Category: Blog

Category: Blog

Mengenal Desa Sindangjaya, Rumah Kehidupan Bagi Kaum Dhuafa

Dengan berbagai keunikan yang dimiliki Sindangjaya desa yang berada di Kecamatan Ciaranjang, Kabupaten Cianjur ini akan menjadi salah satu wilayah persebaran manfaat program Harapan Amal Mulia.

 

Harapanamalamulia.org – Kendaraan tim Harapan Amal Mulia melaju cepat menyusuri jalan berkelok antara ujung Kabupaten Bandung Barat hingga Kabupaten Cianjur. Tak begitu jauh setelah memasuki Cianjur, kendaraan kami pun berbelok menuju sebuah desa bernama Sindangjaya yang dikenal memiliki banyak keistimewaan.

Tujuan tim Harapan Amal Mulia mendatangi desa tersebut tidak lain adalah untuk bersilaturahmi, mengunjungi warga Sindangjaya serta para penerima manfaat program Qurban Mulia pada Agustus 2019 lalu di sekitar desa.

Sebagian besar penduduk Sindangjaya merupakan pekerja serabutan. Petani dan nelayan menjadi profesi andalan warga. Meski begitu, pendapatan mereka tak begitu besar sehingga banyak yang mencari penghasilan tambahan dari berdagang, mengepul barang bekas, dan lain sebagainya.

Banyaknya masyarakat pra sejahtera atau yang biasa disebut dhuafa di Sindangjaya, menjadi salah satu alasan Harapan Amal Mulia untuk menjadikan warga di sana sebagai penerima manfaat program Ramadan mendatang.

 

Dhuafa Desa Sindangjaya

Bu Halimah dan suami, salah satu potret keluarga dhuafa di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Secara sederhana, kaum dhuafa adalah mereka yang hidup dalam kemiskinan, kesengsaraan, kelemahan, dan ketidak berdayaan yang tiada putus. Desa Sindangjaya sendiri memiliki banyak warga dhuafa, termasuk di dalamnya para mualaf.

Berikhtiar mendukung kebutuhan masyarakat dhuafa di Sindangjaya, terutama saat Ramadan, Harapan Amal Mulia hadir dengan Paket Harapan Keluarga. Bantuan yang diberikan dalam program tersebut adalah kebutuhan-kebutuhan pokok.

Baca juga: Kaleidoskop 2019: Menelusuri Jejak Kebaikan Donatur Harapan Amal Mulia

 

Di samping kebutuhan pokok, Harapan Amal Mulia juga turut memfasilitasi kegiatan keagamaan kepada warga dengan mendukung tokoh agama di sana.

 

Tokoh Agama, Bimbing Hijrah Warga Sindangjaya

Kegiatan silaturahmi Bah Nono, tokoh agama di Desa Sindangjaya, bersama salah satu keluarga mualaf dan dhuafa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Peran tokoh-tokoh penyebar syiar Islam di antara muslim dan muslim dan mualaf di Sindangjaya tak luput dari perhatian kami. Berkat bimbingan mereka, masyarakat Ciranjang bisa hidup berdampingan meski memiliki keyakinan berbeda. Tokoh-tokoh tersebut juga tak pernah lelah mendampingi muslim Sindangjaya mengokohkan akidah dalam berbagai kajian.

Untuk mendukung perjuangan para tokoh syiar di Sindangjaya, Harapan Amal Mulia hadir dengan program Syiar Islam Mulia. Sedangkan warga yang istiqamah mendalami ilmu agama kepada para tokoh akan menjadi penerima manfaat program Paket Quran Mulia dan Paket Amal Buka Puasa.

Selain dhuafa, tokoh agama dan jemaahnya yang menjadi penerima manfaat, kesejahteraan anak-anak di Desa Sindangjaya juga tak luput menjadi perhatian kami.

