Tag: Berbagi

Tag: Berbagi

Madrasah di Nagreg Terima Manfaat Program Kolaborasi Amal Mulia dengan BAZNAS

Program kolaborasi Harapan Amal Mulia dan BAZNAS dukung pembinaan sejumlah pesantren dan madrasah di Jawa Barat.

 

Harapanamalmulia.org –Selama dua puluh tahun berdiri, Madrasah Nurul Ikhwan tidak pernah membebankan biaya operasional kepada santri-santrinya. Semua keperluan belajar dan mengajar berasal dari kebaikan Sang Pendiri sekaligus pengajar, Ustaz Ade (52).

Madrasah Nurul Ikhwan di Kampung Cinarusa, Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung  ini menjadi tempat belajar Al-Quran dan kitab-kitab Islam bagi lebih dari lima puluh santri.  Meski kegiatan belajar dilakukan malam hari, tim Harapan Amal Mulia melihat santri-santri tetap semangat menunut ilmu .

Kegiatan belajar mengajar di Madrasah Nurul Ikhwan, Nagreg. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Ketulusan Ustaz Ade dan semangat santri Nurul Ikhwan membuat Harapan Amal Mulia untuk memuliakan mereka dengan program pembinaan.

 

Dukungan Mushaf Quran, Beasiswa Santri, Hingga Kafalah Pengajar

Santri Nurul Ikhwan menerima bantuan mushaf Al-Quran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Pada Rabu, 5 Februari 2020 lalu,  Harapan Amal Mulia mengujungi Madrasah Nurul Ikhwan dalam agenda penyaluran bantuan program Rumah Tahfiz Nusantara. Melalui program hasil kolaborasi Harapan Amal Mulia dengan BAZNAS Jabar tersebut, guru dan santri Nurul Ikhwan mendapat dukungan secara berkelanjutan

Baca juga: Hafal Quran Lebih Mudah Bagi Santri ISQ Saat Kebutuhan Ini Terpenuhi

 

Dalam penyaluran tahap pertama kemarin, santri mendapat dukungan 55 mushaf Al-Quran yang akan dimaksimalkan untuk kegiatan belajar. Santri juga mendapat beasiwa berupa uang tunai agar mereka semakin semangat belajar di Nurul Ikhwan.

Mushaf Al-Quran baru membuat santri Nurul Ikhwan lebih bersemangat mengaji. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Selain itu, Ustaz Ade sebagai pengajar utama dan dua pengajar lainnya juga mendapat dukungan kafalah dalam program Rumah Tahfiz Nusantara ini.

Lutfi, salah seorang Tim Harapan Amal Mulia menyerahkan bantuan kepada Ustaz Ade dan santri Nurul Ikhwan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Alhamdulillah. Semoga bantuan yang bersumber dari kebaikan donatur tersebut dapat memudahkan kegiatan belajar dan mengajar di sana.

Sahabat, selain Madrasah Nurul Ikhwan, terdapat lima madrasah dan pesantren lain di Jawa barat yang menjadi penerima manfaat program Rumah Tahfiz Nusantara. Maka dari itu, mari terus dukung mereka dengan memberikan doa dan dukungan terbaik. (history/harapanamalmulia)

Donasi bisa disalurkan melalui pilihan rekening berikut:

BCA 0083 6858 72

Mandiri 132 003 321 2342

BSM 717 313 414 7

 

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Hubungi kami ke nomor 081 1234 1400 (SMS/Whatsapp) untuk konfirmasi donasi atau informasi lainnya ya, Sahabat!

 

 

Keluarga Harmonis dari Cianjur, Sederhana Tapi Penuh Cinta

Meski hidup sederhana, cinta Pak Soleh dan Bu Suharlin amat memesona. Keduanya menjalani rumah tangga yang tentram dan dinaungi kecintaan kepada-Nya.

 

Harapanamalmulia.org – “ (Waktu itu) Gak mikirin yang lain, yang penting masa depannya kita” kata Bu Suharlin (40 th) saat mengulas kisah penantiannya agar bisa bersatu dengan Sang Suami, Pak Soleh (34 th).

Kurang lebih empat tahun, warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur itu menunggu Pak Soleh yang berkelana, dengan penuh kesabaran dan pengharapan. Penantian tersebut nyatanya berbuah manis karena sekarang mereka bisa bersatu dan membangun sebuah keluarga sederhana yang penuh cinta.

Cinta Pak Soleh dan Bu Harlin menjadikan mereka tetap bahagia meski hidup sangat sederhana. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Pak Soleh memang bukan suami mapan berpenghasilan jutaan. Ia hanya seorang pencari botol plastik yang pendapatannya tak lebih dari empat ratus ribu setiap bulan.

Meski begitu, ketaatannya kepada Sang Pencipta serta kesabaran membimbing keluarga, menjadikan Pak Soleh terlihat sempurna di mata istri dan keenam anak tirinya.

 

Menua Bersama dalam Ketaatan kepada-Nya

“Saya bahagia sekarang meskipun (suami) cuma mulung juga, ada yang ngajariin saya ngaji”, ungkap Bu Suharlin.

Di usianya yang tak lagi muda, Bu Suharlin memang masih memerlukan bimbingan membaca Al-Quran. Begitu juga anak-anaknya yang belum tersentuh pendidikan agama yang cukup. Syukurlah,  ada Pak Soleh yang bersedia mengajari dengan sabar di sela kesibukkan mencari barang rongsokan.

 

Baca juga: Kisah Inspiratif: Ummu Mahjan Sang Marbot Yang Dicintai Rasulullah

 

Pak Soleh juga selalu mendukung agar istri dan anak-anaknya belajar agama di majelis-majelis ilmu. Ia berharap, keluarganya mempunyai kehidupan lebih baik dengan bekal ilmu yang didapatkan.

“Harapannya untuk keluarga, kalo bisa jangan seperti saya, sukses lah kedepannya biar aku aja  kaya gini” kata Pak Soleh.

Bagian dalam rumah Pak Soleh dan Bu Suharlin yang menjadi tempat belajar mengaji. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Selain sabar, Pak Soleh juga gigih mencari nafkah untuk keluarga. Di sela aktivitas mencari barang rongsokan, ia mencoba peruntungan dengan beternak ayam dan berjualan celengan dari kertas olahan.

 

Cinta Jadikan Pak Soleh Rela Berlelah-lelah Mencari Nafkah

“Suka jalan kaki, panas, capek. Nanjak turun soalnya”, begitu kata Pak Soleh menceritakan tantangannya mencari botol plastik seharian penuh.

Walau sudah bersusah payah, tak jarang ia hanya berhasil mengumpulkan dua karung saja. Maklum, pengepul rongsokan di Sindangjaya bukan hanya Pak Soleh sendiri.

“Sampe sore mulungnya, sampe ke laut (Waduk Cirata, di dekat desa). Sehari, bisa dapat dua karung kalo ada. Sekarungnya harga dua sampai tiga ribuan lah” tambahnya.

Pak Soleh menjual botol-botol plastik temuannya kepada pengepul yang berlokasi di Jalan Raya Ciranjang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Hebatnya, Pak Soleh tak pernah kehilangan semangatnya mencari nafkah. Kecintaan terhadap keluarga menjadi kekuatan Pak Soleh terus mengumpulkan rupiah tanpa mengenal tanggal merah atau akhir pekan. (history/harapanamalmulia)

 

Maasya Allah. Jika kita yang menjadi Pak Soleh dan Bu Suharlin, akankah bisa sesabar dan sesyukur mereka?

Sahabat, Pak Soleh dan Bu Suharlin dan keluarga dhuafa lain yang memiliki kisah serupa perlu kita kuatkan. Bersama harapan Amal Mulia, mari dukung penuhi kebutuhan pokok mereka dalam program Paket Harapan Keluarga.

Hanya dengan berdonasi Rp. 200.000/keluarga, sepaket sembako dan kebutuhan lainnya akan diterima penerima manfaat dengan suka cita.

Kebaikan Sahabat bisa disalurkan melalui pilihan rekening donasi berikut:

 

BCA 0083 6858 72

Mandiri 132 003 321 2342

BSM 717 313 414 7

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Mohon konfirmasi setelah transfer melalui SMS/Whatsapp: 081 1234 1400 ya, Sahabat! 😊

Berbagi Harta Dapat memperluas Rezeki

Amal Mulia-Siapa bilang jika seseorang menyedekahkan sebagian harta miliknya, maka hartanya akan semakin berkurang?

Kenyataannya, sedekah itu seumpama kita menanam sebuah pohon yang berbuah manis dan banyak. Padahal yang kita lakukan hanya menanam satu kebaikan, tapi Allah membalasnya dengan buah kebaikan yang berlipat. Umpamanya seperti kisah ini:

Ibu Mirna adalah seorang wanita yang baik hati dan pemurah. Dia memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ibu Mirna memiliki hobi berkebun. Bahkan, di rumahnya dia menanam berbagai buah seperi durian, jeruk, dan mangga. Setiap panen buah yang dilakukannya adalah membagikan buah-buah tersebut kepada tetangganya. Meskipun buah itu tidak terlalu banyak dengan adil dia akan memotongnya dan membagi-baginya.

Tidak jauh berbesa dari Bu Mirna, ada seorang ibu juga yang memiliki hobi yang sama yaitu menanam pohon. Dia pun memiliki pohon durian dan mangga persis seperti Bu Mirna. Namun, yang berbeda adalah dia tipe tetangga yang tertutup dan tidak suka berbagi. Selain itu, ketika pohon mangga bu Mirna tumbuh subur dan banyak buahnya, berbeda dengan miliknya. Pohonnya tidak pernah berbuah. Begitu pula dengan pohon-pohon yang lain. Pohon miliknya hanya berisikan daun-daun yang banyak tanpa buah.

