Tag: Saudara Muslim

Tag: Saudara Muslim

Sedekah Berkah, Penerima Beasiswa Yatim Mulia Terus Bertambah

Harapan Amal Mulia semakin dipercaya sebagai penyalur sedekah yatim dhuafa. Kepercayaan yang meningkat tersebut berdampak pada jumlah penerima manfaat Beasiswa Yatim Mulia yang semakin  bertambah.

 

Harapanamalmulia.orgKeceriaan terlihat dari wajah anak-anak yatim dhuafa dalam acara penyaluran Program Beasiswa Yatim Mulia di Kp. Pacinan, Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Ahad (29/09) lalu.

Berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, penyaluran kali ini semakin ramai karena jumlah penerima manfaat yang bertambah. Setidaknya terdapat sembilan orang anak penerima santunan anak yatim dan dhuafa yang ditujukan sebagai dukungan biaya pendidikan itu.

Setidaknya ada sembilan orang yatim dan dhuafa di Kecamatan Cicalengka yang dibantu biaya pendidikannya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Program Support Officer Amal Mulia, Aldi Renaldi mengungkapkan, bertambahnya penerima manfaat tersebut dapat terwujud karena meningkatnya kepercayaan orang tua asuh (donatur).

“… Awalnya hanya tiga anak yatim dan dhuafa yang menjadi penerima manfaat. Namun Alhamdulilah seiring meningkatnya kepercayaan orang tua asuh, kini ada sembilan anak yang dibantu secara berkala,” ungkap Aldi.

 

Beasiswa Yatim Mulia, Dukung Pendidikan Yatim dan Dhuafa

Anak-anak penerima manfaat program Beasiswa Yatim Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Beasiswa Yatim Mulia merupakan program yang dihadirkan Harapan Amal Mulia untuk mendukung biaya pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa. Setiap bulannya, mereka akan mendapatkan santunan tunai untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

“Program ini merupakan ikhtiar Harapan Amal Mulia menyelamatkan masa depan anak-anak yatim melalui pendidikan. Tak jarang kita temui kasus tentang anak-anak yang terhambat pendidikannya karena tidak mampu membayar SPP, iuran bangunan, buku, dan lain sebagainya,” Aldi menambahkan.

Baca juga: Perjuangan Sabili Jual Gorengan untuk Bantu Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

 

Selain bantuan tunai, program yang sudah bergulir sejak Maret 2019 ini juga menghadirkan pembinaan keterampilan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Anak-anak di Kecamatan Cicalengka, mendapatkan pembinaan tahfiz dan keterampilan bahasa Jepang.

Berbagai permainan edukatif juga menjadi salah satu agenda yang mewarnai agenda penyaluran sekaligus pembinaan yang dibantu oleh relawan Harapan Amal Mulia tersebut.

Penyerahan santunan anak yatim dan dhuafa kepada Daffa, salah satu penerima manfaat program Beasiswa yatim Mulia. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Alhamdulillah, kebaikan orang tua asuh dapat memberikan keceriaan dan semangat belajar bagi penerima manfaat Beasiswa Yatim Mulia. Meski begitu, masih banyak anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cicalengka yang juga membutuhkan dukungan kita.

Sahabat, menanggung kebutuhan anak yatim adalah salah satu amal saleh yang mempunyai banyak keutamaan. Rasulullah Saw. bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya (HR. Bukhari)

Yuk bantu pendidikan anak yatim dan dhuafa dengan menjadi orang tua asuh bagi mereka. Untuk mengetahui informasi mengenai program Beasiswa Yatim Mulia dan orang tua asuh, sahabat dapat menghubungi narahubung kami di 0831 7467 6595.

Semoga Allah mengaruniakan kita surga yang berdekatan dengan Rasulullah Saw. (history/harapanamalmulia)

Tempat Menentukan Cepatnya Hafal Quran, Ini Penjelasannya!

Menghafal Quran tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan di akhirat, tapi juga di dunia. Sayangnya, banyak orang merasa kesulitan menghafal Quran karena belum mengenali tipe belajar dan pemilihan tempat menghafal Quran.

 

Harapanamalmulia.orgTempat menjadi hal penting yang akan memengaruhi keberhasilan kita menghafal hal penting, termasuk Quran. Hal tersebut sangat berkaitan dengan kecenderungan tipe belajar manusia yang berbeda-beda.

Setidaknya terdapat tiga cara belajar efektif yang dimiliki manusia, yaitu modalitas visual (pengelihatan), auditori (pendengaran), dan kinestetik (pergerakan). Meskipun memiliki potensi untuk dapat belajar dari ketiga tipe belajar tersebut, tapi sebagian besar orang hanya memiliki satu kecenderungan cara belajar yang efektif.

Konsep ini juga terbukti pada anak-anak yatim dan dhuafa yang sedang menjalani proses menghafal Quran di Istana Sufara Quran (ISQ) Asahan, binaan Harapan Amal Mulia, yayasan yatim piatu Jakarta Timur. Mereka mempunyai kecenderungan cara belajar yang dapat dikenali melalui tempat favorit untuk menambah dan mengulang hafalan. Di antara tempat-tempat favorit santri ISQ yaitu:

1.  Tempat Sepi (Pembelajar Auditori)

Salah satu santri tipe auditori menghafal Quran di tempat sepi. (Dok. Sufara Quran)

 

Tempat-tempat sepi seperti kamar dan balkon menjadi favorit santri ISQ yang cenderung pembelajar auditori. Mereka mengandalkan pendengaran untuk menyerap informasi atau menghafal sesuatu. Santri pembelajar auditori akan merasa terganggu saat ada suara yang terlalu bising.

 

Selain menghafal di tempat sepi, rekaman tilawah juga menjadi media yang dapat membantu santri auditori lebih cepat menghafal Quran.

Baca juga: Terlahir Prematur, Semangat Menghafal Andin Tak Pernah Kendur

  1. Tempat Ramai (Pembelajar Visual)

Sejumlah santri yatim dhuafa ISQ tipe pembelajar visual menghafal Quran beramai-ramai. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Jika ada santri ISQ yang senang menghafal di tempat ramai seperti taman, aula, atau masjid, besar kemungkinan mereka adalah tipe pembelajar visual.

Santri dengan tipe visual cenderung lebih efektif menghafal melalui modal  penglihatannya. Ciri yang mudah dikenali dari santri tipe ini adalah mampu menghafal di tempat ramai dan tak mudah terganggu oleh keributan di sekelilingnya.

 

  1. Tempat Luas atau Depan Cermin (Pembelajar Kinestetik)

Dibimbing seorang guru tahfiz, santri yatim dhuafa ISQ mengulang hafalan Qurannya. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Santri yang cenderung pembelajar kinestetik akan melakukan berbagai gerakan untuk mempermudah menghafal Quran.

Ciri yang mudah dikenali dari santri kinestetik, mereka cenderung menghafal atau mengingat sesuatu sambil melakukan aktivitas gerak seperti berjalan atau menggerakkan tangan.

Mereka dapat terbantu dengan melihat gerakan yang menjadi simbol kata atau ayat tertentu. Itulah sebabnya tidak jarang santri kinestetik senang menghafal di depan cermin sambil menggerakan tangan dan kaki.

Pemilihan tempat yang tepat memberikan kemudahan santri yatim dhuafa ISQ untuk mewujudkan cita-cita mereka menjadi penghafal Quran.

Selain memilih tempat, memenuhi kebutuhan pokok dan memelihara lingkungan asrama juga tak kalah penting dalam proses menghafal Quran di ISQ. Hal-hal tersebut lah yang berusaha dipenuhi Harapan Amal Mulia dalam menyalurkan amanah santunan anak yatim dan dhuafa dari donatur.

 

Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Mudahkan Santri Hafalkan Quran

Kegiatan santri ISQ didukung oleh santunan anak yatim dan dhuafa dari donatur. (Dok. Harapan Amal Mulia)

 

Berkat dukungan donatur, tak sedikit santri yatim dhuafa berusia sekolah dasar yang hafal surah-surah panjang pada juz 30 Alquran. Sedangkan santri usia remaja rata-rata hafal 8 juz Alquran selama masa pembinaan kurang dari satu tahun.

Mari terus bantu agar anak-anak yatim dan dhuafa di ISQ bisa menyempurnakan hafalan 30 juz Alquran. Semoga keberkahan ayat-ayat suci sekaligus ikhtiar menyantuni yatim dhuafa ini, dapat menjadi pembuka  pintu ampunan dan pertolongan Allah Swt. bagi kita semua. (history/harapanamalmulia)

 

Sumber: Sufara Al-Quran, Blog Ruang Guru

 

Sahabat bisa turut berkontribusi memudahkan santri yatim dhuafa di Asahan untuk menghafal Quran dengan memberikan donasi terbaik melalui tautan kitabisa:

>>>https://kitabisa.com/pedulihafizquran

 

Atau juga bisa melalui rekening donasi:

Bank Syariah Mandiri (451) 2017 00 4029

a.n Yayasan Harapan Amal Mulia Yatim

 

Konfirmasi donasi:

Call/WA/SMS: 081 1234 1400

3 Alasan Mengapa Kita Harus Membantu Rohingnya

3 alasan bantu rohingya

Sumber Gambar: insideislam.wisc.edu

AmalMulia-Tragedi di Rohingnya sampai hari ini belumlah usai, walaupun sudah ada beberapa pihak yang membantu mereka untuk memberikan bantuan tempat tinggal, sandang, pangan, dan papan. Pemerintah Indonesia pun sudah bertindak dengan mengirimkan delegasinya dengan bertemu langsung pemimpin Myanmar. Tak hanya pemerintahnya saja yang bertindak namun beberapa organisasi swadaya kemasyarakatan serta ormas yang ada di Indonesia turun langsung untuk membantu dengan nyata aksi membantu Rohingnya tersebut. Pemberian bantuan pada Rohingnya ini menimbulkan efek pro dan kontra diantara kalangan masyarakat sendiri. Sehingga menimbulkan sebuah pertanyaan, mengapa kita harus membantu Rohingnya? Jika pertanyaan ini pun terlintas di benak Anda, inilah jawabannya!

  1. Karena Kita adalah Muslim

Mayoritas korban di Rohingnya adalah Ummat islam yang terusir dari negerinya. Muslim yang satu dengan lainnya bagaikan satu tubuh. Apabila merasakan sakita yan lain pun akan merasakan. Terlepas dari semua itu Allah pun telah mengingatkan kita akan firman-Nya dalam surat Al-Hujurat : 10, “Sesungguhnya setiap mu’min adalah bersaudara…”

  1. Karena Kita adalah Orang Indonesia

Sebagai orang Indonesia harus berbangga hati karena sejak dulu Indonesia peduli akan negara-negara tentangganya. Hal itu telah tertuang dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 yang berbunyi :

“Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan” (Pembukaan UUD’45).

  1. Karena Kita adalah Manusia

Setiap orang yang memiliki rasa kemanusiaan, tentu hatinya akan tergerak untuk membantu sesama. Tak perlu melihat dari etnis, agama, suku, dan lainnya. Bila sudah menyangkut hal kemanusaain yang diperlakukan semena-mena. Manusia manapun akan melindunginya dan membantu meringankan beban tersebut.

Jika jawaban di atas ada “kriteria” yang sesuai dengan Anda, maka tak ada lagi kata “nanti” untuk menolong. melalui Yayasan Harapan Amal Mulia Kemanusiaan  mengajak Anda berdonasi dan menyalurkannya kepada para pengungsi Rohingnya. Kami tungu partisipasi Anda bisa dengan donasi melalui nomor rekening Bank Syariah Mandiri 2017 004 04045. Yuk, segera berbuat kebaikan dan jangan ditunda-tunda lagi!(Afifah Rosyad/amalmulia)

Mari Berkurban untuk Saudara Muslim di Seantero Dunia

Harapanamalmulia.org – Berkurban bukan hanya ibadah yang akan mendekatkan diri kepada Allah semata, namun juga menjadi ajang bagi diri untuk menumbuhkan kepedulian dalam membantu sesama. Di Indonesia sendiri masih banyak warga Muslim yang tidak dapat mencicipi bahkan menikmati daging kurban pada Hari Raya Idul Adha dan 3 hari Tasyrik setelahnya, terutama yang berada di wilayah pelosok nusantara.

Tidak hanya warga Muslim Indonesia di wilayah pelosok negeri yang tidak dapat merasakan kenikmatan amalan berkurban, warga Muslim yang berada di negara lainnya pun masih banyak yang mengalami nasib yang sama bahkan jauh lebih banyak kesulitan yang mereka alami. Seperti Muslim Rohingya yang teraniaya dan diperlakukan diskriminatif oleh pemerintah Myanmar, dan ada pula Muslim Palestina yang terjajah dan didzalimi oleh Israel di tanah milik mereka.

Allah SWT telah berpesan di dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj (22) ayat 36-37 yang artinya,
“… Maka, sebutlah nama Allah ketika kamu akan menyembelih hewan kurban. Kemudian, apabila telah mati, makanlah sebagiannya dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta…
Daging hewan kurban dan darahnya itu tidak akan sampai kepada Allah sedikit pun, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah, Allah menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Allah berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.”

Dengan pesan Allah yang tertuang dari ayat di atas, jelaslah bahwa pembagian daging kurban adalah bagi seluruh warga baik yang tidak meminta (merasa cukup) maupun yang meminta-minta, dan diutamakan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan dan mengalami kesulitan. Karena hakikatnya berkurban bukanlah hewan kurban dan darahnya yang akan Allah terima, namun keikhlasan dalam niatnyalah yang akan Allah terima. (VelaBuruuji/amalmulia).

Mari berkurban untuk nusantara dan dunia bersama kami, dengan cara membeli hewan kurban utuh atau bersedekah kurban melalui transfer ke rekening rekening Bank Syariah Mandiri 2017.00. 4018 an. Yayasan Harapan Amal Mulia.