 

Potret Anak-anak Desa Sindangjaya

Aldo (baju biru), anak dari Desa Sindangjaya yang akan menjadi penerima manfaat donasi yatim dhuafa dalam program Paket Harapan Yatim dan Dhuafa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sebagaimana banyak warga desa yang dhuafa, sebagian besar anak-anak di Sindangjaya juga hidup sangat sederhana. Dengan kondisi demikian, kebutuhan pendidikan anak-anak Sindangjaya tak begitu menjadi perhatian. Apalagi sejumlah anak di sana sudah tidak mempunyai orang tua (yatim) dan bertahan hidup mengandalkan pemberian dermawan.

Tapi hebatnya, semangat anak-anak Sindangjaya untuk belajar dan meraih masa depan gemilang patut jadi panutan. Semangat tersebut berupaya dikuatkan oleh Harapan Amal Mulia melalui program Paket Harapan Yatim dan Dhuafa. Bantuan yang akan diberikan dalam program tersebut adalah perlengkapan sekolah anak.

 

Paket Harapan Keluarga, Syiar Islam Mulia, Paket Quran Mulia, Paket Amal Buka Puasa, serta Paket Harapan Yatim dan Dhuafa menjadi program-program unggulan Harapan Amal Mulia yang dapat memfasilitasi Anda untuk berbagi kebaikan.

Mohon doa dan dukungan semoga program tersebut dapat memberikan manfaat yang besar untuk warga muslim dan muslim mualaf di Desa Sindangjaya. (history/harapanamalmulia)

 

Rekening donasi:

BCA 0083 6858 72

Mandiri 132 003 321 2342

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Kaleidoskop 2019: Menelusuri Jejak Kebaikan Donatur Harapan Amal Mulia

Berkat dukungan donatur, Harapan Amal Mulia mampu menebar banyak kebaikan di tahun 2019.

 

Harapanamalmulia.org  Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan karunianya dalam berbagai ikhtiar Harapan Amal Mulia membersamai umat.  Selama tahun 2019, Kami masih menjadi lembaga yang dipercaya donatur untuk menyalurkan sedekah dan donasi yatim dhuafa kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Ada pun mengenai penyalurannya, Harapan Amal Mulia menyusun program-program strategis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Saat ini anak yatim-dhuafa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta syiar Islam menjadi tiga landasan penyusunan program-program Kami.

 

Januari Bersamai Warga Palestina

Kebaikan donatur disalurkan dengan mendukung pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Jejak kebaikan donatur pada bulan Januari dapat dilihat pada program pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Gaza, Palestina. Tepat pada tanggal 19 Januari 2019, peletakkan batu pertama masjid kebanggan warga Gaza ini dilakukan.

Pada bulan yang sama, Harapan Amal Mulia juga membersamai perjuangan rakyat Palestina yang tengah dijajah dengan memberikan bantuan tunai kepada korban luka Aksi Kepulangan Akbar. Aksi penuntutan hak kembali warga Palestina tersebut memang sering menjatuhkan banyak korban.

 

Februari Peduli Korban Bencana

Kabar duka menyelimuti bumi pertiwi di penghujung tahun 2018 lalu. Tsunami yang melanda Selat Sunda pada 23 Desember 2018 telah membuat ratusan orang meninggal dunia dan belasan ribu lainnya terluka.

Penyaluran bantuan kepada korban tsunami Selat Sunda. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Duka masih menyelimuti korban tsunami hingga bulan Februari, sekitar dua bulan setelah kejadian. Menanggapi hal tersebut, Harapan Amal Mulia berikhtiar meringankan beban para korban dengan memberikan bantuan bahan makanan di sejumlah titik pengungsian. Selain itu, kami juga menghadirkan acara dongeng yang merupakan upaya trauma healing bagi anak-anak yang menjadi korban.

 

Maret Muliakan Anak Yatim Dhuafa

Donasi yatim dhuafa disalurkan melalui program Beasiswa Harapan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada bulan Maret 2019, Harapan Amal Mulia menyalurkan kebaikan donatur dalam program Beasiswa Harapan. Dimulai sejak bulan tersebut, sejumlah anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung mendapat bantuan dana pendidikan secara berkelanjutan. Seringing bertambahnya kepercayaan donatur, penerima manfaat pun kini semakin bertambah.

