Category: Kegiatan

Category: Kegiatan

Di Tengah Ancaman Pandemi Amal Mulia Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji

Program Syiar Islam Mulia kembali bergerak menyalurkan bantuan untuk guru ngaji di Kabupaten Bandung

 

Harapanamalmulia.org –  Sejak akhir tahun 2019 dunia dibuat kalang-kabut dengan hadirnya virus baru yang kemudian dinamai Covid-19 (Corona). Selain mengancam nyawa, virus ini juga menggoyahkan perekonomian masyarakat dunia, termasuk di Indonesia.

Di tengah kondisi tersebut, Harapan Amal Mulia berkomitmen untuk teteap menyalurkan bantuan kepada sejumlah pegiat syiar Islam, di antaranya adalah tiga orang dai dan guru ngaji di Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung (05/02). Bantuan berupa uang tunai tersebut merupakan realisasi dari program Syiar Islam Mulia.

 

Menguntai Cita Santri Tanpa Imbalan Materi

Di Tengah Ancaman Pandemi Amal Mulia Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji 2 - www.harapanamalmulia.org- Harapan Amal Mulia

Selain mengajar ngaji, Ustaz Ade juga merupakan tokoh agama yang kerap menjadi pengisi berbagai pengajian di desanya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Madrasah Nurul Ikhwan dirikan atas inisiatif Ustaz Ade (52 thn) pada tahun 2000. Hingga saat ini, beliau pula yang berdedikasi mengajar 55 santri di sana.

Tidak ada imbalan materi yang diterima Ustaz Ade. Beliau sudah sangat bersyukur anak-anak masih mau belajar Quran dan mengkaji kitab di Nurul Ikhwan. Untuk menafkahi keluarga, Ustaz Ade mengandalkan penghasilannya sebagai pengrajin batu-bata.

Di Tengah Ancaman Pandemi Amal Mulia Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Ustaz Ade dan Ustaz Roni, penerima manfaat bantuan guru ngaji dalam program Syiar Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Jejak Ustaz Ade sebagai dai dan pengrajin juga diikuti sang menantu, Ustaz Roni. Mereka berdua bahu-membahu pengajaran yang efektif dan menyenangkan bagi santri.

Baca juga: 7 Tips Antisipasi Corona Ala Santri Penghafal Al-Quran

 

Ada pula Ustaz Yana. Beliau juga merupakan guru ngaji di Desa Mandalawangi. Namun karena diuji dengan sakit hingga tidak bisa berjalan, murid-murid Ustaz Yana dialihkan, salah satunya ke Madrasah Nurul Ikhwan.

Di Tengah Ancaman Pandemi Amal Mulia Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji 4 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Penyerahan bantuan guru ngaji kepada Ustaz Yana oleh salah satu tim Harapan Amal mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Ketulusan tiga guru ngaji di atas menjadi salah satu motivasi Harapan Amal Mulia memberikan bantuan tunai Syiar Islam Mulia kepada mereka. Semoga bantuan tersebut bisa meringankan kebutuhan mereka dan lebih semangat untuk mengajar.

 

Kesuksesan Program Syiar Islam Mulia karena Kebaikan Anda

Di Tengah Ancaman Pandemi Amal Mulia Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji 5 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Penyerahan bantuan kepada Ustaz Ade, dai di Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Syiar Islam Mulia merupakan beragam program dan pendekatan yang diupayakan Harapan Amal Mulia untuk meluaskan syiar Islam kepada masyarakat. Kali ini, program Syiar Islam Mulia menghadirkan bantuan untuk menyejahterakan dai di sejumlah wilayah di Indonesia.

Terima kasih ya, Sahabat. Berkat kebaikanmu, banyak santri dan guru ngaji yang bisa belajar dan mengajar Quran lebih nyaman juga khusyuk. Insya Allah kami selalu siap untuk menjembatani kebaikan-kebaikan Anda selanjutnya. (history/harapanamalmulia)

Sahabat bisa menyalurkan donasi terbaik melalui tautan kitabisa:
https://kitabisa.com/campaign/amalsyiarislam

Atau melalui pilihan rekening berikut:

BCA 0083 6858 72
Mandiri 132 003 321 2342
BSM 717 313 414 7
a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

