang tahun 2008. Hal tersebut berpengaruh terhadap penglihatan Sajee saat ini. Sajee mengandalkan pendengarannya untuk menghafal Alquran. Orang tua Sajee yang juga seorang hafiz menjadi pengajar dan pendukung utama baginya.

 

 

Sumber: د. سعيد حلة

“Sejak masih berusia empat tahun, saya telah berusaha untuk menghafal Alquran. Ibu dan Ayah berperan besar sehingga saya bisa menyempurnakan hafalan pada usia tujuh tahun.”

Selain hafalan, Sajee juga berprestasi dalam bidang akademik. Namanya selalu berada paling atas di antara deretan nama juara kelas. Dengan berbagai prestasi yang telah digapai Sajee, Ayahnya, Malik berharap putri kesayangannya itu dapat menjadi seorang ahli dalam bidang sastra.

 

Baca juga: Bentuk Bakti untuk Almarhum Bapak, Santri Binaan Gigih Hafalkan Alquran

 

“Saya ingin melihat Sajee  menjadi seorang ahli tata bahasa, sastra, dan sastra Islam, jadi saya akan bangga dengan pencapaian terpenting kita dalam hidup,” kata ayah Sajee, dengan bantuan istrinya, agar menjadikan putri mereka proyek sukses yang membanggakan bangsa Arab dan Islam.

 

 

Sumber: د. سعيد حلة

Beberapa kali Sajee mengikuti kompetisi tahfizh di Gaza dan tak pernah pulang tanpa membawa piala. Hafalannya nyaris sempurna. Yang lebih menyentuh, Sajee mengaku sangat rindu jika sehari saja tidak berinteraksi dengan Alquran. Baginya menghafal Alquran bukanlah sebuah tuntutan,apalagi paksaan karena teman-teman sebayanya di Gaza juga melakukan hal yang sama.

Alquran memberinya kekuatan di tengah keterbatasan diri dan keterbatasan Gaza sebagai tempatnya bernaung. (history/amalmulia)

Sumber: Alsaha.news

Categories :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *