Category: Kabar Kami

Category: Kabar Kami

Kolaborasi Amal Mulia dengan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim

Wujud #SedekahMakananBergizi dari orang baik melalui laman kitabisa.com

 

Harapanamalmulia.org –  Makanan bergizi menjadi kebutuhan wajib bagi anak seusia Genta (12 thn). Dengan asupan nutrisi yang baik, ia bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti ini. Kebutuhan makanan bergizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dalam rangka menunaikan amanah donatur dalam kampanye #SedekahMakananBergizi untuk Yatim Dhuafa dalam portal kitabisa.com, Harapan Amal Mulia memberikan dukungan dana untuk penuhi gizi Genta.

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Genta beserta ibu dan tiga orang adiknya tinggal di sebuah rumah yang merupakan markas salah satu komunitas desa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Genta merupakan seorang anak yatim asal Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur yang tumbuh di tengah keluarga yang sangat sederhana.  Ayah Genta sudah meninggal sedangkan ibunya tidak bekerja. Syukurlah masih ada para tetangga yang berbaik hati mengirimkan makanan.

 

Menjaga Konsentrasi Belajar dengan Sepotong Roti Mini

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Saat di sekolah, anak murah senyum itu biasa membeli roti mini seharga dua ribu untuk mengganjal lapar. Namun hebatnya, roti mini itu mampu membuat Genta kenyang seharian. Ia tetap khusyuk belajar sehingga tak pernah absen masuk ranking sepuluh besar.

Baca juga: Catatan Prestasi Santri Tahfiz ISQ Lahir Dari Kebaikan Anda

 

Genta memang anak yang kuat secara fisik maupun mental. Tak salah sepertinya jika Genta bercita-cita menjadi seorang tentara di masa depan. Dengan menjadi seorang tentara, ia berkead memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga.

 

Bantuan Orang Baik Dukung Cita-cita Genta

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 4 -- www.harapanamalmulia.org

Makanan bergizi yang keluarga Genta dapatkan setelah mendapatkan bantuan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sosok Genta yang inspiratif dengan cita-cita mulianya menjadi motivasi Harapan Amal Mulia untuk terus memberi dukungan. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi.

Terima kasih orang baik dan Donatur Harapan Amal Mulia. Kebaikan yang kita hadirkan Insya Allah sangat berarti bagi Genta dan anak yatim dhuafa lainnya. (history/harapanamalmulia)

Mari terus bantu anak yatim dhuafa mendapatkan makanan bergizi dengan berdonasi melalui tautan kitabisa:

https://kitabisa.com/campaign/food4yatim

 

Halaman Rumah Kosong Jadi Awal Dakwah di Hegarmanah

|”Semangat dakwah harus tetap menyala, meski di tempat apapun memulainya. Berawal dari halaman rumah kosong sekalipun tidak melunturkan semangat syiar Bu Narti”

 

Harapanamalmulia.orgMemulai dakwah tidak selalu harus berasal dari masjid ataupun tempat ibadah. Jika nilai-nilai Islam sudah terpatri dalam diri, maka megawali dakwah dari halaman rumah kosong sekalipun tidak akan membuat goyah.

Hal inilah yang menjadi cikal-bakal berdirinya Madrasah Fatimah Az-Zahra, yang dibina oleh Sunarti. membina santri yatim dan dhuafa menjadi aktivitas kesehariannya setiap hari. Berikut sajian informasi lengkapnya yang telah Harapan Amal Mulia rangkum untuk anda

 

Halaman Rumah Kosong Menjadi Awal Perjalanan Dakwah

Antusiasme ibu-ibu warga Perum Hergarmanah, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung terhadap ilmu agama begitu tinggi. Dengan memanfaatkan halaman rumah kosong, mereka belajar mengaji kepada Ibu Sunarti (50 tahun).  Lambat laun anak-anak dari para ibu yang gemar mengaji pun didorong untuk menggali ilmu kepada Ibu Sunarti.

