Tag: #MuliadenganAmalTerbaik

Tag: #MuliadenganAmalTerbaik

Bantuan Makanan Bergizi Dukung Aktivitas Yatim Dhuafa di Cidaun

Anak-anak yatim dhuafa di Kecamatan Cidaun, Cianjur menerima manfaat program Food for Yatim.

harapanamalmulia.org – Amanah sedekah yatim dhuafa kembali disalurkan melalui program Food for Yatim. Kali ini, program bantuan makanan bergizi tersebut disalurkan kepada anak-anak yatim dhuafa di Kampung Tegalega, Desa Jayapura, Kecamatan Cidaun, Cianjur.

Setidaknya ada lima belas anak yatim dhuafa di kampung tersebut yang menerima manfaat program Food for Yatim. Salah satunya Tirta Wijaya (13 th), bocah laki-laki yang sudah menjadi yatim sejak umur tujuh tahun.

Tim Harapan Amal Mulia menyerahkan bantuan sedekah makanan kepada Tirta Wijaya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Tim Harapan Amal Mulia menyerahkan bantuan sedekah makanan kepada Tirta Wijaya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Ayah Tirta meninggal karena tenggelam saat mencari ikan di laut. Beliau memang biasa mencari nafkah untuk keluarga dengan menjadi nelayan. Sejak sang ayah tiada, keuangan keluarga Tirta menurun drastis.

Hal tersebut sangat berpengaruh pada ketersediaan pangan yang semakin terbatas. Sering kali, Tirta makan dengan satu telur yang dibagi empat dengan saudara-saudaranya. Padahal aktivitas belajar Tirta cukup padat sehingga memerlukan banyak asupan makanan.

Di sela aktivitas belajar dan mengaji, Tirta juga gemar bermain bola bersama teman-temannya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Di sela aktivitas belajar dan mengaji, Tirta juga gemar bermain bola bersama teman-temannya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Selain sekolah, Tirta juga mengaji di dua tempat berbeda. Sore belajar di madrasah, dan malam di pesantren. Ia memang ingin mendalami ilmu agama dan menjadi seorang dai suatu saat nanti.

Kisah keterbatasan pangan serupa bukan hanya dialami oleh Tirta. Teman-temannya yang mengaji di madrasah yang sama pun memiliki nasib serupa.

 

Baca juga: Sikap Rasulullah SAW Terhadap Anak Yatim

 

Penuhi Kebutuhan Pangan dengan Sedekah Yatim Dhuafa

 

Dukungan bantuan makanan bergizi dalam program Food for Yatim bantu kebutuhan pangan harian Tirta dan empat belas yatim dhuafa lainnya di Kampung Tegalega.

Anak-anak penerima manfaat yang kami temui saat sedang mengaji di madrasah tersebut antusias menyambut kedatangan tim. Saat tim datang, mereka langsung menyambut dengan tawa sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman.

Tirta dan empat belas yatim dhuafa di Cidaun menerima satunan tunai. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Tirta dan empat belas yatim dhuafa di Cidaun menerima satunan tunai. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Keceriaan tersebut bertambah saat kami meminta anak-anak tersebut berbaris untuk mengantre makanan. Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan tunjangan tunai titipan dari donatur Harapan Amal Mulia.

Alhamdulillah, bantuan paket nasi, daging, dan sayur, serta santunan tunai disambut dengan suka cita oleh yatim dhuafa di Cidaun.

Sinta dan Ningrum, penerima manfaat sedekah makanan dalam program Food for Yatim. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Sinta dan Ningrum, penerima manfaat sedekah makanan dalam program Food for Yatim. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Terima kasih kami haturkan kepada Sahabat dan Doantur Harapan Amal Mulia. Semoga kebaikan yang diberikan untuk adik yatim dhuafa di Cidaun diganjar dengan pahala yang berlimpah. Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (history/harapanamalmulia)

 

Insya Allah, program Foof for Yatim ini akan terus berlanjut. Sahabat bisa berkontribusi mendukung kebutuhan makanan bergizi bagi yatim dhuafa dengan memberikan donasi terbaik melalui tautan:

https://donasi.harapanamalmulia.org/program/bantumakanyatim

 

Atau melalui rekening:

Bank Syariah Mandiri : 717 3138 18 5

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Konfirmasi donasi melalui 081 1234 1400

 

Jazaakumullah khairan katsiran

 

Rumah Quran Yatim Dhuafa di Deli Serdang Resmi Dibuka

Harapan Amal Mulia meresmikan rumah Quran yatim dhuafa di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang.

harapanamalmulia.org – Ikhtiar untuk mengakrabkan anak-anak dengan Al-Quran terus digalakkan. Kali ini, ikhtiar tersebut diwujudkan dengan membuka Rumah Quran Istana Sufara Quran (ISQ) Deli Serdang di Kecamatan Pagar Merbau (28/08).

 

“Terima kasih sebesar-besarnya untuk Hamba Allah yang sudat ikut berkontribusi dan terus mendukung dibukanya ISQ Deli Serdang. Semoga ISQ Deli Serdang dapat menjadi wadah bagi anak-anak dalam menggali ilmu dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran”, kata Lily Agustina, Ketua ISQ Deli Serdang.

Acara peresmian Istana Sufara Quran (ISQ) Deli Serdang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Acara peresmian Istana Sufara Quran (ISQ) Deli Serdang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Pendirian ISQ Deli Serdang ini tidak terlepas dari dukungan para Donatur Harapan Amal Mulia. Maka dari itu Bu Lily dalam sambutannya juga mengucapkan syukur dan doa terbaik untuk para donatur. “Semoga Sahabat Donatur selalu diberi kelancaran rezeki, kesehatan, dan keistiqamahan dalam bersedekah”

ISQ Deli Serdang merupakan rumah tahfiz kedua setelah ISQ Asahan. Keduanya sama-sama bertujuan membina anak yatim dhuafa untuk menjadi penghafal Quran.

 

Pembinaan Tahfiz untuk Yatim dan Dhuafa

Rencananya, ISQ Deli Serdang akan memprioritaskan anak-anak yatim dhuafa sebagai santri. Santri yang dibina di sana tidak akan dipungut biaya operasional.

 

Baca juga: Berkah Bagi Seseorang Yang Memuliakan Para Penghafal Al Quran

 

Selain itu, ISQ Deli Serdang merupakan rumah Quran  satu-satunya yang berada di Kecamatan Pagar Merbau. Maka wajar saja bila kehadirannya sangat disambut baik oleh warga sekitar.

Camat Pagar Merbau memberikan sambutan dalam peresmian ISQ Deli Serdang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Camat Pagar Merbau memberikan sambutan dalam peresmian ISQ Deli Serdang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Peresmian ISQ dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, masyarakat, juga orang tua calon santri. Camat Pagar Merbau, Pak Suparjo juga turut hadir dan menyampaikan apresiasi juga dukungan atas dibukanya ISQ Deli Serdang ini.

 

 

Penyaluran Amanah Sedekah Yatim Dhuafa

Penyerahan amanah sedekah yatim dhuafa dari donatur Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Penyerahan amanah sedekah yatim dhuafa dari donatur Harapan Amal Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Acara peresmian juga semakin semarak dengan kehadiran puluhan anak yatim dan dhuafa. Selain berharap keberkahan, menyertakan yatim dhuafa dalam acara peresmian ISQ Deli Serdang juga bertujuan untuk menyalurkan amanah sedekah yatim dhuafa dari donatur.

 

Dalam kesempatan yang sama, amanah wakaf Quran juga diserahkan kepada sejumlah warga yang hadir.

Simbolis penyerahan wakaf Al-Quran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Simbolis penyerahan wakaf Al-Quran. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Alhamdulillah, satu langkah besar dalam ikhtiar mencetak generasi Quan sudah dimulai. Mohon doa dan dukungan dari Sahabat agar program-program ISQ Deli Serdang berjalan dengan lancar. (history/harapanamalmulia)

 

Ladang pahala dan keberkahan! Sahabat bisa ikut berkontribusi mendukung yatim dhuafa penghafal Quran dengan berdonasi melalui:

Bank Syariah Mandiri : 717 3138 18 5

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Konfirmasi dan informasi program: 081 1234 1400

Guru Ngaji di Jambi Bertahan Tinggal di Gubuk Tua dan Rawan Roboh

Berjalan kaki dari rumah ke madrasah bukan perkara yang mudah bagi Pak Thalib. Guru ngaji iqra tersebut berharap bisa mengajar di rumah, tapi bangunannya sudah tua dan rawan roboh.

harapanamalmulia.org – Guru dan santri Madrasah Diniyah Al-Banat di Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi sudah tidak asing dengan sosok Pak Abdul Muthalib. Pengajar iqra yang akrab disapa Pak Thalib itu terkenal dengan semangat mengajarnya yang menggebu.

Di usia yang sudah menginjak tujuh puluh tahun, Pak Thalib menjadi teladan bagi guru-guru lain dalam hal kedisiplinan. Beliau tidak pernah absen mengajar kecuali karena sakit. Itulah mengapa sampai saat ini beliau dipercaya sebagai pemegang kunci kelas madrasah.

Rumah Pak Thalib yang terbuat dari kayu sudah mulai lapuk. Bagian atapnya juga banyak yang berlubang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Rumah Pak Thalib yang terbuat dari kayu sudah mulai lapuk. Bagian atapnya juga banyak yang berlubang. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Meski begitu, perjalanan satu setengah kilo meter yang ditempuh dengan berjalanan kaki pun bukan bukan perkara yang mudah bagi Pak Thalib. Pusing, sakit pinggang, dan sesak napas menjadi langganan sehari-hari. Dengan kondisi yang tidak prima tersebut Pak Thalib tetap harus mengajar setidaknya dua jam per hari.

 

Baca juga: Di Tengah Ancaman Pandemi Amal Mulia Salurkan Bantuan Untuk Guru Ngaji

 

Di sisi lain, ia juga membutuhkan penghasilan dari mengajar untuk kebutuhan sehari-hari. Jumlahnya memang tidak seberapa, hanya dua ratus ribu saja. Tapi jumlah tersebut dirasa besar mengingat harga kebutuhan pokok semakin tinggi.

Terasa sejak tidak mengajar karena pandemi, Pak Thalib kesulitan mempertahankan dapur agar tetap mengepul.  Dengan kondisi tersebut, beliau semakin sulit menabung untuk renovasi rumah.

 

Melanjutkan Mengajar Ngaji di Rumah

Semangat mengajar Pak Thalib masih sangat besar. Tapi karena keterbatasan fisik, Pak Thalib ingin menjadikan rumahnya yang berada di Desa Penyengat, Kecamatan Jambi Luar Kota sebagai ‘markas’ ngaji anak-anak. Sayangnya, keinginan tersebut masih belum bisa terwujud karena kondisi rumah semi permanen beliau sudah tua dan rawah roboh.

Istri Pak Thalib mengajar ngaji anak-anak di rumah semi permanennya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Istri Pak Thalib mengajar ngaji anak-anak di rumah semi permanennya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Istri Pak Thalib juga memiliki harapan serupa, ingin memperbaiki rumah. Beliau yang sudah mulai mengajar ngaji anak-anak tetangga di rumah sering khawatir melihat kayu dinding dan lantai yang sudah lapuk. Kalau anak-anak terlalu aktif, bisa saja rumahnya semakin reyot bahkan roboh.

 

Bantuan Renovasi Rumah untuk Guru Ngaji

Rumah yang layak membantu Pak Thalib dan istri beraktifitas di usia senja. Keduanya juga mempunyai niat mulia, ingin mengajar ngaji anak-anak dan ibu-ibu di desa mereka.

Selain jadi guru ngaji, Pak Thalib dan istri juga menjadi buruh tani. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Selain jadi guru ngaji, Pak Thalib dan istri juga menjadi buruh tani. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Pak Thalib dan istri perlu dibantu. Mari bantu wujudkan harapan mereka untuk bisa merenovasi rumah dengan memberikan dukungan terbaik.

 

Salurkan dukungan melalui rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri : 717 3138 18 5

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Untuk konfirmasi donasi dan informasi program, silakan hubungi Call Center ya, Sahabat

Call Center: 081 1234 1400

Perjalanan Kemanusiaan Amal Mulia x BAZNAS untuk Pesantren Jawa Barat

Program kerja sama kemanusiaan antara Harapan Amal Mulia dengan BAZNAS Jabar telah menggulirkan beragam bantuan kepada sejumlah pesantren dan madrasah di Jawa Barat.

harapanamalmulia.org – Alhamdulillah, kerja sama kemanusiaan yang dijalin antara Harapan Amal Mulia dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jabar telah melahirkan banyak manfaat untuk madrasah dan pesantren yatim dhuafa di Jawa Barat.

Kebermanfaatan tersebut diikat dalam sebuah program bernama Pembinaan Pesantren dan Madrasah di Jawa Barat. Setidaknya terdapat enam madrasah dan pesantren yang merasakan manfaat program tersebut, yaitu:

  1. Pesantren Izhaarul Haq, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut
  2. Pesantren Hidayatul Fikar, Kecamatan Cicalengka, Bandung
  3. Madrasah Fatimah Az-Zahra, Kecamatan Cikancung, Bandung
  4. Madrasah Nurul Ikhwan, Kecamatan Nagreg, Bandung
  5. Yayasan Nurul Masakin, Kecamatan Sukasari, Sumedang
  6. Ma’had Tahfiz dan Ilmu Al-Quran (MTIQ) Bunyanun Marshush, Kecamatan Cileunyi, Bandung

Program Pembinaan Pesantren dan Madrasah di Jawa Barat ini setidaknya sudah berjalan sejak bulan Januari hingga Mei 2020. Selama lima bulan perjalanan tersebut, berbagai jenis bantuan digulirkan secara berkelanjutan.

 

Renovasi Fasilitas Pesantren

Kondisi kamar mandi Pesantren Hidayatul Fikar setelah direnovasi.

Kondisi kamar mandi Pesantren Hidayatul Fikar setelah direnovasi.

Pesantren Hidayatul Fikar menerima bantuan renovasi kamar mandi dan dapur dalam program ini. Kondisi dapur dan kamar mandi di pesantren tersebut memang sangat sederhana dan sudah cukup tua. Atapnya sudah banyak berlubang, terutama di bagian dapur. Hal tersebut sering menyulitkan santri yang masih menggunakan tungku tradisional untuk memasak. Berita selengkapnya klik di sini!

 

Sarana Pengajaran dan Kitab Kuning

Tim Harapan Amal Mulia serta perwakilan dari Yayasan Nurul Masakin membeli sejumlah kitab untuk santri. (Dok. Harapan Amal Mulia)

Tim Harapan Amal Mulia serta perwakilan dari Yayasan Nurul Masakin membeli sejumlah kitab untuk santri. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Program Pembinaan Pesantren dan Madrasah juga mendukung ketersediaan sarana pengajaran meliputi alat tulis dan kitab. Seperti Yayasan Nurul Masakin, Sumedang yang mendapatkan bantuan papan tulis, spidol, serta beberapa jenis kitab kuning seperti Safinah, Jurumiyah, Tijan, dan Tankihul Khaul.

 

Paket Mushaf Quran dan Sajadah

Santri putri Pesantren Izh-Haarul Haq, penerima manfaat bantuan paket Quran dan sajadah.

Santri putri Pesantren Izh-Haarul Haq, penerima manfaat bantuan paket Quran dan sajadah.

Kebutuhan mushaf Quran menjadi yang paling diprioritaskan, mengingat sebagian besar penerima manfaat merupakan pusat pembinaan tahfiz. Dalam hal ini, Izh-Haarul Haq menjadi pesantren yang menerima bantuan paket mushaf dan sajadah paling banyak yaitu 130 paket. Pesantren yang berlokasi di Garut tersebut merupakan salah satu pusat tahfiz gratis bagi anak yatim dan dhuafa.

 

Baca juga: Jangan Dulu Donasi Ke Yatim Dhuafa Sebelum Tahu Fakta Ini!

 

Bantuan Tunai untuk Guru Ngaji

Ustaz Ade dan Ustaz Roni, guru ngaji di Madrasah Nurul Ikhwan.

Ustaz Ade dan Ustaz Roni, guru ngaji di Madrasah Nurul Ikhwan.

Di antara pesantren yang mendapatkan bantuan tunai untuk guru ngaji dan sajadah adalah Madrasah Madrasah Nurul Ikhwan Nagreg, Bandung. Terdapat dua pengajar di madrasah tersebut, yaitu Ustaz Ade dan Ustaz Roni. Selama ini keduanya mengajar puluhan santri secara sukarela. Adapun untuk nafkah keluarga berusaha mereka penuhi dengan menjadi buruh tani dan pembuat batu bata.

 

Beasiswa Santri dan Alat Tulis

Santri yatim dhuafa di Madrasah Fatimah Az-Zahra menerima bantuan tunai.

Santri yatim dhuafa di Madrasah Fatimah Az-Zahra menerima bantuan tunai.

Santri Madrasah Nurul Ikhwan dan Fatimah Az-Zahra mendapatkan beasiswa dan peralatan belajar dalam program Pembinaan Pesantren dan Madrasah di Jawa Barat. Kedua madrasah tersebut merupakan tempat anak-anak yatim dan dhuafa menuntut ilmu agama. Selama Januari hingga Mei, setidaknya terdapat enam anak di dua madrasah tersebut yang menerima bantuan tunai dan perlengkapan belajar seperti tas, buku, pulpen dan lain sebagainya.

