Tag: Infaq

Tag: Infaq

Sedekah Paket Berkah di Tengah Keluarga Dhuafa Tanpa Ayah

Berkat kebaikanmu, para wali anak-anak yatim berprestasi di Bandung tak khawatir lagi memenuhi kebutuhan pangan tiap hari

 

Harapanamalmulia.orgSahabat masih ingat tentang Madrasah Fatimah Az-Zahra Hegarmanah? Yap.. Pesantren binaan Ibu Sunarti ini masih menyimpan cerita menarik lainnya, salah satunya datang dari para santri yang berprestasi, namun ternyata mereka berasal dari keluarga-keluarga dhuafa di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung.

Bagaimana keluarga-keluarga dhuafa ini menjalani kesehariannya? Mari simak di laman Harapan Amal Mulia, lembaga penghimpun donasi sedekah yatim dhuafa terpercaya.

 

Tanpa Tulang Punggung Keluarga, Bu Masitoh Harus Banyak Berhemat

Siapa yang tidak sedih saat kehilangan seorang ayah? Tentu pasti semua akan merasakan sedih, kehilangan lelaki hebat yang selalu mengayomi selama ini. Perasaan tersebut juga dirasakan oleh Sopiah Dwi Putri Salsabila (8 tahun) dan keluarga. Di tengah prestasi gemilangnya di sekolah, dirinya harus berjuang dengan keluarga yang tidak serba ada.

Sang ibu, Siti Masitoh (50 tahun) tentu bangga dengan prestasi yang telah diraih Sopi, namun kekhawatiran terus menggelayuti pikiran. Ketiadaan tulang punggung keluarga membuatnya harus pandai memutar otak, agar penghasilan satu-satunya yang berasal dari anak sulungnya dapat cukup untuk membayar kontrakan rumah yang telah ditinggalinya selama 20 tahun, dan keperluan harian yang tidak henti-hentinya berdatangan.

AM -BR2- Sedekah Paket Berkah di Tengah Keluarga Dhuafa Tanpa Ayah-www.harapanamalmulia.org(2)

(Kegiatan menjahit Ibu Siti Masitoh/Harapan Amal Mulia)

Ibu Siti Masitoh sadar betul, bahwa di usia Sopi kini, mencukupi kebutuhan gizinya teramat penting. Dirinya sempat menjadi tukang jahit rumahan, namun tidak setiap hari pesanan pelanggan datang. Apalagi di zaman yang serba online ini, menjelang Ramadhan datang, profesi tukang jahit lepas tentu kalah saing dengan konveksi yang lebih cepat pengerjaannya. Berhemat menjadi satu-satunya jalan yang dilakukan, agar sewa rumah terbayar, dapur tetap mengepul, dan kebutuhan sehari-hari lainnya tetap tercukupi meski seadanya.

AM -BR2- Sedekah Paket Berkah di Tengah Keluarga Dhuafa Tanpa Ayah-www.harapanamalmulia.org(3)

(Potret kebahagiaan Sopi, menerima manfaat Program Sedekah Paket Berkah/Harapan Amal Mulia)

Namun kini, berkat kebaikan dari Sahabat, Program Sedekah Paket Berkah telah sampai kepada Ibu Siti Masitoh dan keluarga. Kebutuhan pangan setiap hari kini dapat tercukupi dengan asupan karbohidrat dari nasi, kalsium dari susu, serta bahan olahan lainnya seperti teh celup, gula pasir, minyak goreng dan ikan sarden kalengan. Sehingga jelang Ramadhan tiba, Ibu Siti Masitoh dan keluarga dapat menyantap hidangan yang lezat dan bergizi seimbang.

Baca juga: Halaman Rumah Kosong Jadi Awal Dakwah Di Hegarmanah

 

Kebaikan Sahabat Juga Telah Sampai Kepada Bu Sri Eko Afsari.