(Keterangan: Ibu Sunarti (50 tahun) tengah mengajar santri-santri di Madrasah Fatimah Az-Zahra/foto: Harapan Amal Mulia)

Santri yang terus bertambah menjadikan rumah Bu Narti (panggilan akrabnya) sudah tidak bisa menampung lagi. Pasang surut dalam membina juga sempat dialami, manakala satu persatu santri pergi karena kebutuhan sertifikat mengaji. Hal yang kemudian membuat Bu Narti mendaftarkan madrasah agar menjadi resmi.

Cita-cita Mulia Membina Anak Madrasah

Hingga kini, santri non mukim yang belajar di Madrasah Fatimah Az-Zahra berjumlah tidak kurang dari 120 orang. Setiap santri menerima materi dengan metode penggunaan lagam (tahsin) dan penguatan tajwid. Sementara pelajaran yang diprioritaskan di madrasah ini adalah tentang ibadah, fiqih, hadis, aqidah-akhlak, bahasan Arab serta Ulumul Qur’an dan Tahfiz.

(Keterangan: Dalam proses belajar mengajar di Madrasah Fatimah Az-Zahra, Bu Narti dibantu oleh pengajar sukarela lainnya/foto:Harapan Amal Mulia)

Kendati memiliki kurikulum yang komprehensif, Bu Narti tidak memungut biaya sepeser pun pada santri-santrinya. Keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dibantu oleh empat pengajar sukarela lainnya, yang juga masih terkendala biaya operasional untuk sehari-hari. Sedangkan santri-santri yang belajar di madrasah adalah anak-anak  yatim dan mayoritas adalah dhuafa yang memerlukan dukungan para dermawan.

 

Baca juga: Perjalanan Dai Sindangjaya Sebar Syiar Kepada Warga Dhuafa

 

Bangunan yang ditempati madrasah merupakan hasil wakaf dari Pak Sopian, seorang donatur yang tergerak hatinya untuk membantu dakwah Bu Narti. Sedangkan untuk operasional listrik dibantu sukarela oleh warga sekitar.

Dalam keterbatasan tersebut, Bu Narti berharap besar jika sepeninggalnya nanti, santri-santri yang beliau bina dapat menjadi orang yang sholeh dan sholihah sehingga dapat berguna bagi sesama dan menjadi amalan jariah yang menolongnya di akhirat kelak.

 

Program Syiar Islam Mulia, Bantu Dakwah Bu Narti dan Madrasah Lainnya.

(Keterangan: Ibu Sunarti (pertama dari kanan) berfoto bersama seluruh santri dan guru suka relawan lainnya/foto:Harapan Amal Mulia)

 

Bersama Harapan Amal Mulia, mari membantu hadirkan dukungan terhadap aktivitas dakwah Bu Narti di Hegarmanah, serta pengurus madrasah di berbagai tempat lainnya, agar dakwah semakin berkembang tak putus arang karena keterbatasan.

Sahabat dapat menyalurkan dukungan melalui: kitabisa.com/amalsyiarislam

Semoga sebentuk ikhtiar kita dapat menjadi amal jariah yang tiada terputus keberkahannya.

(itari/harapanamalmulia)

Rumah Tahfiz Gratis Hadirkan Layanan Terbaik Bagi Santri Dhuafa

|”Mushaf Al Qur’an sudah punya, versi aplikasi sudah terinstal di gawai, tapi masih suka malas baca Al Qur’an? Padalah di belahan bumi lainnya, ada adik-adik kita yang bersemangat menghafal Al Qur’an namun terkendala banyak hal”

 

Harapanamalmulia.orgDengan kemajuan teknologi yang semakin canggih, ketinggalan membawa mushaf Al Qur’an seharusnya bukan halangan untuk tidak bisa tilawah. Namun rasa malas kerap kali datang menghampiri. Padahal di belahan bumi lainnya banyak anak –anak yatim dhuafa yang memimpikan dapat memiliki mushaf Al Qur’an untuk menghafal tiap ayat-ayat suci-Nya.