Tanti, salah satu penerima manfaat program pembinaan pertanian hidroponik. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Selain Beasiswa Harapan, ikhtiar Harapan Amal Mulia dalam memuliakan yatim juga diwujudkan dengan pengembangan program pembinaan pertanian hidroponik kepada anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Bulan Maret ini menjadi bulan ketiga pelaksanaan pembinaan hidroponik tersebut.

 

April Maskimalkan Dukungan Yatim Dua Negara

Anak-anak Palestina turut merasakan manfaat dari kebaikan Sahabat dan Donatur Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Amanah donasi yatim dhuafa pada bulan April 2019 disalurkan dengan memaksimalkan dukungan pendidikan yang dikemas dalam program Beasiswa Harapan. Pada bulan yang sama juga diresmikan program bantuan untuk yatim Palestina dengan nama Bantuan Yatim Mulia.

 

Mei Kuatkan Berbagai Lini

Anak-anak yatim diajak untuk belanja keperluan hari raya dengan dukungan donasi yatim dhuafa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Kebaikan donatur yang dititipkan melalui Harapan Amal Mulia pada bulan Mei 2019 diwujudkan dengan program-program istimewa. Program yang dimaksud adalah rangakaian program Ramadhan Terbaik berupa buka bersama, pembagian paket sembako dan mushaf Al-Quran, juga belanja kebutuhan pakaian layak. Rangkaian program tersebut dimaksudkan untuk membagiakan anak yatim dhuafa.

Warga Kabupaten Asahan mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dari Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Bulan Mei yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan tersebut juga diisi dengan program peduli kesehatan masyarakat di Asahan. Harapan Amal Mulia Asahan menggelar cek kesehatan geratis bagi warga sekitar.

 

Juni Gulirkan Semangat Penghafal Quran

Santri tahfiz binaan Harapan Amal Mulia di Istana Sufara Quran (ISQ), Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Istana Sufara Quran (ISQ) yang berada di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara merupakan rumah tahfiz binaan Harapan Amal Mulia khusus bagi anak yatim dan dhuafa. Sejak diresmikan pada Oktober 2018, pembinaan tahfiz Quran di ISQ ini bergulir sepanjang tahun. Dalam proses pembinaan, donatur menjadi pendukung penuh kebutuhan santri  santri tahfiz selama di ISQ.

 

Juli Temani Perjuangan Muslim Mualaf

Sulitnya perekonomian mualaf di pedalaman menjadikan mereka berada di ambang kebingungan. Apakah harus tetap dalam lingkaran iman, atau harus berbalik arah agar kebutuhan mereka tercukupi. Inilah yang menjadi salah satu perhatian Harapan Amal Mulia.

Penyaluran bantuan kepada salah satu keluarga muslim mualaf di Kabupaten Indragiri Hulu. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada bulan Juli 2019. Tim Harapan Amal Mulia mengungjungi beberapa wilayah mualaf di Indonesia seperti di Kecamatan Ciranjang, Cianjur dan di Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyebarkan syiar Islam melalui penyerahan bantuan dari saudara-saudara Muslim mereka.

 

Agustus Bulan Pengorbanan

Penyembelihan hewan kurban dari donatur Harapan Amal Mulia tahun 2019. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada bulan Agustus 2019, kebaikan donatur yang diamanahkan kepada Harapan Mulia disalurkan dengan menyembelihan daging kurban untuk saudara-saudara Muslim di pedalaman Cianjur. Hal tersebut diharapkan menjadi suntikan ruhiyah bagi para mualaf  untuk selalu bersyukur karena mempunyai saudara seiman yang peduli.