 

Bantuan Kebutuhan Pangan

Penerima manfaat donasi pesantren dalam bentuk bahan pangan.

Penerima manfaat donasi pesantren dalam bentuk bahan pangan.

Pangan merupakan salah satu kebutuhan penting bagi santri, terutama yang tinggal di asrama. Program kerjasama Harapan Amal Mulia dan BAZNAS Jabar berupaya mendukung kebutuhan pangan santri dengan mengirimkan paket sembako seperti beras, telur, susu, ikan kaleng dan lain-lain. Nurul Masakin dan Izh-Zaarul Haq menjadi pesantren yang meneria bantuan tersebut.

 

Pelatihan Keterampilan

Santri MTIQ Bunyanun Marshush menerima pelatihan keterampilan sebagai pemimpin.

Santri MTIQ Bunyanun Marshush menerima pelatihan keterampilan sebagai pemimpin.

Melalui program Pembinaan Pesantren dan Madrasah di Jawa Barat, MTIQ Bunyanun Marshush mendapatkan pelatihan kepemimpinan sebagai persiapan penerimaan santri baru. Kurang lebih selama sepekan, santri menerima sejumlah materi dan sesi simulasi meliputi pelatihan konsep diri, manajemen organisasi, teori pemecahan masalah dan lain-lain.

 

Kesuksesan program tersebut tentu bukan hanya berkat apik kerja sama yang dijalin, melainkan juga berkat amanah donasi pesantren dan donasi yatim dhuafa dari donatur. (history/harapanamalmulia)

 

Mari terus dukung pesantren yatim dhuafa di berbagai wilayah Indonesia. Salurkan donasi pesantren melalui rekening:

Bank Syariah Mandiri : 717 3138 18 5

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Konfirmasi dan informasi: 081 1234 1400

Bantu Anak Pengemudi Ojek di Medan Lawan Infeksi Saluran Otak

Khairan terbaring lemas di pembaringan rumah sakit. Selang-selang dipasang ke hidung mungilnya sebagai upaya mencegah dehidrasi setelah muntah terus-menerus.

harapanamalmulia.org – Khairan Amar Zaidan terlihat tidak seceria anak lain. Di usianya yang baru satu setengah tahun, Kairan harus berjuang melawan dua penyakit serius; infeksi saluran otak dan pneumonia berat.

Suatu hari, Khairan demam tinggi disertai muntah dan buang air terus menerus. Orang tua anak yang tinggal di Jalan Pelopor, Kota Medan ini seketika teringat anak pertamanya yang meninggal dengan gejala serupa.

Karena khawatir, akhirnya keluarga pun memaksakan diri membawa Khairan ke dokter terdekat. Namun meski sudah enam hari mengonsumsi obat, kondisi Khairan masih sama. Bahkan cenderung lebih parah dari sebelumnya.

Bapak Khairan yang merupakan pengemudi ojek online akhirnya membawa anaknya ke rumah sakit besar. Sejumah tes dan perawatan pun dijalani, termasuk tes MRI (Magnetic Resonance Imaging) yang harganya jutaan.

Padahal saat itu, kondisi ekonomi keluarga sedang sulit-sulitnya karena pandemi. Hingga bulan Agustus, orderan ojek masih belum menentu. Terlebih beberapa waktu lalu, ponsel bapak Khairan hilang dalam perjalanan sehingga ia harus menyicil yang baru.

Saat ini Khairan dirawat di rumah sakit Adam Malik, Medan karena kondisinya yang belum membaik. Masih belum bisa dipastikan kapan ia bisa pulang ke rumah atau setidaknya melakukan rawat jalan.

Namun yang pasti, semakin hari biaya tagihan rumah sakit semakin tinggi. Pun jika nanti harus rawat jalan, pengobatan dua penyakit serius tersebut memerlukan dana yang tidak sedikit.

Sahabat, saat ini keluarga Khairan membutuhkan banyak biaya untuk kesembuhan anaknya. Namun kami yakin, #OrangBaik di Indonesia jauh lebih banyak jumlahnya.

Insya Allah Khairan dan anak-anak dengan cerita serupa bisa sembuh! Untuk itu, yuk berikan dukungan terbaik melalui rekening donasi:

 

Bank Syariah Mandiri : 717 3138 18 5

a.n. Yayasan Harapan Amal Mulia

 

Untuk konfirmasi dan informasi program: 081 1234 1400