Sahabat Amal mulia, kisah di atas hanyalah contoh kecil dari kebaikan dan keberkahan yang Allah berikan bagi hambanya yang senang berbagi dan bersedekah. Karena, dari harta yang kita miliki ada harta orang lain yang harus ditunaikan.

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan butir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir berisi seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui “ (Al-Baqoroh : 261).

Jadi, Sahabat Amal Mulia berbagi rezeki itu tidak akan membuat kita kekurangan atau miskin. Mungkin ia pada awalnya memang mengurangi harta yang kita miliki, namun selanjutnya Allah menggantinya dengan yang lebih banyak.

Tapi, alangkah lebih baik ketika kita berbagi kepada orang lain kita berharap Allah menggantinya di akhirat dan hanya niatkan untuk Allah semata. (ranny fitriani/amalmulia)

7 Negara Paling Miskin Di Dunia, Indonesia Diurutan Berapa?

Harapanamalmulia.org-Kenapa ada negara Miskin dan negara Kaya? Apakah karena ada Sumber Daya Alam Di dalamnya? Atau kah karena Manusia-manusianya yang pintar dan berpendidikan? Lihat Amerika, Francis, jepang, Swiss, Arab merupakan negara-negara maju dan kaya tapi dari semua negara itu tidak semua memiliki Sumber Daya Alam yang bagus, contohnya Singapore mengapa menjadi negara yang maju? Padahal negara Singapore itu kurang lebih hanya seluas Jakarta dan tidak memiliki lautan yang luas, tapi kenapa lautannya menjadi lautan untuk pelayaran tersibuk di dunia yang menjadi tempat transit perdagangan barang dan jasa di Asia tenggara bahkan Asia.

Di negara-negara maju ternyata masyarakatnya menjalani prinsip dasar kehidupan, yaitu Etika sebagai prinsip dalam hidup, kejujuran, integritas, bertanggung jawab, cinta pada pekerjaan dan gemar berinvestasi lalu bagaimana dengan negara-negara miskin? Mungkin mereka memiliki simber daya Alam yang banyak dan luas, dianatara masyarakatnya juga ada yang pintar tapi hanya sedikit yang mengikuti prinsip-prinsip dasar kehidupan tersebut sehingga berdampak kepada kriminalitas yang banyak lalu dari kriminalitas berdampak kepada pengangguran dan kemiskinan.

Dibawah ini ada 7 negara paling miskin di dunia versi Amal mulia, beberapa dampak kemiskinannya karena faktor perang dan bencana alam, meski begitu jika masyarakatnya mengamalkan prinsip-prinsip dasar kehidupan tidak aka nada perang saudara ataupun peperangan lainnya yang justru menyengsarakan semua pihak.

  1. Somalia

Negara Termiskin

[ thewire.in ]

Somalia di jaman dulu pernah menjadi pusat perdagangan yang cukup penting, bahkan beberapa kerajaan di Somalia saat itu pernah mendominasi perdagangan regional. Pada abad ke 19 Inggris dan Italia mulai menduduki pesisir negri ini dan menjadikan Somalia sebagai koloni mereka. Somalia kini memiliki penduduk sekitar 14 juta jiwa dengan pendapatan perkapita hanya 400 dolar AS, dengan fakta ini  Somalia merupakan negara paling miskin di dunia.

  1. Repubik Afrika Tengah

Negara Termiskin

[ justiceinconflict.org ]

Negeri ini sebenarnya memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti minyak bumi, emas, berlian, kobalt, kayu dan tenaga air. Namun perang terus menerus terjadi sehingga potensi alam yang mereka miliki tidak bisa tertangani dengan baik dan membuat negara ini menjadi salah satu negara paling miskin di dunia dengan penghasilan perkapita rakyatnya hanya sebesar 684 dolar AS setahun.

  1. Burundi

Negara Termiskin

[ radiyoyacuvoa.com ]

Burundi adalah negara kecil di kawasan Danau Besar Afrika yang berbatasan dengan Rwanda, Tanzania dan Republik Demokratik kongo, pada awan abad ke 20 jerman menduduki negeri itu  setelah mereka dari jerman Burundi tetap menjadi sebuah kerajaan namun pembunuhan dan kudeta terus terjadi kemudian pada tahun 1990 terjadi perang saudara dan menajadikan Burundi menjadi negara miskin yang hanya mendapatkan penghasilan sebanyak 800 AS pertahun.