Kisah keluarga lainnya datang dari Bu Sri Eko Afsari. Ibu berusia 56 tahun ini memiliki keponakan yang sudah dirinya anggap sebagai anaknya sendiri, Miftah namanya. semenjak ibunya Miftah meninggal, pengasuhannya bersama kakanya beralih kepada Bu Sri Eko selaku kaka dari almarhum ibunya.

Bude Sri Eko panggilan akrabnya, merawat Miftah dan kakanya hanya mengandalkan uang pemberian anaknya yang bekerja di Jakarta. Rp 1.000.000 per bulan menjadi bekalnya untuk mencukup-cukupi kebutuhan sehari-hari. Dengan Miftah yang masih sekolah, tentu nominal tersebut juga harus dibagi dengan keperluan sekolah.

AM -BR2- Sedekah Paket Berkah di Tengah Keluarga Dhuafa Tanpa Ayah-www.harapanamalmulia.org(4)

(Bude Sri Eko membuat kue untuk mendapat penghasilan tambahan/Harapan Amal Mulia)

Untuk menutupi kebutuhan harian, Bude Sri Eko juga pernah berjualan kue sebagai ikhtiar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Namun laba yang didapat juga tidak seberapa, terlebih semenjak wafatnya Ibu Miftah, kue-kue hasil produksi tidak dapat dititip lagi untuk dijual di pabrik.

AM -BR2- Sedekah Paket Berkah di Tengah Keluarga Dhuafa Tanpa Ayah-www.harapanamalmulia.org(5)

(Potret kebahagiaan Miftah bersama Bude Sri Eko saat menerima manfaat Program Sedekah Paket Berkah/Harapan Amal Mulia)

Titipan kebaikan Sahabat melalui Program Sedekah Paket Berkah juga telah sampai pada Miftah dan Bude Sri Eko. Dengan bantuan ini, Miftah, Bude Sri Eko dan  keluarga dapat terbantu sekali dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terima kasih atas kebaikan Sahabat yang telah berbagi dan telah ikut membantu melengkapi kebutuhan sehari-hari untuk para keluarga yatim-piatu dan dhuafa, sehingga kini para keluarga yatim-piatu dan dhuafa sangat terbantu untuk mempersiapkan Ramadhan yang sebentar lagi tiba.

Yuk Sahabat, terus sambung kebaikan ini agar tidak hanya berhenti di sini. Sahabat dapat menyambung tali kebaikan dengan keluarga yatim-piatu dan dhuafa lainnya di seluruh Indonesia dengan terus mendukung Program Sedekah Paket Berkah, Yayasan Harapan Amal Mulia. (itari/harapanamalmulia)

Sahabat dapat ikut berdonasi melalui kitabisa.com/amalpaketdhuafa,

atau Sahabat dapat juga menitipkan kebaikan  melalui:

Bank Syariah Mandiri

717 313 414 7

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Untuk informasi selanjutnya, Sahabat dapat menghubungi

Call Center: 081 1234 1400

 

Mulia dengan Amal Terbaik

Quran Baru Buat Anak-Anak Semangat Mengaji

“Betapa bahagianya ketika kita dapat belajar dibimbing pengajar yang berdedikasi tinggi, serta ditunjang fasilitas Al Quran yang memadai. Hal inilah yang dirasakan santri di Madrasah Fatimah Az-Zahra. Kebaikan Sahabat telah sampai di pesantren ini. ”

Harapanamalmulia.orgKepedulianmu melalui kampanye program Quran Mulia, telah sampai kepada penerima manfaat dalam berbagai bentuk program. Salah satu penerima manfaat kebaikan itu adalah Madrasah Fatimah Az-Zahra.

Halaman rumah kosong di daerah Hegarmanah menjadi saksi lahirnya madrasah ini. Dengan berbekal fasilitas seadanya, tidak mengurungkan niat para santri untuk menghafal dan mengkaji setiap makna kalam-Nya. Kini,  Al Quran baru dari para Sahabat yang peduli sudah terdistribusikan secara merata kepada seluruh santri.

AM -2- Quran Baru Buat Anak-Anak Semangat Mengaji-www.harapanamalmulia.org(2) - Harapan Amal Mulia

(Raut bahagianya santri menerima Al Quran baru/Harapan Amal Mulia)

Terdapat 120 murid yang  belajar di pesantren ini, seluruhnya merupakan santri non mukim yang pulang pergi. Di antara banyaknya murid, terdapat 5 anak yatim, sedangkan mayoritas lainnya berasal dari keluarga dhuafa. Meski demikian, semua santri memiliki semangat yang besar untuk mengaji.

Madrasah yang telah berdiri sejak 2018 ini, berjuang untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para santrinya. materi-materi yang diberikan pun disesuaikan dengan jenjang usia para santri, mulai dari akidah, akhlaq, ibadah, fiqih, hadis, sejarah Islam, hingga menghafal ayat Al Quran.  Kendati berusaha menghadirkan kurikulum yang terbaik, namun para santri tidak dipungut biaya sepeserpun.

Hingga kini madrasah terus berjuang dalam memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari, meskipun masih kerap mengalami kendala. Kondisi ini membuat semua pengajar yang membina para santri memilih untuk mendedikasikan waktu, tenaga dan ilmunya secara suka rela.

Sahabat, Harapan Amal Mulia mengajakmu untuk hadirkan lebih banyak mushaf Quran ke banyak tempat di Indonesia. Agar Al Quran dari Sahabat dapat menjangkau ke pesantren, rumah tahfiz, keluarga pra-sejahtera, masjid-masjid pelosok desa, serta komunitas-komunitas lainnya yang membutuhkan.

Terima kasih atas kepedulian Sahabat sekalian. Kebaikan Sahabat semua telah menaruh harapan besar akan masa depan yang lebih baik, serta menjadi jalan tersebarnya Al Quran ke banyak tempat.

Sahabat dapat terus menyalurkan kebaikan melalui:

Bank Syariah Mandiri

717 313 414 7

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

atau melalui kitabisa.com/amalquran

 

Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi

Call Center: 081 1234 1400

Mulia dengan Amal Terbaik

Ikuti kabar tebaru dan cerita perjuangan lainnya, hanya di laman ini.

serta melalui akun instagram @harapanamalmulia.

Kolaborasi Amal Mulia dengan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim

Wujud #SedekahMakananBergizi dari orang baik melalui laman kitabisa.com

 

Harapanamalmulia.org –  Makanan bergizi menjadi kebutuhan wajib bagi anak seusia Genta (12 thn). Dengan asupan nutrisi yang baik, ia bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti ini. Kebutuhan makanan bergizi sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Dalam rangka menunaikan amanah donatur dalam kampanye #SedekahMakananBergizi untuk Yatim Dhuafa dalam portal kitabisa.com, Harapan Amal Mulia memberikan dukungan dana untuk penuhi gizi Genta.

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Genta beserta ibu dan tiga orang adiknya tinggal di sebuah rumah yang merupakan markas salah satu komunitas desa. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Genta merupakan seorang anak yatim asal Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur yang tumbuh di tengah keluarga yang sangat sederhana.  Ayah Genta sudah meninggal sedangkan ibunya tidak bekerja. Syukurlah masih ada para tetangga yang berbaik hati mengirimkan makanan.

 

Menjaga Konsentrasi Belajar dengan Sepotong Roti Mini

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 3 - www.harapanamalmulia.org - Harapan Amal Mulia

Saat di sekolah, anak murah senyum itu biasa membeli roti mini seharga dua ribu untuk mengganjal lapar. Namun hebatnya, roti mini itu mampu membuat Genta kenyang seharian. Ia tetap khusyuk belajar sehingga tak pernah absen masuk ranking sepuluh besar.

Baca juga: Catatan Prestasi Santri Tahfiz ISQ Lahir Dari Kebaikan Anda

 

Genta memang anak yang kuat secara fisik maupun mental. Tak salah sepertinya jika Genta bercita-cita menjadi seorang tentara di masa depan. Dengan menjadi seorang tentara, ia berkead memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga.

 

Bantuan Orang Baik Dukung Cita-cita Genta

Kolaborasi Amal Mulia dan Kitabisa Bantu Cukupi Nutrisi Yatim 4 -- www.harapanamalmulia.org

Makanan bergizi yang keluarga Genta dapatkan setelah mendapatkan bantuan. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sosok Genta yang inspiratif dengan cita-cita mulianya menjadi motivasi Harapan Amal Mulia untuk terus memberi dukungan. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi.

Terima kasih orang baik dan Donatur Harapan Amal Mulia. Kebaikan yang kita hadirkan Insya Allah sangat berarti bagi Genta dan anak yatim dhuafa lainnya. (history/harapanamalmulia)

Mari terus bantu anak yatim dhuafa mendapatkan makanan bergizi dengan berdonasi melalui tautan kitabisa:

https://kitabisa.com/campaign/food4yatim

 

Halaman Rumah Kosong Jadi Awal Dakwah di Hegarmanah

|”Semangat dakwah harus tetap menyala, meski di tempat apapun memulainya. Berawal dari halaman rumah kosong sekalipun tidak melunturkan semangat syiar Bu Narti”

 

Harapanamalmulia.orgMemulai dakwah tidak selalu harus berasal dari masjid ataupun tempat ibadah. Jika nilai-nilai Islam sudah terpatri dalam diri, maka megawali dakwah dari halaman rumah kosong sekalipun tidak akan membuat goyah.

Hal inilah yang menjadi cikal-bakal berdirinya Madrasah Fatimah Az-Zahra, yang dibina oleh Sunarti. membina santri yatim dan dhuafa menjadi aktivitas kesehariannya setiap hari. Berikut sajian informasi lengkapnya yang telah Harapan Amal Mulia rangkum untuk anda

 

Halaman Rumah Kosong Menjadi Awal Perjalanan Dakwah

Antusiasme ibu-ibu warga Perum Hergarmanah, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung terhadap ilmu agama begitu tinggi. Dengan memanfaatkan halaman rumah kosong, mereka belajar mengaji kepada Ibu Sunarti (50 tahun).  Lambat laun anak-anak dari para ibu yang gemar mengaji pun didorong untuk menggali ilmu kepada Ibu Sunarti.

(Keterangan: Ibu Sunarti (50 tahun) tengah mengajar santri-santri di Madrasah Fatimah Az-Zahra/foto: Harapan Amal Mulia)

Santri yang terus bertambah menjadikan rumah Bu Narti (panggilan akrabnya) sudah tidak bisa menampung lagi. Pasang surut dalam membina juga sempat dialami, manakala satu persatu santri pergi karena kebutuhan sertifikat mengaji. Hal yang kemudian membuat Bu Narti mendaftarkan madrasah agar menjadi resmi.

Cita-cita Mulia Membina Anak Madrasah

Hingga kini, santri non mukim yang belajar di Madrasah Fatimah Az-Zahra berjumlah tidak kurang dari 120 orang. Setiap santri menerima materi dengan metode penggunaan lagam (tahsin) dan penguatan tajwid. Sementara pelajaran yang diprioritaskan di madrasah ini adalah tentang ibadah, fiqih, hadis, aqidah-akhlak, bahasan Arab serta Ulumul Qur’an dan Tahfiz.

(Keterangan: Dalam proses belajar mengajar di Madrasah Fatimah Az-Zahra, Bu Narti dibantu oleh pengajar sukarela lainnya/foto:Harapan Amal Mulia)

Kendati memiliki kurikulum yang komprehensif, Bu Narti tidak memungut biaya sepeser pun pada santri-santrinya. Keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dibantu oleh empat pengajar sukarela lainnya, yang juga masih terkendala biaya operasional untuk sehari-hari. Sedangkan santri-santri yang belajar di madrasah adalah anak-anak  yatim dan mayoritas adalah dhuafa yang memerlukan dukungan para dermawan.