Beranjak dari simpati melihat anak-anak yatim dan dhuafa yang memiliki potensi besar namun terkendala keterbatasan, Harapan Amal Mulia mencetuskan sebuah program bernama Rumah Tahfiz Nusantara

 

Lewat Program Rumah Tahfiz, Yatim Dhuafa Penghafal  Qur’an Dapat Terfasilitasi

Rumah Tahfiz Nusantara menghadirkan ragam program bantuan berupa sarana dan fasilitas untuk memudahkan proses hafalan Qur’an di berbagai pesantren, madrasah, dan rumah tahfiz yang membutuhkan di seluruh Nusantara. Sasaran dari program ini adalah untuk membantu memfasilitasi anak-anak yatim dan dhuafa agar dapat mewujudkan mimpinya menjadi seorang penghafal Al Qur’an.

(Keterangan: Proses menyetorkan hafalan di Ma’had Tahfiz dan Ilmu Qur’an Bunyanun Marshush/foto: Harapan Amal Mulia)

Selain memberdayakan dari sisi individu, program Rumah Tahfiz Nusantara ini juga turut membantu rumah-rumah Qur’an di berbagai wilayah Indonesia agar mampu menghadirkan fasilitas terbaik bagi para penghafal Al Qur’an.

Baca Juga: Bantu Rumah Tahfiz Qur’an Yatim Dhuafa di Nusantara

 

Bunyanun Marshush, Rumah Tahfiz Gratis Untuk Anak-anak Dhuafa

Program Rumah Tahfiz Nusantara dalam membantu memfasilitasi anak-anak yatim dhuafa untuk menghafal Al Qur’an, ternyata memiliki visi yang sama dengan Ma’had Tahfiz dan Ilmu Qur’an Bunyanun Marshush.

(Keterangan: Ustaz Gaos Abdul Hamid, pendiri Ma’had Tahfiz dan Ilmu Qur’an Bunyanun Marshush/ foto: Harapan Amal Mulia )

Ma’had Tahfiz dan Ilmu Al-Qur’an  yang didirikan oleh Ustaz Gaos Abdul Hamid ini, sejak didirikannya pada tahun 2018, memiliki tujuan sebagai sarana untuk menciptakan generasi-generasi penghafal Al Qur’an yang mampu menghafal secara mutqin (benar dan kuat).

Dengan metode tersebut, santri-santri mukim Bunyanun Marshush  yang beralamat di Jl. Ciguruwik Komp. Griya Cinunuk Indah Bandung ini mampu menghafal 2 juz Al-Qur’an perbulan, dan dalam waktu tiga tahun diproyeksikan untuk dapat hafal 30 juz secara mutqin.

Komitmen Ustaz Gaos dan istri untuk membina santri dhuafa begitu serius. Meski bangunan rumah tahfiz ini masih berstatus sewa, para santri Bunyanun Marshush yang datang dari berbagai daerah ini tidak dibebankan biaya sepeserpun. Hanya kebaikan para dermawanlah yang menjadi andalan mereka untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari di asrama.⁣

 

Bantu Rumah Tahfiz Yatim Dhuafa Hadirkan Layanan Terbaik

(Keterangan: Ustaz Gaos (keempat dari kiri) bersama seluruh santri Ma’had Tahfiz dan Ilmu Qur’an Bunyanun Marshush/foto:Harapan Amal Mulia)

Sepenggal kisah Ma’had Tahfiz dan Ilmu Qur’an Bunyanun Marshush hanya salah satu dari sekian banyaknya kisah serupa di Nusantara. Kebaikan Sahabat Amal dan para dermawan lainnya akan sangat berarti dalam membantu menghasilkan generasi-generasi santri penghafal Al-Qur’an di Ma’had Tahfiz dan Ilmu Qur’an Bunyanun Marshush serta di tempat lainnya.

Bersama Harapan Amal Mulia, mari kita bantu program Rumah Tahfiz Nusantara agar kebermanfaatan program ini semakin dirasakan masyarakat luas. (itari/harapanamalmulia)

 

Sahabat Amal Mulia, dapat turut menyalurkan dukungan dengan memberikan donasi terbaik melalui pilihan rekening donasi di bawah ini:

BCA 0083 6858 72
Mandiri 132 003 321 2342
BSM 717 313 414 7
a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor : 081 1234 1400 (SMS/Whatsapp)

Mulia dengan Amal Terbaik

 

 

Mushaf Quran untuk Dhuafa yang Gigih Mengaji

Bagi warga Sindangjaya, Cianjur, mushaf yang sudah usang dan robek bukanlah alasan untuk berhenti mengaji.