Harapan Amal Mulia Bagi-bagi Masker dan Hand Sanitizer untuk Pedagang Kecil #LawanCorona

Sahabat Amal, tidak semua orang dapat berdiam diri di rumah. Bukan karena mereka tidak peduli dengan apa yang terjadi sekarang, namun jika tidak keluar untuk mencari nafkah, mereka tidak bisa mencukupi kebutuhan harian keluarganya. 

harapan amal mulia - bagi-bagi masker masyarakat kecil

 Bapak Luqman (40 thn) dan Bapak Ade (54 thn) sudah lama menggantungkan kebutuhan keluarganya dengan begadang asongan. 

harapan amal mulia - bagi-bagi masker masyarakat kecil

Mang Cucu (53 thn) tidak bisa berhenti berjualan keliling. Andai kata dirinya tidak bekerja, maka keluarganya tidak akan bisa mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan harian. 

harapan amal mulia - bagi-bagi masker masyarakat kecil

Bapak Suhara (47 thn) yang biasanya berjualan di sekolah, kini beliau harus berkeliling menari pembeli. Sebab sekolah diliburkan karena adanya pandemi Coorona. 

Kegiatan bagi-bagi masker dan Hand Sanitizer ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membantu masyarakat kecil mengantisipasi virus Corona. 

Terus doa dan bantuan terbaiknya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Semoga pandemi corona ini segera berakhir. 

Dapatkan juga update kabar baik dan cerita bahagia lainnya di website harapanamalmulia.org serta instagram @harapanamalmulia yaa…

Quran Baru Buat Anak-Anak Semangat Mengaji

“Betapa bahagianya ketika kita dapat belajar dibimbing pengajar yang berdedikasi tinggi, serta ditunjang fasilitas Al Quran yang memadai. Hal inilah yang dirasakan santri di Madrasah Fatimah Az-Zahra. Kebaikan Sahabat telah sampai di pesantren ini. ”

Harapanamalmulia.orgKepedulianmu melalui kampanye program Quran Mulia, telah sampai kepada penerima manfaat dalam berbagai bentuk program. Salah satu penerima manfaat kebaikan itu adalah Madrasah Fatimah Az-Zahra.

Halaman rumah kosong di daerah Hegarmanah menjadi saksi lahirnya madrasah ini. Dengan berbekal fasilitas seadanya, tidak mengurungkan niat para santri untuk menghafal dan mengkaji setiap makna kalam-Nya. Kini,  Al Quran baru dari para Sahabat yang peduli sudah terdistribusikan secara merata kepada seluruh santri.

AM -2- Quran Baru Buat Anak-Anak Semangat Mengaji-www.harapanamalmulia.org(2) - Harapan Amal Mulia

(Raut bahagianya santri menerima Al Quran baru/Harapan Amal Mulia)

Terdapat 120 murid yang  belajar di pesantren ini, seluruhnya merupakan santri non mukim yang pulang pergi. Di antara banyaknya murid, terdapat 5 anak yatim, sedangkan mayoritas lainnya berasal dari keluarga dhuafa. Meski demikian, semua santri memiliki semangat yang besar untuk mengaji.

Madrasah yang telah berdiri sejak 2018 ini, berjuang untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para santrinya. materi-materi yang diberikan pun disesuaikan dengan jenjang usia para santri, mulai dari akidah, akhlaq, ibadah, fiqih, hadis, sejarah Islam, hingga menghafal ayat Al Quran.  Kendati berusaha menghadirkan kurikulum yang terbaik, namun para santri tidak dipungut biaya sepeserpun.

Hingga kini madrasah terus berjuang dalam memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari, meskipun masih kerap mengalami kendala. Kondisi ini membuat semua pengajar yang membina para santri memilih untuk mendedikasikan waktu, tenaga dan ilmunya secara suka rela.

Sahabat, Harapan Amal Mulia mengajakmu untuk hadirkan lebih banyak mushaf Quran ke banyak tempat di Indonesia. Agar Al Quran dari Sahabat dapat menjangkau ke pesantren, rumah tahfiz, keluarga pra-sejahtera, masjid-masjid pelosok desa, serta komunitas-komunitas lainnya yang membutuhkan.