 

Baca juga: Perjalanan Dai Sindangjaya Sebar Syiar Kepada Warga Dhuafa

 

Bangunan yang ditempati madrasah merupakan hasil wakaf dari Pak Sopian, seorang donatur yang tergerak hatinya untuk membantu dakwah Bu Narti. Sedangkan untuk operasional listrik dibantu sukarela oleh warga sekitar.

Dalam keterbatasan tersebut, Bu Narti berharap besar jika sepeninggalnya nanti, santri-santri yang beliau bina dapat menjadi orang yang sholeh dan sholihah sehingga dapat berguna bagi sesama dan menjadi amalan jariah yang menolongnya di akhirat kelak.

 

Program Syiar Islam Mulia, Bantu Dakwah Bu Narti dan Madrasah Lainnya.

(Keterangan: Ibu Sunarti (pertama dari kanan) berfoto bersama seluruh santri dan guru suka relawan lainnya/foto:Harapan Amal Mulia)

 

Bersama Harapan Amal Mulia, mari membantu hadirkan dukungan terhadap aktivitas dakwah Bu Narti di Hegarmanah, serta pengurus madrasah di berbagai tempat lainnya, agar dakwah semakin berkembang tak putus arang karena keterbatasan.

Sahabat dapat menyalurkan dukungan melalui: kitabisa.com/amalsyiarislam

Semoga sebentuk ikhtiar kita dapat menjadi amal jariah yang tiada terputus keberkahannya.

(itari/harapanamalmulia)

Menu Buka Puasa Bergizi untuk Yatim & Dhuafa

Buka puasa selalu menjadi momen favorit anak-anak yatim dhuafa, terlebih jika bisa makan makanan yang lezat dan bergizi.

 

Sebagaimana Kita, momen buka puasa menjadi saat yang dinanti adik-adik yatim dan dhuafa di Rumah Tahfiz Istana Sufara Al-Quran, Asahan setelah menahan lapar seharian.

 

Namun sedikit berbeda dengan Kita yang terkadang berlebihan, adik-adik yang merupakan anak yatim dan berasal dari keluarga dhuafa tersebut justru berbuka dengan menu yang sangat sederhana.

Tak kurang dari nasi dan dua jenis lauk saja yang tersedia. Itu pun sering kali berasal dari kebaikan tetangga dan dermawan yang berkunjung ke sana. Jika tidak ada, menu buka puasa adik-adik ini bisa lebih sederhana.

Makanan sederhana santri yatim dan dhuafa di Pesantren Nurul Masakin, Sumedang (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Padahal, adik-adik yatim dan dhuafa ini membutuhkan asupan nutrisi yang baik agar tetap konsentrasi dan semangat menghafalkan Al-Quran.

 

Baca juga: Hafal Quran Lebih Mudah Bagi Santri ISQ

 

Hebatnya, walau dengan berbagai keterbatasan, mereka tetap rajin melalukan ibadah puasa. Tak hanya puasa Ramadhan, bahkan puasa sunnah Senin dan Kamis sudah menjadi agenda wajib bagi mereka.

Suasana Buka Puasa Senin-Kamis di Rumah Tahfiz ISQ – Asahan (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Sahabat, selain adik-adik di Rumah Tahfiz Istana Sufara Quran, di Ramadhan tahun ini ada banyak saudara kita dari berbagai komunitas maupun lingkungan warga lainnya yang hanya bisa menyantap menu buka puasa ala kadarnya. Hal tersebut menjadi ladang pahala besar bagi Kita, sebagaimana yang disampaikan dalam Hadis:

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi No. 807)

Bersama Harapan Amal Mulia, mari bantu berikan hidangan berbuka puasa yang baik bagi yatim dan keluarga dhuafa di berbagai wilayah Indonesia. Kirimkan Paket Amal Buka Puasa untuk bahagiakan Ramadhan mereka tahun ini dengan cara:

 

Transfer ke Rekening Donasi di bawah ini:

BCA 0083 6858 72
Mandiri 132 003 321 2342
BSM 717 313 414 7
a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Atau juga bisa melalui tautan Kitabisa: kitabisa.com/amalbukapuasa

Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi : 081 1234 1400 (SMS/Whatsapp)