 

September Sebar Syiar dari Penghafal Quran

Penjual galon, donatur inspiratif bagi santri yatim dan dhuafa penghafal Quran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Santri tahfiz yatim dan dhuafa di Istana Sufara Quran (ISQ) menjadi perhatian Harapan Amal Mulia. Mereka merupakan pribadi-pribadi hebat yang menginspirasi banyak orang di sekitar. Semangat para santri, guru, dan warga sekitar ISQ dalam bidang pembelajaran Al-Quran berusaha disyiarkan Harapan Amal Mulia melalui berbagai media.

 

Oktober Maskimalkan Pemberdayaan Yatim Dhuafa

Santri binaan Harapan Amal Mulia berwirausaha dengan dengan menjual sabun pencuci piring buatan mereka sendiri. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Manfaat donasi yatim dhuafa tidak hanya disalurkan melalui bantuan tunai. Harapan Amal Mulia berinisiatif memberikan pembinaan softskill melalui program wirausaha, pembinaan bahasa asing, dan lain sebagainya. Hal tersebut bertujuan agar anak yatim dan dhuafa mempunyai masa depan yang lebih cerah berbekal kemampuan yang dimiliki.

 

November Peduli Kebutuhan Sesama

Dalam rangka mewujudkan kepedulian terhadap sesama, pada bulan November Harapan Amal Mulia memberikan bantuan kepada korban kabut asap di Raiu. Bantuan yang diberikan berupa makanan bergizi sebagai upaya mengembalikan kondisi kesehatan warga pasca dilanda bencana kabut.

Penyaluran bantuan untuk korban kabut asap di Riau. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Selain mendukung kebutuhan korban asap di Riau, Harapan Amal Mulia juga berikhtiar memudahkan ibadah santri tahfiz di Istana Sufara Quran (ISQ) dengan pembangunan tempat wudu yang layak.

Pembangunan tempat wudu untuk santri tahfiz yatim dan dhuafa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Desember Terus Alirkan Kebaikan

Kebaikan dari donatur terus kami alirkan kepada anak yatim dan dhuafa dalam program-program berkelanjutan seperti Istana Sufara Quran dan Beasiswa Harapan. Insya Allah kebaikan tersebut pun akan berlanjut di tahun 2020 mendatang.

Penyaluran bantuan rutin kepada penerima manfaat Beasiswa Harapan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Itulah sekilas mengenai jejak-jejak kebaikan donatur Harapan Amal Mulia. Masih banyak kebaikan lain yang bisa jadi tidak tercantum dalam kaleidoskop di atas. Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan rejeki agar semakin banyak kebaikan yang bisa dibagikan. Aamiin. (history/harapanamamulia)

12 Hak Anak Versi PBB Berlaku Juga untuk Yatim

Perang membuat kehidupan banyak anak di dunia menjadi terabaikan. Hal tersebut PBB memotivasi PBB untuk mendeklarasikan standar hak asasi manusia untuk seluruh anak di dunia, termasuk anak yatim.

 

Harapanamalmulia.org Pada tahun 1948, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mendeklarasikan dua belas poin tentang standar hak asasi anak-anak di dunia. Gagasan tersebut muncul akibat maraknya kasus kelaparan, pengabaian, bahkan eksploitasi anak yang terjadi pada masa peperangan.

Hari ini perang dunia sudah tidak terjadi. Namun sayang, belum semua anak bisa mendapatkan hak asasinya. Seperti yang dialami oleh banyak anak yatim.

Anak-anak penerima manfaat donasi yatim dhuafa yang diamanahkan kepada Harapan Amal Mulia. (Harapan Amal Mulia)

 

Setelah orang tua tiada, mereka hidup terombang-ambing dan kesulitan mendapatkan hak dasar yang menjadi acuan PBB. Tak jarang pula yatim yang mengandalkan hidup dari donasi yatim dhuafa dari para dermawan.

Apa saja kedua belas poin hak asasi anak yang dimaksud?