Terima kasih atas kepedulian Sahabat sekalian. Kebaikan Sahabat semua telah menaruh harapan besar akan masa depan yang lebih baik, serta menjadi jalan tersebarnya Al Quran ke banyak tempat.

Sahabat dapat terus menyalurkan kebaikan melalui:

Bank Syariah Mandiri

717 313 414 7

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

atau melalui kitabisa.com/amalquran

 

Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi

Call Center: 081 1234 1400

Mulia dengan Amal Terbaik

Ikuti kabar tebaru dan cerita perjuangan lainnya, hanya di laman ini.

serta melalui akun instagram @harapanamalmulia.

Kolaborasi Amal Mulia dengan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim

Wujud #SedekahMakananBergizi dari orang baik melalui laman kitabisa.com

 

Harapanamalmulia.org –  Makanan bergizi menjadi kebutuhan wajib bagi anak seusia Genta (12 thn). Dengan asupan nutrisi yang baik, ia bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti ini. Kebutuhan makanan bergizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dalam rangka menunaikan amanah donatur dalam kampanye #SedekahMakananBergizi untuk Yatim Dhuafa dalam portal kitabisa.com, Harapan Amal Mulia memberikan dukungan dana untuk penuhi gizi Genta.

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Genta beserta ibu dan tiga orang adiknya tinggal di sebuah rumah yang merupakan markas salah satu komunitas desa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Genta merupakan seorang anak yatim asal Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur yang tumbuh di tengah keluarga yang sangat sederhana.  Ayah Genta sudah meninggal sedangkan ibunya tidak bekerja. Syukurlah masih ada para tetangga yang berbaik hati mengirimkan makanan.

 

Menjaga Konsentrasi Belajar dengan Sepotong Roti Mini

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Saat di sekolah, anak murah senyum itu biasa membeli roti mini seharga dua ribu untuk mengganjal lapar. Namun hebatnya, roti mini itu mampu membuat Genta kenyang seharian. Ia tetap khusyuk belajar sehingga tak pernah absen masuk ranking sepuluh besar.

Baca juga: Catatan Prestasi Santri Tahfiz ISQ Lahir Dari Kebaikan Anda

 

Genta memang anak yang kuat secara fisik maupun mental. Tak salah sepertinya jika Genta bercita-cita menjadi seorang tentara di masa depan. Dengan menjadi seorang tentara, ia berkead memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga.

 

Bantuan Orang Baik Dukung Cita-cita Genta

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 4 -- www.harapanamalmulia.org

Makanan bergizi yang keluarga Genta dapatkan setelah mendapatkan bantuan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sosok Genta yang inspiratif dengan cita-cita mulianya menjadi motivasi Harapan Amal Mulia untuk terus memberi dukungan. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi.

Terima kasih orang baik dan Donatur Harapan Amal Mulia. Kebaikan yang kita hadirkan Insya Allah sangat berarti bagi Genta dan anak yatim dhuafa lainnya. (history/harapanamalmulia)

Mari terus bantu anak yatim dhuafa mendapatkan makanan bergizi dengan berdonasi melalui tautan kitabisa:

https://kitabisa.com/campaign/food4yatim

 

Antisipasi Virus COVID-19, Santri Tahfiz Produksi Hand Sanitizer Alami

“Antisipasi virus Corona yang semakin menyerang, santri tahfiz Bunyanun Marshush produksi pembersih tangan alami dengan bahan sederhana nan murah meriah”

 

Harapanamalmulia.org Menjaga kebersihan badan di Tengah Pandemi Virus COVID-19 tentu Menjadi Hal Yang Harus dilakukan DENGAN Rajin mencuci serbi, ATAU can also DENGAN berbekal pembersih tangan kemana-mana. Namun, butuh pembersih tangan semakin langka di pasaran. Para santri tahfiz Bunyanun Marshush-Bandung, mencoba menghadirkan solusi dengan membuat pembersih tangan secara alami. Dengan bahan-bahan sederhana, pembersih tangan karya para santri ini dapat membantu melindungi banyak tangan agar tetap terjaga kebersihannya.

Simak proses pembuatan keseruan hanya di laman Harapan Amal Mulia, lembaga penghimpun donasi yatim dhuafa.