 

Ada berapa mushaf Quran yang terpajang di rumahmu?

 

Bu Nenah (57), hanya memiliki satu mushaf Quran yang sudah usang dan robek beberapa halamannya. Padahal, warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur ini selalu semangat belajar membaca Al-Quran bersama warga lain.

Sehari-hari, Bu Nenah aktif menjaga kebersihan Masjid Al-Husaini, yakni masjid di samping rumah sederhananya yang menjadi tempatnya menimba ilmu dan belajar mengaji. Beliau rutin membersihkan masjid tanpa menerima upah dari pihak manapun.

Suasana pengajian di Masjid Al-Husaini, Desa Sindangjaya, Cianjur (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Semangat yang sama pun ditunjukkan oleh warga desa Sindangjaya lainnya. Kendati banyak dari mereka yang sudah mulai berusia senja, warga yang mayoritasnya merupakan petani dan petambak ini selalu semangat pergi dari masjid ke masjid yang tersebar di berbagai desa untuk belajar membaca Al-Quran.

 

Baca juga: Perjalanan Dai Sebar Syiar Kepada Warga Dhuafa

Sayangnya, ada banyak musala dan masjid di desa Sindangjaya yang tidak memiliki banyak mushaf Al-Quran, salah satunya Masjid Nurul Hidayah. Hanya ada 17 mushaf yang digunakan oleh 70 jamaah. Alhasil, jamaah pengajian terpaksa menggunakan mushaf yang sama secara bergantian.

Tumpukan Quran di Masjid Nurul Hidayah, Desa Sindangjaya, Cianjur (Dok. Harapan Amal Mulia)

Tantangan beribadah bagi warga Sindangjaya tak berhenti sampai di situ. Ada banyak masjid dan musola di desa setempat yang tak mampu menampung jamaah dalam jumlah yang banyak.

 

Hanya sekitar 30 orang saja yang mampu ditampung di dalam Masjid Al-Husaini, sedangkan sisanya belajar di luar, tanpa tersedianya alas yang nyaman.

Meski begitu, jumlah jamaah di berbagai masjid di Desa Sindangjaya tidak pernah berkurang. Di bulan Ramadhan pun jamaahnya selalu penuh, sehingga sebagian besar harus salat di pelataran.

 

 

Hadiahkan Mushaf untuk Dhuafa

 

Sahabat, dengan fasilitas mushaf yang terbatas juga tempat ibadah yang kurang nyaman, warga Sindangjaya kesulitan belajar membaca Al-Quran. Tapi dengan kebaikan kita, Insya Allah hal tersebut bisa diatasi dengan mudah.

Bersama Harapan Amal Mulia, mari hadiahkan mushaf Al-Quran dan sejadah untuk jamaah Desa Sindangjaya, serta keluarga dan kelompok masyarakat lainnya yang gigih belajar mengaji. Salurkan donasi terbaik dengan cara:

 

Transfer ke Rekening Donasi di bawah ini:

BCA 0083 6858 72
Mandiri 132 003 321 2342
BSM 717 313 414 7
a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

Atau juga bisa melalui tautan Kitabisa: kitabisa.com/amalquran

Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi : 081 1234 1400 (SMS/Whatsapp)

 

 

Serunya Kegiatan Pembinaan Yatim Dhuafa bersama Harapan Amal Mulia

Kegiatan pembinaan rutin menjadi salah satu andalan sekaligus ciri khas program Harapan Yatim Dhuafa. Program tersebut menghadirkan beragam aktivitas positif bagi  anak-anak binaan.

 

Harapanamalmulia.orgTahukah Sahabat? Jumlah anak putus sekolah di Indonesia mencapai angka 4,5 juta. Angka yang dikeluarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tersebut cukup mengkhawatirkan mengingat pendidikan berperan besar terhadap keberlangsungan suatu bangsa.