  1. Hak untuk tinggal bersama keluarga
  2. Hak mendapatkan lingkungan yang stabil, dicintai, dan dirawat
  3. Hak perawatan dan pemenuhan gizi
  4. Hak atas air bersih dan pemakaian listrik
  5. Hak mendapatkan pendidikan yang berkualitas
  6. Hak kesetaraan kesempatan
  7. Hak mendapatkan bimbingan dari orang tua
  8. Hak untuk didengar dan diajak diskusi
  9. Hak bimbingan menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab
  10. Hak perlindungan dari pengabaian
  11. Hak kehormatan dan kebebasan
  12. Hak bimbingan religius

 

Hal di atas adalah hak mendasar yang dibutuhkan oleh seorang anak dalam proses tumbuh kembangnya. Karena anak yatim sudah tidak memiliki orang tua/tidak lengkap, peran kita adalah untuk membantu pemenuhannya.

Baca juga: Ayah Tiada, Ibu Para Yatim Jadi Tulang Punggung Keluarga

 

Kebutuhan pokok di atas pula yang terus berusaha didukung oleh Harapan Amal Mulia melalui berbagai program peduli yatim.

 

Ikhtiar Harapan Amal Mulia Cukupi Kebutuhan Yatim

Saat ini setidaknya terdapat dua program yang fokus diikhtiarkan Harapan Amal Mulia untuk memuliakan yatim. Kedua program tersebut adalah Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran (ISQ) dan Beasiswa Harapan Yatim Dhuafa.

Fokus program Rumah Tahfiz ISQ yang berlokasi Kabupaten Asahan, Sumatera Utara adalah memberikan pembinaan tahfiz Quran serta pemenuhan gizi santri yatim dan dhuafa di asrama. Sedangkan Beasiswa Harapan Yatim Dhuafa lebih fokus pada pemberian dukungan biaya pendidikan serta pembinaan rohani.

Kaggiatan pembinaan tahfiz anak yatim dan dhuafa di Istana Sufara Quran, Kabupaten Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Program Rumah Tahfiz ISQ dan Beasiswa Harapan tersebut terus dikembangkan agar bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Mohon doa dan dukungan ya Sahabat, semoga ikhtiar memuliakan yatim dan dhuafa ini senantiasa diberi kemudahan oleh Allah Swt. Aamiin. 

 

Kirim dukungan untuk program Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran melalui tautan:

https://kitabisa.com/campaign/pedulihafizquran

 

Salurkan juga kebaikan Anda untuk penerima manfaat Beasiswa Harapan Yatim Dhuafa melalui:

https://kitabisa.com/campaign/beasiswaharapan

 

Sumber: Unicef

 

(history/harapanamalmulia)

Ajak Yatim Liburan dengan 4 Kegiatan Menarik Ini

Liburan bukan hanya ajang untuk mencari kesenangan pribadi. Lebih dari itu, liburan bisa menjadi momentum berbagi manfaat contohnya dengan mengajak anak yatim untuk ikut serta.

 

Harapanamalmulia.org Beruntunglah kita yang masih bisa merasakan kebahagiaan liburan bersama keluarga, khususnya orang tua. Karena di luar sana banyak anak yatim yang tidak bisa merasakan hal tersebut.

Sebagaimana anak pada umumnya, yatim juga ingin merasakan liburan bersama keluarga. Namun jangankan liburan, untuk memenuhi kehidupan sehari-hari pun banyak di antara mereka yang hanya mengandalkan santunan anak yatim dan dhuafa.

Hal ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat kehadiran orang tua juga rezeki yang cukup. Nah Sahabat, rasa syukur tersebut salah satunya bisa diwujudkan melalui berbagi kehabagiaan dengan anak yatim dengan mengajak mereka berlibur dan melakukan kegiatan yang membuat mereka bahagia.

Kegiatan seperti apa yang dimaksud? Berikut kami berikan beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan saat mengajak anak yatim liburan:


1)
Makan Bersama

Penyerahan donasi yatim dhuafa sekaligus buka bersama dalam program Ramadhan Terbaik (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Makan bersama keluarga mungkin merupakan kegiatan yang biasa bagi kita. Tapi belum tentu bagi anak yatim. Mengobrol bersama, bercengkrama, dan saling bertukar pikiran bisa jadi menjadi hal yang sangat didambakan anak-anak yatim setelah orang tua mereka tiada.