  1. Republik Demokratik Kongo

Negara Termiskin

[ unocha.org ]

Meski memiliki sumber daya alam yang banyak namun perang yang terus terjadi, dan kestidaksatabilan politik serta buruknya infrastruktur membuat perekonomian  negara ini macet

Alhasil rakyat di negeri ini hanya mendapatkan penghasilan perkapita sebesar 800 AS pertahun.

 

  1. Yaman

Negara Termiskin

[ Sputnik International ]

Kasus kemiskinan dan kelaparan di Yaman disebabkan adanya perang saudara antara antara kelompok Hounthi dan pemerintah selama 2 tahun, sebelum terjadi peperangan Yaman merupakan negara dengan kasus korupsi yang paling besar dengan adanya perang maka kasus kelaparan di yaman semakin parah, menurut data PBB setiap 10 menit anak berusia 5 tahun kebawah meninggal akibat kelaparan dan penyakit

  1. Sudan Selatan

Negara Termiskin

[ Mirajnews]

Sudan menjadi negara paling miskin dan mengalami kelaparan paling tinggi, sejumlah aktivitas panen terhenti sejak adanya perang sipil saat bulan desember 2013. Pada tanggal 20 Februari 2017  sudan Selatan dinyatakan mengalami bencana kelaparan besar.

 

  1. Indonesia

Negara Termiskin

[ Transbogor ]

Indonesia memiliki sumber Daya alam yang melimpah, tapi dampak dari perdagangan bebas dan perjanjian internasional membuat Indonesia harus melakukan impor pangan, benih, pupuk, yang seharusnya Indonesia bisa memenuhi kebutuhan negaranya terlebih dahulu, tapi karena dampak perjanjian tersebut mengakibatkan penduduk dan petani Indonesia semakin miskin dan menderita. ( Ranny Fitriani/Amal Mulia )

Baca Juga: Amal Mulia Anda untuk Indonesia, Rohingya, Hingga Palestina

Menghindari Bencana Alam Dengan Syukur

Harapanamalmulia.org-Letak Geografis Indonesia yang berada diantara tiga lempeng membuat Indonesia memiliki kerentanan cukup tinggi terhadap terjadinya bencana Alam. Berbagai bencana alam pernah terjadi di Indonesia, Tsunami, gunung meletus, longsor, banjir bencana alam tersebut pernah terjadi beberapa kali di Indonesia.

Bencana Alam[ Gurugeografi.id ]

Di balik letak geografis Indonesia yang memiliki kerentanan terhadap bencana Alam, ada banyak hal yang patut untuk  kita syukuri dan perhatikan, bahwa Indonesia memiliki begitu banyak pesona alam yang indah dan menarik.

Indonesia memiliki banyak lautan bahkan dibandingkan dengan daratan, laut di Indonesia lebih banyak. Tidak heran kalau sejak dulu Indonesia terkenal dengan negara Maritim. Selain memiliki laut dan pulau-pulau yang banyak dan Indah, Indonesia juga memiliki banyak gunung dan hutan yang luas.

Maka sudah sepatutnya sebagai warga Indonesia, yang memiliki negara yang indah dan penuh dengan sejuta pesona, kita patut untuk bangga dan tentunya bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki. Bentuk rasa bangga dan bersyukur itu adalah dengan cara kita harus ikut andil dalam merawat, menjaga dan melestarikan kekayaan Alam Indonesia.

Bencana Alam

[ koranyogya.com ]

 Namun, dengan semua masalah bencana yang ada, perlu kita renungkan dan pikirkan mungkinkah ini merupakan akibat dari tangan-tangan jahil kita? Tangan jahil kita yang seenaknya membuang sampah sembarangan, sehingga membuat sungai-sungai menjadi mampet dan kemudian air-air mulai meluap ke jalan dan mengakibatkan banjir, ataukah tangan-tangan jahil kita yang seenaknya menebang pohon-pohon besar di hutan hanya demi sebuah bisnis, tanpa memikirkan dampak apa yang telah kita lakukan.

Bencana Alam mungkin bisa tidak terjadi jika kita pandai bersyukur kepada Allah dan memelihara CiptaanNya dengan sebaik-baiknya.

“Allah tidak akan menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman” ( QS. An-nissa: 147 )

Bisa jadi bencana Alam yang terjadi  disebabkan oleh tingkah laku manusia itu sendiri, Allah sudah memberikan jutaan nikmat, tapi seolah mereka melupakan nikmat itu, bahkan kenikmatan itu digunakan untuk menentangNya. Karena Allah berjanji tidak akan menurunkan Adzab jika manusia bersyukur atas nikmatnya.

Dan ingatlah! Ketika Tuhanmu memaklumkan,” sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tapi jika kamu mengingkari maka pasti Azabku sangat berat.” (Ibrahim:7)

(Ranny Fitriani/Amal Mulia )

Baca Juga: Renungan: Bencana Alam Sejatinya Adalah Ulah Perbuatan Manusia