Penyebabnya macam-macam, namun faktor ekonomi disebutkan menjadi hal yang menyumbang angka putus sekolah terbanyak. Termotivasi dari hal tersebut, Harapan Amal Mulia beikhtiar menghadirkan solusi dengan menghadirkan program bantuan dan menghidupkan kegiatan pembinaan.

Harapan Amal Mulia memberikan bantuan tunai dan pembinaan setiap satu bulan kepada sepuluh anak yatim dhuafa di Cicalengka. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Saat ini, anak yatim dhuafa menjadi fokus penerima manfaat program pembinaan Harapan Amal Mulia. Seperti dalam program Harapan Yatim dan Dhuafa. Selain memberikan bantuan tunai, program tersebut juga memfasilitasi anak yatim dhuafa di Kampung Pacinan, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung untuk mendapat pembinaan secara rutin.

Yuk simak kegiatan apa saja yang dihadirkan untuk anak yatim dhuafa di Cicalengka. Semoga bisa menjadi sumber inspirasi J

 

Pembinaan Tahsin dan Tahfiz Quran

Dalam program Beasiwa Harapan Yatim dan Dhuafa, kegiatan pembinaan rutin selalu diawali dengan tilawah. Setelah itu, anak-anak juga akan melakukan setor hafalan Quran kepada kakak-kakak relawan.

Anak binaan Harapan Amal Mulia dibimbing untuk menjadi penghafal Quran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Membaca dan menghafal Quran dapat meningkatkan kecerdasan dan daya ingat anak. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah menyerap berbagai pengetahuan dan mengembangkan bakat.

 

Baca juga: Terlahir sebagai Yatim, Bagaimana Perjuangan Rasulullah Sewaktu Kecil?

 

Memantapkan Pemahaman Bidang Akademis

Kemampuan akademis juga menjadi fokus Harapan Amal Mulia dalam kegiatan pembinaan yatim dhuafa. Anak-anak binaan akan diberi materi seputar pelajaran umum. Bidang pelajarannya beragam, bisa seputar ilmu pasti, kesenian, bahkan materi keagamaan.

Materi akademis disampaikan oleh Relawan Harapan Amal Mulia kepada anak-anak binaan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Kegiatan tersebut sangat membantu mereka untuk memahami pelajaran-pelajaran yang di sekolah. Pada akhir semester ganjil 2019 lalu, banyak di antara anak-anak binaan yang berhasil meningkatkan ranking di kelasnya.

 

Gali Jiwa Kreatif dengan Permainan Edukatif

Di akhir pembinaan, anak-anak akan dipandu untuk melakukan beragam permainan edukatif yang berbeda setiap pertemuannya. Sehari sebelum pembinaan, kakak-kakak akan menyaiapkan media-media yang dapat membantu membuat permainan lebih menyenangkan bagi anak-anak.

Permainan Indonesia Pintar menjadi salah satu kegiatan edukatif yang dihadirkan kepada anak binaan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Kegiatan ini menjadi yang paling banyak digemari anak-anak binaan. Mereka bisa bermain dan belajar dengan cara-cara yang unik dan menyenangkan.

Itu tadi tiga di antara kegiatan pembinaan program Harapan Yatim dan Dhuafa. Semoga Sahabat bisa terinpirasi untuk juga ikut menebar kebaikan bagi anak yatim dhuafa di sekitar kita. (history/harapanamalmulia)

Sumber: IDNTimes

 

Sahabat juga bisa mendukung agar program pembinaan Harapan Amal Mulia di Cicalengka terus berjalan dengan memberikan donasi terbaik melalui tautan kitabisa:

https://kitabisa.com/campaign/beasiswaharapan

 

Atau melalui pilihan rekening donasi di bawah ini:

BCA: 0083 6858 72

Mandiri: 132 003 321 2342

BSM: 717 313 414 7

 

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Mohon konfirmasi setelah transfer melalui SMS/Whatsapp: 081 1234 1400 ya, Sahabat! 😊