2)
Rekreasi ke Tempat Wisata

Kegiatan rekreasi bersama anak yatim dan dhuafa binaan Harapan Amal Mulia di Kabupaten Asahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sebagaimana kita waktu kecil yang akan sangat bahagia saat diajak berekreasi ke tempat wisata, anak yatim pun merasakan hal serupa. Maka dari itu, mengajak anak yatim berekreasi bisa menjadi pilihan cara untuk membahagiakan mereka.

Baca juga: Anak Yatim Berjuang Gantikan 5 Peran Ini dalam Keluarga


3) Membuat Karya atau Melakukan Olahraga Favorit

Seorang anak binaan Harapan Amal Mulia di Kabupaten Asahan diajak untuk melakukan olahraga panahan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Membuat anak yatim bahagia bisa ditempuh dengan cara yang sederhana, seperti membuat karya bersama atau melakukan olahraga favorit. Meski sederhana, kegiatan ini tentu bermanfaat untuk mengasah bakat serta melatih kepercayaan diri mereka.


4) Memberikan Santunan

Pemberian donasi yatim dan dhuafa kepada para penerima manfaat di Cicalengka, Kabupaten Bandung. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Rekomendasi terakhir namun bisa jadi merupakan hal yang paling penting adalah memberikan santunan. Dukungan finansial dari para dermawan menjadi kebutuhan mendasar bagi anak yatim. Tak salah jika Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba memberikan santunan anak yatim dan dhuafa.

 

Manfaat Muliakan Anak Yatim

Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.”(HR. Bukhari)

 

Hadis di atas menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim. Selain disayangi Allah dan Rasul-Nya karena mengamalkan Sunah, menyantuni anak yatim juga akan diganjar surga. Sebagaimana diketahui, surga adalah tujuan akhir dari perjalanan singkat kita di dunia.

Semoga kita menjadi hamba-hamba yang selalu diberi kelancaran rezeki dan kemampuan untuk menyantuni anak-anak yatim yang membutuhkan.

 

(history/harapanamalmulia)

4 Panduan Internasional untuk Keluarga Pengasuh Anak Yatim

Pengasuhan anak yatim dalam lingkungan keluarga menjadi salah satu cara terbaik untuk tetap menjaga mereka. Meski begitu, terdapat beragam bentuk pengasuhan yatim dalam keluarga yang memiliki strategi-strategi berbeda.

 

Harapanamalmulia.org –  Meski terlihat sama, nyatanya anak yatim memerlukan perlakuan yang sedikit berbeda dengan anak lain.  Itulah mengapa, salah satu penghimpun bantuan anak yatim komunitas kemanusiaan di New York, Faith to Action Initiative, berinistif mengadakan penelitian tentang cara-cara yang bisa diterapkan untuk mengasuh anak yatim atau anak terlantar (dhuafa) dengan baik.

Hasil penelitian tersebut menunjukan adanya beberapa pola asuh berdasarkan tempatnya, termasuk pengasuhan dalam keluarga. Pola pengasuhan anak yatim dalam lingkup keluarga dianggap paling sesuai dan banyak dilakukan warga negara di dunia. Berikut pola pengasuhan yang dimaksud:

 

  • Tetap dalam Asuhan Orang Tua

Tetap tinggal bersama ibu setelah bapak meninggal dunia adalah pilihan terbaik bagi seorang yatim. Dengan begitu, meraka tidak perlu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru serta tetap bisa merasakan kasih sayang seorang ibu.

Meski begitu, keadaan mereka juga tetap menjadi perhatian kita, sebagai pihak-pihak yang peduli keadaan yatim. Di antara cara mengasuh  anak yatim yang masih tinggal dengan orang tuanya adalah memberikan layanan terhadap apa-apa yang mereka butuhkan juga dengan melakukan pemantauan secara berkelanjutan.