 

Dari Bahan Sederhana, Berikhtiar Hindari Virus Corona

AM -1- Virus Antisipasi COVID-19, Santri Tahfiz Produksi Hand Sanitizer-www.harapanamalmulia.org (2) - Harapan Amal Mulia

(Tim Harapan Amal Mulia memberikan  edukasi terkait bahaya virus COVID-19 serta memberikan bimbingan pembuatan hand sanitizer para Santri Bunyanun Marshush/foto: Harapan Amal Mulia)

 

Dalam membuat hand sanitizer alaminya, para santri Bunyanun Marshush-Bandung terlebih dahulu mendapatkan edukasi dari tim Harapan Amal Mulia mengenai pentingnya menjaga kesehatan, serta bimbingan dalam proses pembuatan hand sanitizer alami. Berbekal bahan-bahan sederhana, yaitu alkohol dengan kadar 70% dan lidah buaya (Aloe Vera), proses pembuatan pun dimulai.

AM -1- Virus Antisipasi COVID-19, Santri Tahfiz Produksi Hand Sanitizer-www.harapanamalmulia.org (3) - Harapan Amal Mulia

(Keterangan: Bahan-bahan dan alat pembuatan hand satizer alami/foto: Harapan Amal Mulia)

 

Alat-alat yang digunakan untuk mengolah kedua bahan tersebut diantaranya ada blender, pisau, gelas ukur, saringan, sendok, juga beberapa wadah penunjang, dan terakhir ada botol pemompa ukuran 200 ML sebagai tempat menampung hand  sanitizer yang sudah siap pakai.

AM -1- Antisipasi Virus COVID-19, Santri Tahfiz Produksi Hand Sanitizer-www.harapanamalmulia.org(4) - Harapan Amal Mulia

(Keterangan: Proses pembuatan hand sanitizer oleh para Santri Bunyanun Marshush/foto: Harapan Amal Mulia)

 

Proses pembuatan hand sanitizer ini tidak memakan waktu lama. Lidah buaya yang sudah disipkan kemudian dibelah dan diambil dagingnya, selanjutnya diblender hingga halus. Daging lidah buaya yang sudah halus kemudian disaring untuk dipisahkan dari ampasnya. Setelah gel lidah buaya siap, ambil takaran 20 ML gel lidah buaya untuk dicampurkan ke dalam 180 ML alkohol, yang sudah telebih dahulu di masukan dalam botol pemompa.

AM -1- Antisipasi Virus COVID-19, Santri Tahfiz Produksi Hand Sanitizer-www.harapanamalmulia.org(5) - Harapan Amal Mulia

(Hand sanitizer alami karya Santri Bunyanun Marshush/foto: Harapan Amal Mulia)

 

Dalam sekali produksi ini, para santri dapat menghasilkan 2 liter hand sanitizer siap pakai yang dapat digunakan langsung untuk membantu menjaga kebersihan tangan, dan tentunya sebagai ikhtiar untuk mencegah virus Corona hinggap di badan.

 

Baca juga: Urgent! Masyarakat Kecil Juga Tak Mau Terjangkit Corona

 

Hand Sanitizer Karya Santri Turut Mencegah Corona Di Masyarakat Sekitar

AM -1- Antisipasi Virus COVID-19, Santri Tahfiz Produksi Hand Sanitizer-www.harapanamalmulia.org(6) - Harapan Amal Mulia

(Keterangan: Santri berbagi hand sanitizer alaminya kepada masyarakat sekitar/foto:Harapan Amal Mulia)

Pembersih tangan yang diproduksi hanya dapat digunakan di lingkungan internal pesantren dan sehari-hari para santri. Selain para santri juga membagikan pembersih tangan alaminya ke masyarakat sekitar yang membutuhkan, masjid terdekat dengan pesantren, juga tidak lupa madrasah binaan Harapan Amal Mulia lainnya. Banyak warga yang terbantu dari hasil pembersih tangan yang dibagikan.

Pembersih tangan Berbekal di tangan, kini para santri aman untuk melanjutkan kegiatan menghafal di pesantren, sebelum harus berkreasi di luar ruangan. Satu langkah ikhtiar ini semoga dapat menjadi wasilah untuk mencegah penularan virus Korona untuk para santri dan warga sekitar pesantren yang juga harus ikut serta. (itari / harapanamalmulia )