 

  • Asuh sebagai Kerabat Terdekat

Tinggal dengan kerabat menjadi pilihan lain yang baik bagi anak yatim. Dengan cara ini, anak yang bersangkutan masih tetap bisa tinggal bersama keluarga yang budayanya tak jauh beda.

Sayangnya, disebutkan dalam penelitian Faith to Action Initiative  menyebutkan anak-anak yang diasuh dengan cara ini mengalami diskriminasi dan pengabaian. Fakta tersebut menjadi pelajaran bagi pengasuh yatim yang juga memiliki garis kekerabatan agar tidak melakukan hal serupa.

Dalam pola asuh ini, pihak eksternal seperti lembaga kemanusiaan atau pemerintah untuk memberikan bantuan anak yatim dalam berbagai bentuk.

Ilustrasi anak adopsi. (Sumber: About Islam)

 

  • Asuh dengan Adopsi

Istilah adopsi mungkin sudah tak asing di telinga kita. Adopsi adalah tindakan mengambil alih hak pengasuhan setelah melalui proses resmi bersyarat dari negara. Berbeda dengan jenis pengasuhan yang sebelumnya, orang tua adopsi tidak memiliki hubungan kekeluargaan  dengan sang anak.

 

Mengasuh anak adopsi ini tak bisa sembarangan karena biasanya mereka akan mendapat pamantauan dari pihak yang berwenang. Maka dari itu, kebutuhan lahir dan batin anak yang diadopsi harus selalu terpenuhi.

 

Baca juga: Anak Yatim Berjuang Gantikan 5 Peran Ini dalam Keluarga

 

  • Pola Asuh Penuh

Tak beda jauh dengan adopsi, dengan sistem asuh penuh ini anak yatim tinggal dan diasuh oleh orang yang tidak memiliki garis kekerabatan. Bedanya, cara ini tidak tercatat secara resmi oleh negara sehingga tidak pemantauan. Meski begitu, memperlakukan anak asuh dengan baik harus tetap dilakukan karena merupakan amanah dari Sang Pencipta serta dorongan dari hati nurani manusia.

 

Itulah gambaran sederhana tentang cara pengasuhan anak yatim dalam lingkungan keluarga yang dianggap efektif oleh banyak warga dunia. Namun yang seharusnya kita ingat pula bahwa memuliakan anak yatim bukan hanya saran dari manusia semata tapi juga dari Allah Swt.

 

 

Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, Bawa Kita Ke Surga-Nya

Anak-anak penerima santunan anak yatim dan dhuafa di Cicalengka. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sebagaimana yang disebutkan dalam Hadis, menanggung kebutuhan yatim merupakan amal saleh berpahala surga yang berdekatan dengan Rasulullah Saw.

 

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.(HR al-Bukhari)

 

Yuk berlomba-lomba muliakan anak yatim dengan memberikan kasih sayang, bimbingan, dan dukungan materi kepada mereka. Insya Allah, Harapan Amal Mulia akan menjadi jembatan kebaikan antara donatur dengan anak-anak yatim di berbagai wilayah Indonesia. (history/harapanamalmulia)

 

Sumber: Faith to Action Initiative

 

Salurkan bantuan untuk dukung pendidikan yatim di Cicalengka, Kabupaten Bandung dalam program Beasiswa Harapan melalui tautan:

https://kitabisa.com/campaign/beasiswaharapan

 

Berikan juga dukungan untuk anak yatim dan dhuafa penghafal Quran di Istana Sufara Quran, Kabupaten Asahan dengan memberikan donasi terbaik melalui:

https://kitabisa.com/campaign/pedulihafizquran

 

 

Atau melalui rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri (451) 2017 00 4029

a.n Yayasan Harapan Amal Mulia Yatim

 

Mohon  lakukan konfirmasi setelahdonasi:

Call/WA/SMS: 081 1234 1400